Viewer: 663
0 0

Home / Politik

Minggu, 3 Januari 2021 - 10:14 WIB

Gerindra Belum Komit, Arief Poyuono Colek Prabowo: Kok Main Politik Waria?

Viewer: 664
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 25 Detik

Kompasnasional l Politisi Partai Gerindra Arief Poyuono menilai partainya sedang memainkan politik waria. Pasalnya, Partai Gerindra tak sepenuhnya mendukung seluruh kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu disampaikan oleh Arief melalui akun Twitter miliknya @bumnbersatu. Arief menyinggung partai yang diketuai oleh Prabowo Subianto itu belum sepenuh hati mendukung seluruh kebijakan Jokowi.

Eks Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu mempertanyakan kepada sang ketua umum mengenai alur politik yang sedang dimainkan partainya.

Sebab, ia menilai partai yang menaunginya sedang memainkan politik waria atau sering berubah-ubah pendirian.

“Gimana ini @prabowo kok kita main politik waria sih, kadang jadi lelaki kadang jadi perempuan,” ungkap Arief.

Baca Juga  Harapan politisi senior Partai Demokrat terkait figur kepemimpinan partai

Sejak tak lagi menduduki kursi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono kerap kali melontarkan kritik terhadap partainya sendiri.

Ia mengaku saat ini masih menjadi kader Partai Gerindra. Namun, ia menunggu dipecat oleh Prabowo.
Belum lama ini, Arief secara terang-terangan meminta sang ketua umum Prabowo Subianto mundur dari jabatannya sebagai Menteri Pertahanan.

Alasan Arief menyarankan Prabowo mundur dari jabatan menteri karena adanya menteri dari kader Gerindra yaitu Edhy Prabowo yang tertangkap KPK atas kasus Korupsi.

Menurut dia, Prabowo seharusnya menegur untuk tidak korupsi apabila ingin mengabdi dengan Jokowi.

Baca Juga  Filosofi Menanam Padi "Mundur untuk Maju" Ir Asner Silalahi Mundur dari Kementerian PUPR untuk Maju Jadi Walikota Siantar

“Dimana pun yang mendapatkan izin ekspor benur lobster itu kan orang Gerindra paling banyak. Harusnya Pak Prabowo menegur,” ujarnya.

Arief mengungkapkan seharusnya Prabowo bisa mengatur kader partainya untuk tidak melakukan korupsi.

“Dia harusnya bisa dong memberesi barisan partainya,” lanjutnya.

Namun menurut Arief, Prabowo telah gagal melakukan tugasnya sehingga harus mundur dari jabatan Menhan.

“Dia gagal. Kalau gagal ya harus mundur. Istilahnya malu lho ya, kita cuman punya dua menteri yang satu kena KPK. Lah, nanti Pak Prabowo pas rapat kabinet apa nggak malu ditanya Pak Jokowi,” kata Arief.(SC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Politik

Kubu Moeldoko Ungkap Landasan Hukum untuk Kemenkumham Sahkan KLB Demokrat

Politik

Novel Baswedan Positif Covid-19, DS: Salah Jokowi?

Berita

Peduli Kemanusian Asner Anjangsana ke Rumah Roida Siregar Penderita Kanker Payudara Stadium 4

Politik

Jadi Figur yang Terzalimi, Achmad Purnomo Diusung PKS Lawan Gibran

Politik

Uni Irma: Apa Hubungan Fadli Zon dengan FPI?

Politik

Tanggapi Fadli Zon, Irma Suryani: Bukannya Menyantuni Malah Bikin Puisi Basi

Politik

Demokrat Sudah Pecat 7 Kader Terlibat Kudeta AHY

Politik

Hasil Survei Pilkada Solo, Popularitas Gibran Rakabuming Nyaris Sempurna, Putra Jokowi: Matur Nuwun