Home / Berita

Jumat, 19 Maret 2021 - 13:15 WIB

Gubernur Kalbar Buka Rakor Peduli HAM se- Kalbar

Viewer: 373
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 17 Detik

Pontianak Kalbar | KOMPAS Nasional- Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., membuka secara resmi Rapat Koordinasi Kab/Kota Peduli Hak Asasi Manusia se-Kalbar.

Rakor yang diselenggarakan oleh Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Kalbar bertujuan mewujudkan kewajiban dan tanggung jawab pemerintah dalam penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakkan, dan pemajuan Hak Asasi Manusia (HAM).

Dalam rakor ini Gubernur Kalbar menegaskan harus menegakkan aturan yang semestinya harus ditegakkan dalam penegakkan hukum.

“Misalnya kebakaran lahan yang terjadi di perkebunan.

Siapapun yang bakar akan tetap menjadi tanggung jawab konsensi pemilik lahan, ini termasuk prinsip HAM jika dipahami,” tegasnya di Hotel Golden Tulip Pontianak, Kamis (18/3/2021).

Baca Juga  Jokowi di Sidang Kabinet Terakhir: Mohon Maaf Jika Ada yang Kurang Berkenan

Dia meminta pelayanan pemerintah kepada masyarakat harus menghindari konflik. Pelayanan kepada masyarakat harus diutamakan, membuat aturan juga harus berkeadilan.

“Pelayanan oleh pemerintah pada masyarakat banyak terjadi konflik, seperti ada unsur pungli, tidak terbuka.

Ini juga termasuk dalam pelanggaran HAM, karena setiap orang harus menerima pelayanan yang baik.

Ini yang kadang kita tidak sadari,” ungkap Gubernur Kalbar.

Gubernur Kalbar berharap jangan sampai terkena pelanggaran HAM terkait agama ataupun istiadat karena akan susah untuk menyelesaikannya.

Baca Juga  Kabid Humas Polda Kalbar : Pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas 2021 Berlangsung Aman dan Lancar

“Pelanggaran HAM terkait agama ataupun adat istiadat akan rumit menyelesaikannya.

Aspek yang mengikutinya banyak yang akan membuat repot kita, betul-betul dijaga,” pintanya.

Jajaran pemerintah yang mengelola tata kelola pemerintahan, seperti OPD yang berhubungan langsung dengan masyarakat untuk memahami aspek-aspek HAM dalam pelayanan masyarakat

“Sadar dengan tidak sadar, kita memberikan perlakuan yang tidak sama dari unsur pelayanan wajib.

Negara kita akan maju kalau semuanya berjalan dengan tupoksinya masing-masing.

Saya harap ini menjadi perhatian kita,” tutupnya

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pemerintah Kabupaten Melawi Kembali Raih Predikat Opini WTP Tiga Kali Berturut – Turut Atas LKPD TA. 2019,2020 dan 2021.

Berita

Ditresnarkoba Polda Kalbar Ajak Masyarakat Hindari Bahaya Narkoba 

Arsip

Pemimpin ISIS Baghdadi Sakit Parah Akibat D

Berita

Sekda Tapsel : Persoalan Penurunan Angka Prevalensi Stunting Bisa Diselesaikan dengan Cara Teamwork

Berita

Wabup Mempawah Imbau ASN Agar Selalu Membangun Kekompakan dan Kebersamaan

Arsip

Situs “Kawin Lagi” Bagi Pria Muslim Bikin Gempar Publik Australia

Berita

Patut Ditiru, Ismail Tukang Parkir di Kota Pontianak, Temukan Gelang Emas 50 Gram Dikembalikan

Berita

‍‍Meningkatkan Silidaritas Pangulu ‍‍‍‍‍‍‍‍Mubes Bentuk KBPS Se-Simalungun