Home / Berita

Jumat, 19 Maret 2021 - 13:15 WIB

Gubernur Kalbar Buka Rakor Peduli HAM se- Kalbar

Viewer: 406
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 17 Detik

Pontianak Kalbar | KOMPAS Nasional- Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., membuka secara resmi Rapat Koordinasi Kab/Kota Peduli Hak Asasi Manusia se-Kalbar.

Rakor yang diselenggarakan oleh Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Kalbar bertujuan mewujudkan kewajiban dan tanggung jawab pemerintah dalam penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakkan, dan pemajuan Hak Asasi Manusia (HAM).

Dalam rakor ini Gubernur Kalbar menegaskan harus menegakkan aturan yang semestinya harus ditegakkan dalam penegakkan hukum.

“Misalnya kebakaran lahan yang terjadi di perkebunan.

Siapapun yang bakar akan tetap menjadi tanggung jawab konsensi pemilik lahan, ini termasuk prinsip HAM jika dipahami,” tegasnya di Hotel Golden Tulip Pontianak, Kamis (18/3/2021).

Baca Juga  Operasi Imbangan Ops Pekat II Kapuas 2021, Polsek Embaloh Hulu Lakukan Penertiban

Dia meminta pelayanan pemerintah kepada masyarakat harus menghindari konflik. Pelayanan kepada masyarakat harus diutamakan, membuat aturan juga harus berkeadilan.

“Pelayanan oleh pemerintah pada masyarakat banyak terjadi konflik, seperti ada unsur pungli, tidak terbuka.

Ini juga termasuk dalam pelanggaran HAM, karena setiap orang harus menerima pelayanan yang baik.

Ini yang kadang kita tidak sadari,” ungkap Gubernur Kalbar.

Gubernur Kalbar berharap jangan sampai terkena pelanggaran HAM terkait agama ataupun istiadat karena akan susah untuk menyelesaikannya.

Baca Juga  Bupati Tapsel : Meski Tapsel Berada di Level Dua Covid-19, Tetap Jaga Protokol Kesehatan

“Pelanggaran HAM terkait agama ataupun adat istiadat akan rumit menyelesaikannya.

Aspek yang mengikutinya banyak yang akan membuat repot kita, betul-betul dijaga,” pintanya.

Jajaran pemerintah yang mengelola tata kelola pemerintahan, seperti OPD yang berhubungan langsung dengan masyarakat untuk memahami aspek-aspek HAM dalam pelayanan masyarakat

“Sadar dengan tidak sadar, kita memberikan perlakuan yang tidak sama dari unsur pelayanan wajib.

Negara kita akan maju kalau semuanya berjalan dengan tupoksinya masing-masing.

Saya harap ini menjadi perhatian kita,” tutupnya

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Sempat Lewati Masa Kritis, Advent Bangun Akhirnya Tutup Usia

Berita

Wali Kota Pematangsiantar Hadiri Acara Pembukaan MTQ ke 54 Tahun 2022 Tingkat Kecamatan Siantar Martoba

Berita

Dinas Perikanan Ikuti Rakor Penangkapan Ikan Terukur dan Pengembangan Kampung Nelayan Maju 2022

Berita

Pemkab Samosir kembali Raih Ketiga kalinya Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK Perwakilan Sumut

Berita

Wakil Walikota Siantar Lepas Distribusi Logistik Pilkada

Berita

Janda Melahirkan Tanpa Hamil, Merasa Ada yang Masuk ke Rahim, Perut Membesar Lalu Kembali Rata

Arsip

Ini Kronologi Anggota Polisi Ajak Kencan Siswi SMK Agar Tak Ditilang

Berita

Bertahun-tahun Menunggu Bantuan Bedah Rumah Tak Terealisasi, Akhirnya Rumah Janda Tua Boru Sitinjak Roboh