Viewer: 675
0 0

Home / Berita

Kamis, 29 Oktober 2020 - 17:19 WIB

Gara-gara Ikan Sapu-sapu, Dewan Minta Nasfari Mundur sebagai Kadis Perikanan

Viewer: 676
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 33 Detik

Kompasnasional | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo, Herman Arif meminta Nasfari mundur dari jabatan Kepala Dinas Perikanan (Diskan). Oleh dewan, Nasfari dianggap tidak becus mengatasi masalah ikan sapu-sapu di Danau Tempe.

Herman bilang, ikan sapu-sapu atau dikenal dengan bahasa latin Loricariidae merupakan ikan yang termasuk golongan invasive species.

Populasi ikan tersebut sangat melimpah di perairan Danau Tempe. Namun keberadaannya sejauh ini tak bernilai ekonomis, bahkan nelayan menganggap ikan tersebut hanya hama bagi spesies ikan asli Danau Tempe.Ikan sapu-sapu menjadi masalah utama dan sudah bertahun-tahun dikeluhkan oleh nelayan, Pak Kadis kerjanya apa? Kenapa sampai sekarang belum ada solusi, kalau sudah tidak sanggup silahkan mundur,” ujarnya.

Baca Juga  SMKN 1 Siantar Bagikan Rapor Penilaian Akhir Semester Serta Umumkan Nama Peserta Didik Yang Berprestasi

Apalagi saat peringatan dies natalis Unhas yang ke-64, Bupati Wajo sampai meminta akademisi Unhas untuk melakukan riset terhadap ikan sapu-sapu, agar dapat memberikan manfaat kepada nelayan di Danau Tempe.

“Saya menganggap permintaan pak Bupati kepada sejumlah akademisi untuk melakukan riset terhadap ikan sapu-sapu, merupakan suatu tanda hilangnya kepercayaan Bupati Wajo terhadap Pak Kadis. Sudah tiga tahun lebih kepala Diskan tidak bisa berkontribusi maksimal. Inilah salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) harus dievaluasi,” tegasnya.

Sebelumnya, Bupati Wajo, Amran Mahmud berharap kepada akademisi Unhas agar melakukan riset manfaat ikan sapu-sapu. Hal tersebut disampaikan saat Amran Mahmud memberi sambutan dalam dies natalis Unhas ke- 64 di ruangan pola kantor Bupati Wajo, beberapa waktu lalu.

Baca Juga  Ini Milisi Filipina yang Bantu RI Bebaskan Sandera dari Abu Sayyaf

“Tentunya sejumlah akademisi yang berada di Unhas dapat melakukan riset terkait manfaat ikan sapu-sapu, sebab sejauh ini nelayan di Danau Tempe menganggap ikan tersebut hanya menjadi hama bagi spesies ikan asli Danau Tempe,” ujarnya.

Olehnya itu ia berharap, akademisi mampu memberikan solusi kepada nelayan Danau Tempe, agar ikan sapu-sapu dapat dimanfaatkan dan bernilai ekonomis bagi nelayan.

“Kalau tidak dikelola dengan baik ikan sapu-sapu akan membawa dampak buruk hilangnya spesies endemik akibat dimangsa dan kalah bersaing oleh ikan sapu-sapu,” tandasnya.
(SN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolda Kalbar Resmikan Gedung Baru Polres Kapuas Hulu

Berita

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Bupati Harap Kerjasama IPB dan Pemkab Tapsel Terus Terjalin

Berita

Kantor Pos Padang Tahan Penyebaran Tabloid Indonesia Barokah

Berita

Direktur,Muhammad Taufik Tetap Berinovasi Mengembangkan PDAM Tirta Galaherang Mempawah

Berita

orangtua murid di Kalbar tonjok guru hingga masuk RS

Berita

Bupati Tapsel Hadiri Pengajian Akbar BMKT Marsada Desa Sampean

Berita

Bupati Nikson Nababan Berbuka Puasa bersama Alim Ulama, Tim Safari Ramadhan 1433 H dan Perwakilan Umat Muslim

Berita

Hasrul Azis Sikumbang Raih Juara l Lomba Menembak Master Player 2021