Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Nasional / Reviews

Kamis, 11 Agustus 2016 - 11:30 WIB

Ilmuwan Asing Boleh Ikut Analisa Ikan “Aneh” Di Manado

Viewer: 840
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 23 Detik

Tim analisis spesimen ‘terduga’ menyerupai hewan laut golongan hiu spesies Oxynotus bruniensis (Prickly Dogfish) yang terdiri dari beberapa ahli forensik Fakultas Ilmu Perikanan dan Kelautan (FPIK) serta Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado membolehkan pihak asing yang bergabung mengungkap asal usul ikan langka koleksi Aiptu Jeffry Nggala.

“Spesimen akan dianalisis secara menyeluruh oleh Tim Peneliti FPIK bersama peneliti lain dari Unsrat Manado, di luar Unsrat bahkan luar negeri. Namun kewenangan penelitian berada langsung di bawah Unsrat Manado,” tutur Dr. Gustaf Mamangkey, S.Pi, MSc, salah satu koordinator Tim dalam keterangan pers di gedung FPIK, Rabu (10/8).

Baca Juga  Demakson Tidak Ada Keterlibatannya Dengan Penggelapan 52 Unit Mobil, karena Ia Juga Korban

Terhitung sejak hari ini, kegiatan analisis dibuka secara resmi sampai waktu tak terbatas dan terbuka bagi kegiatan penelitian oleh pihak lain namun di bawah otoritas Tim Unsrat yang telah dibentuk. Tim ini beranggotakan akademisi Unsrat yaitu Prof Janny D. Kusen, Prof Farnis B. Boneka, Prof Winda Mingkid dan anggota lainnya.

Masing-masing mereka memiliki latar belakang keahlian dalam Ikhtiologi, Taksonomi Morfologi, Genetik, Fisiologi dan Bio-Ekologi Kelautan yang bakal meneliti lebih lanjut ikan mirip hiu temuan Aiptu Jeffry Nggala saat bermain dengan anaknya di pantai Kalasey, Minahasa, pada Minggu (7/8) lalu. Pantai yang berada di depan rumah Jeffry masuk dalam wilayah perairan Teluk Manado.

Baca Juga  Wagub Kalbar : Penting nya Penguatan Implementasi Pengadaan Barang Dan Jasa

Spesimen kemudian diserahkan kepada tim peneliti pada besok harinya, Senin (8/8), disaksikan staf DKP Propinsi Sulut serta Tim Kompas. Saat diserahkan, beberapa bagian kulit spesimen sudah terkelupas dan bagian anusnya telah mengeluarkan kotoran serta minyak dimana golongan hiu biasanya mengandung minyak banyak di bagian hatinya.

Setelah diterima, spesimen kemudian dibawa ke Fakultas Ilmu Kelautan Unsrat Manado dan disimpan dalam kotak pendingin yang diberi pecahan es serta ditaburi garam (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Dirgakkum: H-2 Arus Libur Tahun Baru Masih Lancar, Prediksi Meningkat Besok

Berita

Bupati Hadiri Pelantikan DPC GAMKI Tapsel Priode 2020 – 2023

Berita

Asah Kemampuan Tempur, Yonkav 12/BC Laksanakan Latbakjatrat Ranpur

Berita

Kacabdis Pendidikan Provinsi SUMUT Cabang Siantar, Sertijab 2 Plt Kepsek SMKN

Berita

Pengamanan Kantor Perbankan oleh Sat Pam Obvit Polres Samosir: Prioritas Keamanan dan Kenyamanan

Berita

Polda Kalbar Ringkus Komplotan Pencuri Tiang Pembatas Trotoar di Pontianak, Satu Tersangka Ditembak

Headline News

WOW!! WEBINAR PUBLIC SPEAKING MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI UIN SUSKA RIAU DIIKUTI 500 PESERTA DARI BERBAGAI KAMPUS DI INDONESIA

Berita

POLSEK BALIGE TERTIBKAN KNALPOT RACING RODA DUA JELANG BULAN RAMADHAN