Home / Berita

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:24 WIB

Heboh ‘Super Flu’ di RI, Sekolah Bakal Online Lagi? Ini Kata Kemenkes

Ilustrasi Sekolah Online

Ilustrasi Sekolah Online

Viewer: 66
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 18 Detik

Jakarta – Munculnya kasus ‘Super Flu’ di Indonesia belakangan memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Tak sedikit yang mulai bertanya-tanya apakah kondisi ini berpotensi mendorong kebijakan pembatasan aktivitas, termasuk kemungkinan kembali diterapkannya sekolah online.

Kepala Biro Komunikasi Kemenkes Aji Mulawarman mengatakan pihaknya saat ini tengah memantau perkembangan situasi ‘Super Flu’ atau varian influenza A (H3N2) Subclade K di RI. Hal ini dikarenakan keputusan penetapan sekolah harus ditentukan dengan data dan fakta yang ada.

Ia menyebut pihaknya juga aktif melihat perkembangan super flu yang ada di luar negeri melalui data-data yang dilaporkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hingga Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

Baca Juga  Pemda Singkawang apresiasi kegiatan Komunikasi sosial yang diinisiasi oleh Danrem 121/Abw.

“Karena kita nggak bisa sembrono juga, gegabah. Keputusan kebijakan kita ditentukan dengan data dan fakta yang sudah ada,” kata Aji saat ditemui di kantor BNPB, di Jakarta Timur, Rabu (7/1/2026).

“Tapi kami tidak lengah. Tidak juga menganggap enteng. Tidak underestimate, kewaspadaan itu tetap kami lakukan,” sambungnya.

Selain lingkungan sekolah, aktivitas para pekerja juga kembali menjadi sorotan setelah libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Seiring berjalannya momen back to office, mobilitas masyarakat meningkat, termasuk penggunaan transportasi umum dan aktivitas di kawasan perkantoran.

Baca Juga  Saat Demo tapi Piknik 17+8 di Depan DPR

Melihat situasi ini, Aji menekankan bahwa kunci menghadapi varian H3N2 Subclade K adalah kombinasi antara perilaku hidup bersih dan proteksi medis.

Bagi pekerja yang setiap hari terpapar keramaian, memperkuat imun adalah kewajiban. Jika sakit, ada baiknya agar tetap di rumah agar mengurangi risiko penularan.

“Tetap di rumah bila sakit, banyak istirahat, konsumsi obat antivirus untuk redakan gejala, terapkan etika batuk dan gunakan masker,” kata Aji, Senin, 05/01/2026.

(YA/JJN)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

BUPATI TOBA LANTIK PEJABAT OPD TOBA, MANTAN KEPALA DINAS JADI SEKCAM

Berita

Forkopincam Sompak laksanakan Penertiban Aktivitas PETI di Sompak.

Berita

WAKIL BUPATI SAMOSIR MONITORING AKSES PINTU MASUK PELABUHAN AMBARITA DAN TOMOK

Berita

Instead of a Sports Fan, Become a Sports Participant

Berita

Beri Arahan Prajurit Yonif 642/Kps, Ini Penekanan Pangdam XII/Tpr

Berita

Lari Secara Bersama Tumbuhkan Jiwa Korsa

Berita

Parah! Pimpinan Madrasah Ditanya Siapa Wapres? Jawabnya Amien Rais

Berita

Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, Mengukuhkan Pengurus Paguyuban Sedulur Jowo di Kabupaten Melawi