Samosir – Kompas Nasional | Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga menggelar festival ulos dengang mengusung Tema “Torsani Sibolang” yang berlangsung selama tiga hari pada tanggal 15 s/d 17 Oktober 2020 di Open Stage Pangururan dan gedung Balai Serafhim Pangururan, Kamis (15/10).
Adapun ajang yang diperlombakan untuk festival ulos antara lain fashion show busana ulos yang diiukuti oleh peserta dari tingkat TK/PAUD sampai dengan SMA dan penilaian lomba bertenun Ulos Sibolang dan Stola Bintang Maratur yang bertujuan untuk mengembangkan dan pelestarian kekayaan budaya lokal khususnya ulos sebagai warisan Budaya Batak dalam kemajuan kebudayaan Indonesia.
Dalam sambutannya Pjs Bupati Samosir Lasro Marbun menyampaikan selamat dan sukses atas terselenggaranya festival ulos, “Ulos merupakan ciri khas Suku Batak yang perlu kita jaga, pelihara dan dikembangkan, Ulos merupakan peninggalan berharga yang harus kita lestarikan kepada generasi penerus agar tidak tertindas oleh kemajuan jaman yang akan datang.” Sebut Pjs Bupati.
Dengan Festival Ulos ini diharapkan dapat menumbuh kembangkan rasa bangga memakai busana ulos bagi generasi muda sebagai Suku Batak, dengan semakin berkembangnya budaya ulos batak diharapkan dapat menambah daya tarik wisatawan untuk berkunjung di Samosir. (rel/mangapul sinaga)






