Viewer: 727
0 0

Home / Berita

Kamis, 29 Oktober 2020 - 17:19 WIB

Gara-gara Ikan Sapu-sapu, Dewan Minta Nasfari Mundur sebagai Kadis Perikanan

Viewer: 728
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 33 Detik

Kompasnasional | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo, Herman Arif meminta Nasfari mundur dari jabatan Kepala Dinas Perikanan (Diskan). Oleh dewan, Nasfari dianggap tidak becus mengatasi masalah ikan sapu-sapu di Danau Tempe.

Herman bilang, ikan sapu-sapu atau dikenal dengan bahasa latin Loricariidae merupakan ikan yang termasuk golongan invasive species.

Populasi ikan tersebut sangat melimpah di perairan Danau Tempe. Namun keberadaannya sejauh ini tak bernilai ekonomis, bahkan nelayan menganggap ikan tersebut hanya hama bagi spesies ikan asli Danau Tempe.Ikan sapu-sapu menjadi masalah utama dan sudah bertahun-tahun dikeluhkan oleh nelayan, Pak Kadis kerjanya apa? Kenapa sampai sekarang belum ada solusi, kalau sudah tidak sanggup silahkan mundur,” ujarnya.

Baca Juga  Koramil Laksanakan Rapat Koordinasi Pembentukan Satgas Posko PPKM Mikro Tingkat Desa Guna Menekan Penyebaran Covid-19

Apalagi saat peringatan dies natalis Unhas yang ke-64, Bupati Wajo sampai meminta akademisi Unhas untuk melakukan riset terhadap ikan sapu-sapu, agar dapat memberikan manfaat kepada nelayan di Danau Tempe.

“Saya menganggap permintaan pak Bupati kepada sejumlah akademisi untuk melakukan riset terhadap ikan sapu-sapu, merupakan suatu tanda hilangnya kepercayaan Bupati Wajo terhadap Pak Kadis. Sudah tiga tahun lebih kepala Diskan tidak bisa berkontribusi maksimal. Inilah salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) harus dievaluasi,” tegasnya.

Sebelumnya, Bupati Wajo, Amran Mahmud berharap kepada akademisi Unhas agar melakukan riset manfaat ikan sapu-sapu. Hal tersebut disampaikan saat Amran Mahmud memberi sambutan dalam dies natalis Unhas ke- 64 di ruangan pola kantor Bupati Wajo, beberapa waktu lalu.

Baca Juga  Kecewa karna dirinya diwakili untuk menyampaikan kata sambutan pada acara pesta pernikahan, Kades Koendrafo tidak mau menanda tangani surat dari warganya

“Tentunya sejumlah akademisi yang berada di Unhas dapat melakukan riset terkait manfaat ikan sapu-sapu, sebab sejauh ini nelayan di Danau Tempe menganggap ikan tersebut hanya menjadi hama bagi spesies ikan asli Danau Tempe,” ujarnya.

Olehnya itu ia berharap, akademisi mampu memberikan solusi kepada nelayan Danau Tempe, agar ikan sapu-sapu dapat dimanfaatkan dan bernilai ekonomis bagi nelayan.

“Kalau tidak dikelola dengan baik ikan sapu-sapu akan membawa dampak buruk hilangnya spesies endemik akibat dimangsa dan kalah bersaing oleh ikan sapu-sapu,” tandasnya.
(SN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kunjungi Pelanggan, PLN UP3 Ketapang Sosialisasikan Sistem Ketenagalistrikan*

Arsip

WNI Tewas di Sydney, Dibunuh Bekas Jaringan Bali Nine

Berita

Polres Ketapang Gelar Apel Operasi Keselamatan Kapuas 2022

Berita

Warga Tasikmalaya yang Keracunan Massal Dirawat di Madrasah dan RS

Berita

KPK Tahan Bupati Lampung Tengah, Golkar Bicara Bantuan Hukum

Berita

Dampak HET Minyak Goreng Sawit Rp.14.000, Masyarakat Samosir Jangan Panik

Berita

Polri: Rekrutmen Anggota dari Santri hingga Hafiz Quran Akan Terus Dilakukan

Berita

“Peringati Maulid Nabi Masjid AL-Hidayatul Munawaroh Singkawang bersholawat