Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL – Didampingi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Kalimantan Barat, Zainudin, dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat, Drs. H. Manto Saidi, M.Si., bertempat di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Selasa (18/1/2022).
Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris korban kecelakaan kerja.
Usai menyerahkan santunan tersebut, Gubernur Kalbar mengatakan bahwa perlindungan asuransi ketenagakerjaan merupakan hal yang sangat penting bagi tiap orang yang bekerja.
Agar saat terjadi kecelakaan dalam bekerja, kelangsungan pendidikan bagi para ahli waris masih terjamin, ada modal usaha, dan lain-lain.
“Saya minta kepada seluruh perusahaan maupun pihak yang mempekerjakan karyawan untuk melaporkan gaji dan premi sesuai dengan data yang sebenarnya.
Jangan sampai besaran gaji yang dibayarkan tidak sesuai dengan pelaporan. Misal, gaji Rp 4.000.000 dilaporkan hanya Rp 2.500.000.
Ketika si pekerja akan mengklaim asuransi, harus ada kepastian deskripsi nilai. Itu akan jadi masalah dan perusahaan akan repot karena akan dituntut dan memperjuangkan hak pekerja. Jadi saya minta kepada perusahaan harus melaporkan preminya sesuai kebutuhan,” ujar H. Sutarmidji.
Sementara itu, Direktur BPJS Ketenagakerjaan mengungkapkan pertemuan hari ini dalam rangka menyerahkan santunan karena terjadi kecelakaan kerja yang dialami tenaga honorer.
“Kami ingin pastikan beasiswa pendidikan kedua anak Beliau hingga nanti lulus kuliah ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan. Kemudian, ibu ahli waris mendapatkan santunan kematian,” jelas Zainudin.
Pihak BPJS Ketenagakerjaan berterima kasih atas dukungan Gubernur Kalbar terhadap program Jamsostek.
“Kami mendukung inovasi dari pihak Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di tahun 2022, seperti melindungi tokoh agama. Agar mereka segera terlindungi dan jika ada resiko bisa segera mendapat perlindungan,” harap Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kalbar.
Di kesempatan yang sama, Irawati yang merupakan isteri dari salah satu pekerja yang menerima santunan tersebut, mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalbar dan BPJS Ketenagakerjaan Kalbar yang telah memberikan bantuan beasiswa dan santunan kepada keluarganya.
“Insya Allah, dengan bantuan ini, anak kami bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Irawati.
(Hasnan Sutanto).






