Home / Berita

Jumat, 16 April 2021 - 13:40 WIB

Gubernur Berharap Generasi Digital Indonesia Berperan Membangun Kalbar Dan Desa

Viewer: 422
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 25 Detik

PONTIANAK KALBAR | KOMPAS Nasional- Kehadiran Generasi Digital Indonesia (Gradasi) memberi warna baru untuk mendorong pemanfaatan teknologi secara positif.

Anak-anak muda ini diharapkan menjadi generasi yang akan membangun Kalimantan Barat dari wilayah terkecil di daerah bernama desa, di masa yang akan datang.

“Dengan adanya Gradasi ini, saya berharap bisa menjadi warna baru dalam membantu pemerintah dalam membangun Kalbar dari desa.

Saya yakin dengan kehadiran teman-teman generasi digital Indonesia yang baru saja dilantik ini untuk bekerja dengan baik, dengan sungguh-sungguh sehingga kedepannya kalbar terlepas dari status desa tertinggal maupun sangat tertinggal,” ungkap Gubernur Kalbar H. Sutarmidji, S.H. M.Hum. saat menjadi keynote speaker pada acara Pelantikan DPD Generasi Digital Indonesia (Gradasi) Kalimantan Barat dan Penganugerahan Pandu Kehormatan Kepada Gubernur Kalbar, di Room Theater Gedung Konferensi Universitas Tanjungpura Pontianak, Kamis (15/4/2021).

Baca Juga  Ribuan Jamaah Salat Id Tumpah Ruah di Depan Kantor Wali Kota Pontianak

Gubernur Kalbar mengatakan, teknologi informasi merupakan suatu kebutuhan manusia yang saat ini menjalani kehidupan serba cepat dan moderen.

Berkaitan dengan desa mandiri, dia menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi sangat membantu percepatan pembangunan di Kalbar.

Dipaparkannya, Indonesia memiliki 74.953 desa.

Desa itu dibagi lima kategori, yakni desa mandiri, desa maju, desa berkembang, desa tertinggal, dan desa sangat tertinggal. Sementara di Kalimantan Barat sendiri, terdapat 2.032 desa.

Baca Juga  Sebanyak 7.649 Warga Siantar Belum Mendapatkan KKS, Dinsos Desak BRI

“Ketika saya dilantik menjadi Gubernur, Kalbar itu statusnya hanya memiliki satu desa mandiri, yaitu Desa Sutra yang berada di Kabupaten Kayong Utara.

Sedangkan desa sangat tertinggal di Kalbar sebanyak 669. Nah, untuk sekarang posisi kita itu desa mandiri 214 dan desa sangat tertinggal itu hanya tinggal 12 dan tahun ini target saya desa sangat tertinggal itu sudah hilang, jadi hanya ada desa tertinggal. Dan desa tertinggal itu saya harap dalam kurun waktu dua tahun ke depan sudah selesai,” jelas dia.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Ganjil-genap di Jakarta Diperpanjang Hingga 31 Desember 2018

Berita

Polres Samosir Jaga Kenyamanan Pengunjung di Objek Wisata Aek Siputudai

Berita

Pantau Pos Penyekatan Arus Balik di UPPKB, Subdenpom Xll/2-2 KPS Kerahkan Personel

Berita

Dana Otsus Papua akan Diaudit BPK, KPK: Sudah Lama Dikeluhkan

Berita

Jelang Olimpiade Musim Panas 2020, Jepang Sediakan Masjid Keliling Untuk Pengunjung Muslim

Berita

Koramil 05 Pemangkat Ajak Warga Lakukan Jumat Bersih Di Makam Umum.

Berita

Sekda Kalbar Pimpin Rapat Penerapan Aplikasi E-Aktivity

Berita

PEMBANGUNAN PUSKESMAS DESA PELAPIS PINDAH KE DESA PADANG TIDAK MELALUI PEMBAHASAN PERUBAHAN DPRD KAB. KAYONG UTARA.