Home / Berita / Nasional

Jumat, 12 Januari 2018 - 11:43 WIB

Heboh, ‘Nyanyian’ La Nyalla soal Prabowo Minta Rp 40 M, IPW Polri Bertindak

Viewer: 459
0 0
Terakhir Dibaca:45 Detik

KompasNasional.com – ‘Nyanyian’ La Nyalla Mahmud Matalitti yang mengaku dimintai uang Rp 40 miliar oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, perlu ditelusuri dan diusut Satgas Anti Politik Uang Polri.

Prabowo disebut meminta uang itu agar La Nyalla bisa ikut dalam Pilkada Jatim.

“Polisi harus usut itu, supaya kasus politik uang di balik Pilkada Serentak 2018 bisa terbongkar,” kata Ketua Presidium Indonesian Police Watch Neta S Pane, dalam keterangan pers, Jumat (12/1/2018).

Baca Juga  Sambut HUT Bhayangkara, Polri Bagi-bagi Uang Tunai Ke Sopir Angkutan

Neta berharap, dengan terbongkarnya politik uang itu, bisa diketahui siapa saja yang terlibat, siapa saja yang menjadi korban, dan partai mana saja yang doyan politik uang di Pilkada 2018.

Baca Juga  DANREM 121/ABW MELAYAT KE KEDIAMAN ANAK ANGGOTA YANG MENINGGAL DUNIA

Kasus La Nyalla harus menjadi pintu masuk bagi Satgas Anti Politik Uang Polri untuk menciptakan pilkada yang bersih dan berkualitas.

Apalagi, sebelumnya Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi juga pernah mengaku diminta Rp 10 miliar oleh oknum Golkar, agar bisa mendapatkan rekomendasi maju ke Pilkada Jabar.[TMC/TR]

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pengambilan Sumpah dan Janji Jabatan Fungsional di Pemkab Kapuas Hulu 

Berita

Polres Tanjungbalai Musnahkan Barangbukti Tangkapan Narkoba April s/d Mei 2018

Berita

Rapat Paripurna, Bupati Halsel Sampaikan Nota Keuangan APBD-P 2021

Berita

Dankodiklatad Didampingi Pangdam XII/Tpr Tinjau Latihan Posko I YTP Raider 641/Bru

Berita

Pemkab Samosir Laksanakan Diskusi Sinkronisasi dan Harmonisasi Program Pembangunan Infrastruktur

Berita

Wali Kota Terima Audensi ISORI Kota Padang Sidempuan

Berita

93 POSITIF COVID-19 DI TOBA, BELUM ADA ALARM, YANG ADA SURAT EDARAN TERBATAS

Arsip

Tebusan Tak Dibayar, Abu Sayyaf Penggal Sandra Kanada