Home / Berita

Kamis, 16 September 2021 - 18:13 WIB

Gubernur Kalbar Sebut,Lahan Kalbar Miliki Potensi Untuk Pengembangan Perkebunan

Viewer: 357
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 30 Detik

Pontianak Kalbar,Kompas Nasional.com – Orang nomor Satu di Kalbar mengatakan, Saya merasa senang luas perkebunan rakyat hampir mendekati luas perkebunan besar swasta, yaitu 707.438 hektar untuk luas perkebunan rakyat, 1.170.940 hektar untuk luas perkebunan besar swasta, dan 30.061 hektar untuk luas perkebunan besar negara.

Dengan demikian harga pasar bisa terjaga dan tidak fluktuatif.

Seperti saat ini, harga buah sawit sangat bagus, bahkan beberapa perkebunan besar mendapatkan pasokan dari perkebunan rakyat, sehingga harga TBS di atas harga normal.

Tentunya ini bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat setempat,” hal tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji S.H., M.Hum., saat menjadi Pembicara Kehormatan atau keynote speaker pada Seminar Daring Pengembangan Ekonomi Daerah Tahun 2021 “Akselerasi Pengembangan Industri Kelapa Sawit Untuk Mendukung Ekonomi Berkelanjutan di Provinsi Kalimantan Barat” yang diinisiasi Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Barat, di Ruang Analisis Data Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Kamis (16/9/2021).

Baca Juga  Komisi X DPR RI Kunjungan Kerja Ke Pontianak

Luas perkebunan sawit di kawasan HPL berjumlah 6.333.028 hektar, sedangkan pada rencana umum perkebunan sawit sebanyak 3.871.085 hektar.

Izin usaha yang diterbitkan sebanyak 3.308.325 hektar dan eksistingnya sebanyak 1.908.403 hektar.

“Jadi, lahan yang bisa dikembangkan untuk perkebunan sawit masih cukup luas.

Mudah-mudahan pengembangannya tidak menggunakan pembakaran hutan dan lahan,” harap Gubernur.

Baca Juga  Kembali, Prajurit Satgas Pamtas Yonif 645/Gty berhasil Mengamankan 3 (Tiga) orang WNI yang diduga PMI Non Prosedural di jalur tidak resmi/jalur tikus

Kalbar merupakan daerah penghasil CPO dengan jumlah produksi sekitar 4.021.942 ton.

Namun, ada beberapa ekspor CPO yang tidak tercatat dari Kalbar.

“Berdasarkan catatan, CPO yang diekspor melalui Kalbar belum mencapai 1.000.000 ton hingga hari ini. Tetapi, dengan adanya pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing catatan ekspor dari Kalbar semakin baik.

Untuk pembangunan Kawasan Industri (KI), ada beberapa kawasan industri.

Seperti KI Mandor yang berbasis karet, KI Tayan berbasis Sawit, KI Ketapang berbasis Bauksit, dan KI Semparuk berbasis agro industri,” ujar orang nomor satu di Kalbar ini.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Sebanyak 220 Orang, Wali Kota Padang Sidempuan Serahkan SK PPPK

Berita

DPC Mapan RI Kabupaten Tapsel mengadakan pertemuan ,memper erat tali silaturrahmi.

Berita

Penetapan BLT-DD, Desa Madyaraya Kapolsek Sayan Harus Ada Keadilan dan Pemerataan

Berita

Pembangunan Di Kawasan Dermaga Kota Singkawang Berkasus

Berita

8 Desa di Sanggau Kini Sudah Nikmati Listrik Dan Masih 200 Desa Lagi di Perjuangkan

Berita

Pangdam XII/Tpr Bersama Kapolda Kalbar Ikuti Launching ETLE*

Berita

Polsek Pontianak Timur Bantu Mengamankan 32 PMI Dari Malaysia

Berita

Dinsos Siantar: Pembagian Bantuan BST Akibat Dampak PPKM Diundur