Viewer: 713
0 0

Home / Berita

Kamis, 29 Oktober 2020 - 17:19 WIB

Gara-gara Ikan Sapu-sapu, Dewan Minta Nasfari Mundur sebagai Kadis Perikanan

Viewer: 714
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 33 Detik

Kompasnasional | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo, Herman Arif meminta Nasfari mundur dari jabatan Kepala Dinas Perikanan (Diskan). Oleh dewan, Nasfari dianggap tidak becus mengatasi masalah ikan sapu-sapu di Danau Tempe.

Herman bilang, ikan sapu-sapu atau dikenal dengan bahasa latin Loricariidae merupakan ikan yang termasuk golongan invasive species.

Populasi ikan tersebut sangat melimpah di perairan Danau Tempe. Namun keberadaannya sejauh ini tak bernilai ekonomis, bahkan nelayan menganggap ikan tersebut hanya hama bagi spesies ikan asli Danau Tempe.Ikan sapu-sapu menjadi masalah utama dan sudah bertahun-tahun dikeluhkan oleh nelayan, Pak Kadis kerjanya apa? Kenapa sampai sekarang belum ada solusi, kalau sudah tidak sanggup silahkan mundur,” ujarnya.

Baca Juga  Satgas Pamtas Yonif 642 Amankan Berbagai Merk Tablet Ilegal dari Malaysia*

Apalagi saat peringatan dies natalis Unhas yang ke-64, Bupati Wajo sampai meminta akademisi Unhas untuk melakukan riset terhadap ikan sapu-sapu, agar dapat memberikan manfaat kepada nelayan di Danau Tempe.

“Saya menganggap permintaan pak Bupati kepada sejumlah akademisi untuk melakukan riset terhadap ikan sapu-sapu, merupakan suatu tanda hilangnya kepercayaan Bupati Wajo terhadap Pak Kadis. Sudah tiga tahun lebih kepala Diskan tidak bisa berkontribusi maksimal. Inilah salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) harus dievaluasi,” tegasnya.

Sebelumnya, Bupati Wajo, Amran Mahmud berharap kepada akademisi Unhas agar melakukan riset manfaat ikan sapu-sapu. Hal tersebut disampaikan saat Amran Mahmud memberi sambutan dalam dies natalis Unhas ke- 64 di ruangan pola kantor Bupati Wajo, beberapa waktu lalu.

Baca Juga  Gurauan Jokowi Bikin Presiden Bank Dunia Tertawa

“Tentunya sejumlah akademisi yang berada di Unhas dapat melakukan riset terkait manfaat ikan sapu-sapu, sebab sejauh ini nelayan di Danau Tempe menganggap ikan tersebut hanya menjadi hama bagi spesies ikan asli Danau Tempe,” ujarnya.

Olehnya itu ia berharap, akademisi mampu memberikan solusi kepada nelayan Danau Tempe, agar ikan sapu-sapu dapat dimanfaatkan dan bernilai ekonomis bagi nelayan.

“Kalau tidak dikelola dengan baik ikan sapu-sapu akan membawa dampak buruk hilangnya spesies endemik akibat dimangsa dan kalah bersaing oleh ikan sapu-sapu,” tandasnya.
(SN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Prajurit Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Latihan Pencak silat PSHT dengan masyarakat Desa Aruk Kabupaten Sambas.

Berita

Sidak Ke Diknas Halsel, Usman Sidik Perintahkan Tarik Aset Mantan Pejabat

Berita

Gubernur Kalbar Tinjau Langsung Perusahaan Distributor Oksigen

Berita

Walikota Siantar dan TNI-Polri Analisa dan Evaluasi Pelaksanaan PPKM Mikro

Berita

Khairul Mahalli Masih Membandel Adakan Kegiatan Atasnama GPEI

Berita

Koramil 16/PT Kodim 0207/Simalungun Pantau Pelaksanaan Vaksinasi Covid- 19

Berita

Bappenda Sintang Gelar Jemput Bola Pembayaran PBB-P2 di Ruang Publik

Berita

Wakil Bupati Kapuas Hulu Serahkan Bantuan ke Korban Banjir Desa Bongkong, Silat Hilir