Viewer: 719
0 0

Home / Berita

Jumat, 4 Desember 2020 - 19:32 WIB

Hadiri Do’a Bersama untuk Kalbar, Pangdam XII/Tpr : Pilkada Serentak, Masyarakat Harus Patuhi Protokol Kesehatan

Viewer: 720
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 50 Detik

Kompas Nasional.com | Pontianak Kalbar Jum’at (4/12/20) – Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menghadiri acara Doa Bersama untuk Kalbar” (Sukses Penyelenggaraan Pemungutan Suara Pilkada Serentak 9 Desember 2020), bertempat di Ballroom Hotel Kapuas Palace, Kota Pontianak.

Acara untuk memohon kelancaran pelaksanaan Pilkada serentak ini juga dihadiri Forkopimda Provinsi Kalbar, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, para Pimpinan Perguruan Tinggi, Ketua Partai politik se-Provinsi Kalbar, Ketua Ormas, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat Provinsi Kalbar.

Doa bersama dipimpin oleh tokoh lintas agama seperti MUI, Ketua PGIW, KWI/Keuskupan Agung, Ketua PHDI, Ketua Walubi, Ketua Matakin dengan durasi waktu masing-masing 5 (lima) menit.

Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad dalam acara menyampaikan, Pilkada adalah sarana mewujudkan pelaksanaan kedaulatan rakyat di Provinsi atau Kabupaten ataupun Kota untuk memilih Gubernur, Bupati dan Walikota secara langsung dan demokratis berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Pilkada Serentak di Provinsi Kalbar meliputi 7 Kabupaten yaitu, Kabupaten Sambas, Bengkayang, Ketapang, Sekadau, Sintang, Melawi dan Kabupaten Kapuas Hulu yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020 mempunyai nilai sangat strategis bagi perjalanan masyarakat Kalbar untuk menentukan siapa pemimpin daerah periode 5 tahun kedepan.

Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menegaskan, Pilkada Serentak di Provinsi Kalbar harus bisa menjadi contoh dan teladan bagi daerah lainnya di Indonesia yang juga melaksanakan tahapan pesta demokrasi.

Baca Juga  Heboh Cabai Rawit Dicat Merah Dijual di Pasar, Diduga Karena Harganya Mahal

“Jadi marilah kita wujudkan pesta demokrasi Pilkada Serentak ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar dan damai. Dalam hal ini Kodam XII/Tpr berkomitmen selalu siap membantu Polri, Pemda, KPU dan Bawaslu dalam menyukseskan Pilkada Serentak di Kalbar,” tegas Pangdam.

Pangdam mengatakan, pagelaran Pilkada Serentak tahun 2020 berlangsung dalam situasi dan kondisi Pandemi Covid-19.

Protokol kesehatan akan dijadikan salah satu regulasi pada tahun ini yaitu menjadi satu kewajiban moral yang harus selalu diingatkan kepada masyarakat dan para pendukung masing-masing bakal calon, sehingga tetap terjaga stabilitas Politik, Ekonomi, Sosial Budaya serta ketenteraman dan ketertiban masyarakat di tengah Pandemi Covid-19.

“Untuk itu, selain kita laksanakan doa bersama agar selalu diberikan kelancaran dan keamanan dalam Pilkada Serentak, juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan,” kata Pangdam.

Jenderal Bintang Dua kelahiran Ciamis ini mengharapkan, kepada petugas
keamanan yang bertugas di tiap-tiap TPS agar terus menekankan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dengan melaksanakan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak).

Baca Juga  KONI Asahan Gelar Peningkatan SDM Pelatih Menuju PON 2024

“Sehingga Pilkada Serentak tahun 2020 ini tidak menjadi cluster baru penyebaran Covid-19 dan pelaksanaan Pilkada serentak ini dapat sukses diselenggarakan,” harap Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mengakhiri.

Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan meminta kepada masyarakat
Kalbar khususnya kabupaten yang akan mengadakan Pilkada serentak, untuk dapat berpartisipasi bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.

Karena keamanan dan ketertiban ini adalah tanggung jawab bersama bukan hanya tanggung jawab TNI dan Polri dan Pemerintah.

“Mari kita bantu petugas maupun dari TNI-Polri untuk bersama-sama saling bahu membahu menjaga keamanan dan ketertiban.

Apabila kita sudah bersatu menjaga keamanan dan ketertiban, mudah-mudahan Kalimantan Barat ini bisa menjadi contoh untuk wilayah yang lain,” ajak Wakil Gubernur.

Ria Norsan juga mengajak kepada masyarakat untuk saling menghormati, kemudian menghargai perbedaan.

Untuk itu mengingatkan kepada pengguna media sosial agar menggunakan media dengan bijak.

“Saya sampaikan ke masyarakat, tolong pergunakanlah media sosial dengan sebaik-baiknya.

Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada forum komunikasi umat beragama provinsi Kalimantan Barat yang telah melaksanakan kegiatan ini, mudah-mudahan kegiatan ini mendapat keberkahan dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” imbau Ria Norsan.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pisah Sambut, Ketua KB dan GM FKPPI Tapsel Ulosi Dandim 0212/TS

Arsip

Surat Terbuka Aktivis ICW untuk Presiden soal Teror Novel

Berita

Vaksin PMK Berjumlah 30.000 Dosis Tiba di Pontianak

Berita

Wagub Kalbar Harap “PASS” Menjadi Wadah Yang Bermanfaat Bagi Orang Sambas di Perantauan

Berita

Hadiri Acara Peringatan Maulid Nabi, Danramil 03/Tebas Ajak Masyarakat Tingkatkan Toleransi Beragama

Berita

China Larang Siswa Muslim Ikut Pengajian Selama Libur Sekolah

Berita

Waka Polres Kapuas Hulu Laksanakan Gaktiplin Kepada Anggota

Berita

Polri Hentikan Kasus Nurhayati