Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Nasional / Reviews

Kamis, 11 Agustus 2016 - 11:30 WIB

Ilmuwan Asing Boleh Ikut Analisa Ikan “Aneh” Di Manado

Viewer: 849
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 23 Detik

Tim analisis spesimen ‘terduga’ menyerupai hewan laut golongan hiu spesies Oxynotus bruniensis (Prickly Dogfish) yang terdiri dari beberapa ahli forensik Fakultas Ilmu Perikanan dan Kelautan (FPIK) serta Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado membolehkan pihak asing yang bergabung mengungkap asal usul ikan langka koleksi Aiptu Jeffry Nggala.

“Spesimen akan dianalisis secara menyeluruh oleh Tim Peneliti FPIK bersama peneliti lain dari Unsrat Manado, di luar Unsrat bahkan luar negeri. Namun kewenangan penelitian berada langsung di bawah Unsrat Manado,” tutur Dr. Gustaf Mamangkey, S.Pi, MSc, salah satu koordinator Tim dalam keterangan pers di gedung FPIK, Rabu (10/8).

Baca Juga  Polsek Toba Grebek Judi Kolok-kolok di Desa Bagan Asam

Terhitung sejak hari ini, kegiatan analisis dibuka secara resmi sampai waktu tak terbatas dan terbuka bagi kegiatan penelitian oleh pihak lain namun di bawah otoritas Tim Unsrat yang telah dibentuk. Tim ini beranggotakan akademisi Unsrat yaitu Prof Janny D. Kusen, Prof Farnis B. Boneka, Prof Winda Mingkid dan anggota lainnya.

Masing-masing mereka memiliki latar belakang keahlian dalam Ikhtiologi, Taksonomi Morfologi, Genetik, Fisiologi dan Bio-Ekologi Kelautan yang bakal meneliti lebih lanjut ikan mirip hiu temuan Aiptu Jeffry Nggala saat bermain dengan anaknya di pantai Kalasey, Minahasa, pada Minggu (7/8) lalu. Pantai yang berada di depan rumah Jeffry masuk dalam wilayah perairan Teluk Manado.

Baca Juga  Kapolda Kalbar Beserta Ketua Bhayangkari Daerah Kalbar Hadiri East INSDV 2022 National Symposim dan Workshop

Spesimen kemudian diserahkan kepada tim peneliti pada besok harinya, Senin (8/8), disaksikan staf DKP Propinsi Sulut serta Tim Kompas. Saat diserahkan, beberapa bagian kulit spesimen sudah terkelupas dan bagian anusnya telah mengeluarkan kotoran serta minyak dimana golongan hiu biasanya mengandung minyak banyak di bagian hatinya.

Setelah diterima, spesimen kemudian dibawa ke Fakultas Ilmu Kelautan Unsrat Manado dan disimpan dalam kotak pendingin yang diberi pecahan es serta ditaburi garam (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Nasional

Serka Silvi, Tentara Wanita yang Lolos Ikut Misi PBB ke Lebanon, Rela Tinggalkan 2 Anak Kecil demi Tugas Mulia

Berita

Kelak Memimpin Siantar Ir Asner Silalahi Akan Tanggapi Harapan Masyarakat

Berita

Ketua PC F SPTI-K SPSI Tapteng Sibolga Laporkan 4 Orang Yang Mengaku Pengurus Baru Ke Polres Tapteng

Berita

Ganda Putra Indonesia Pertahankan Gelar Sang Jawara di Laga Final Japan Open.

Berita

Bak Mendapat Mukjizat, Sehari Lagi PSBB Jakarta Berakhir, Jumlah Pasien Positif Virus Corona di Wilayah Ini Diam-diam Tinggal Tersisa 1 Orang, di Mana?
Menyalahgunakan Facebook, Oknum Wartawan Ditahan-kompasnasional

Arsip

Menyalahgunakan Facebook, Oknum Wartawan Ditahan

Berita

Jogging Bareng Hotman Paris, Sandiaga Dinasihati Jangan Jadi “Buaya Darat”

Berita

Toba Joujou Festival 2022 yang digelar oleh Bank Indonesia Perwakilan Sibolga di Kampung Ulos Hutaraja Samosir Danau Toba