Home / Arsip / Arsip 2017 / Berita / Ekonomi / Nasional / Reviews

Sabtu, 24 Juni 2017 - 12:44 WIB

Harga Cabai di Pasar Rp 140 Ribu, Petani Jual Rp 35 Ribu

Viewer: 562
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 21 Detik

kompasnasional.com | Harga sembilan bahan pokok semakin melejit jelang lebaran. Daging ayam yang biasanya hanya Rp 30 ribu – Rp 34 ribu per kilogram, kini sudah mencapai Rp 38 ribu- Rp 39 ribu.

Bahkan, harga cabai semakin pedas, dimana pada H-1 Lebaran harganya mencapai Rp 140 ribu per kilogram.

Hal itu diketahui saat tim Satgas Anti Mafia Pangan menggelar pemeriksaan harga di Pasar Kahayan, Jumat (22/6).

Diduga lonjakan harga itu dilakukan oknum dengan melakukan spekulan harga di pasaran. Jajaran Satreskrim Polres Palangka raya bersama tim gabungan telah melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa dalang di balik harga mahal cabai tersebut.

Baca Juga  Babinsa Tebas Kawal PPKM Skala Mikro Di Wilayah Binaan Saat Lebaran

Kapolres Palangka Raya AKBP Lili Warli melalui Kasat Reskrim AKP Ismanto Yuwono mengatakan, pihaknya akan melakukan pengembangan dan penyelidikan dengan kenaikan harga cabai dan harga sembako lain secara drastis di pasaran.

”Kami dari kepolisian akan melakukan penyelidikan apakah ada spekulan yang bermain terkait harga yang memanfaatkan situasi meningkatnya kebutuhan tinggi,” ucap Ismanto Yuwono.

Pama Polri ini menegaskan, penyitaan barang akan dilakukan apabila terungkap atau terbukti.

”Apakah diduga ditimbun oleh pelaku spekulan atau apakah distributor, atau oknum lainnya, kita akan lakukan lidik mendalam. Kalau harganya seperti ini, kasihan masyarakat,” ujar Ismanto.

Baca Juga  Investor Siap Bangun Jembatan Garuda Hubungkan Bardan-Siantan Kota Pontianak

Sementara itu, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kalteng Katma F Dirun mengatakan, mahalnya harga cabai di Pasar Kahayan diduga ada permainan spekulan nakal.

Pasalnya, dia sudah melakukan pengecekan harga cabai ke petani, baik di Tangkiling maupun Kelampangan. Hasilnya, harganya tak melejit.

”Saya sudah cek harga jual petani, mereka menjual seharga Rp 35 ribu. Nah, di lapangan atau di pasaran mendapati Rp 140 ribu. Tiga kali lipat lebih. Maka itu dengan ini kita koordinasikan dengan tim Anti Mafia Pangan,” katanya (pjkst|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Asops Kasad Didampingi Kasdam XII/Tpr Periksa Kesiapan Operasi Satgas Yonif 645/Gty
Ket Gbr. Wakil Bupati Tapsel, H.Aswin Efendi Siregar ketika menyampaikan rancangan KUPA - PPAS Perubahan APBD TA 2020

Berita

DPRD Gelar Rapat Rancangan KUPA – PPAS Perubahan APBD Tapsel TA 2020

Asahan

Panen Turun Harga Anjlok, Petani Sawit Padang Lawas Menjerit

Berita

Babinsa Koramil Sejangkung Bersama Bhabinkamtibmas Laksanakan Pengamanan Gereja

Berita

Jenazah Desmond Mahesa Akan Dimakamkan di Pemakaman Al-Azhar Karawang

Berita

Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Bagikan Sarana Kontak Olahraga dan Karya Bhakti Bersama Warga Perbatasan

Berita

Kodim 1206/PSB Laksanakan Vaksinasi Booster Untuk Warga Putusibau

Berita

Personil Polsek Hulu Gurung Pantau Debit Air Sungai