Home / Berita

Minggu, 22 Agustus 2021 - 17:17 WIB

Gubernur Sutarmidji Membuka Acara Vaksinasi Masal Di Gelar Oleh HIMBARA Kalbar

Viewer: 461
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 56 Detik

PONTIANAK KALBAR,KOMPAS NASIONAL.com- Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., membuka cara Vaksinasi Massal Tahap 2 yang diselenggarakan oleh Himpunan Bank Negara (HIMBARA) Kalimantan Barat di Auditorium Universitas Tanjungpura Pontinak, Sabtu (21/8/2021).

Hadir pada acara tersebut Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalimantan Barat, Maulana Yasin, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat, Agus Chusaini, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes., Ketua Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Provinsi Kalimantan Barat, Samsir Ismail, Area Head Bank Mandiri Kalimantan Barat, Agus Kurniawan, Wakil Pemimpin Wilayah BNI Banjarmasin, Yuyun Piastuti, Pemimpin Cabang BNI Pontianak, M. Farid Ma’rof, dan Branch Area Manager CIMB NIAGA Kalimantan Intim 2, Mariyani.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada HIMBARA Kalbar karena kegiatan vaksinasi massal merupakan kegiatan positif untuk mempercepat capaian vaksinasi bagi masyarakat luas.

Baca Juga  Update Covid-19 di Kabupaten Samosir 18 Agustus 2021, Tambah 6 Kasus, Sembuh 5 Kasus, Kasus Aktif 245

“Sektor perbankan sangat rentan tertular Covid-19 karena sering berinteraksi dengan publik.

Selalu kampanyekan protokol kesehatan dan pola hidup sehat.

Bukan hanya menggunakan masker, namun harus dengan proteksi lain. Salah satunya dengan mengetahui komorbid dari setiap individu.

Berbagai usaha telah kami lakukan dalam penanganann Covid-19.

Salah satunya dengan percepatan vaksinasi kepada masyarakat.

Tugas kita saat ini yaitu memastikan semua orang mendapatkan vaksin.

Saya berharap vaksinasi dapat dilakukan door-to-door.

Selain itu, H. Sutarmidji mengingatkan ibu hamil untuk lebih berhati-hati.

Tingkat fatalitas Covid-19 bagi ibu hamil lebih berbahaya karena beresiko tinggi pada kesehatan ibu dan bayi dalam kandungan.

“Setelah melewati masa kehamilan 3 bulan dan sebelum 8 bulan, sudah harus divaksin.

Jangan ragu, informasikan ke lingkungan sekitar kita, terutama kepada wanita yang sedang hamil. Edukasi tentang vaksinasi ini penting.

Baca Juga  Gerindra, PKS, PAN Deklarasikan Prabowo-Sandi Capres-Cawapres 2019

Tingkat fatalitas paling tinggi bukan lansia, tapi pada ibu hamil.

Pemprov Kalbar sudah menyiapkan ruangan khusus untuk ibu hamil yang terkonfirmasi Covid-19 di RSUD dr.Soedarso.

Kami akan terus berusaha semaksimal mungkin dan berharap semua selamat sampai proses melahirkan.

Jangan lupa, kalau sudah divaksin jangan abai, tetap konsisten menerapkan protokol Kesehatan,” ingat Gubernur.
.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalimantan Barat, Maulana Yasin, menyampaikan harapannya, “Saya berharap pelaksanaan vaksinasi massal ini akan menghasilkan herd immunity dan kekebalan komunal bagi masyarakat.

Semoga Bangsa Indonesia lepas dan merdeka dari pandemi Covid-19, serta pemulihan ekonomi nasional berjalan dengan baik.

Mari, kita sukseskan vaksinasi Covid-19, melindungi diri, serta memulihkan negeri.

Kesehatan pulih, ekonomi bangkit.” tutupnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kontingen Kafilah Kota Sidempuan Raih Juara di MTQN Tingkat Provsu

Berita

Gelar Operasi Ketupat Kapuas 2022, Kapolda Ingatkan Personel Tetap Profesional dan Humanis

Berita

Danrem 121/Abw Brigjen TNI Dr.Ronny, S.A.P., M.M sampaikan ucapan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan Kunker RI 1 di Sintang.

Berita

Kisruh Dualisme di Tubuh Pertina Medan, Puluhan Massa Unjuk Rasa di KONI Medan

Berita

Minim Pengawasan di Halsel Banyak Galian C Ilegal

Berita

Babinsa Koramil 1206-06/Psb Utara Ingatkan Protkes Covid-19 Di Pasar Sore Ramadhan

Berita

Tingkatkan Sinergitas dengan Pelanggan, PLN Kalbar Gelar Customer Gathering 

Berita

MASYARAKAT TONGATONGA I-II TUNTUT PENAMBANGAN DI SIGORDANG DIHENTIKAN