Home / Berita

Kamis, 2 Juni 2022 - 17:13 WIB

Dongkrak PAD Kota Pontianak Lewat Intensifikasi dan Ekstensifikasi Pajak Daerah

Viewer: 368
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 48 Detik

Wali Kota Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2021

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL.Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus berupaya mendongkrak Pendapatan daerah.

Untuk meneggenjotnya, dilakukan intensifikasi dan eksetensifikasi pajak daerah atau Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ekstensifikasi pajak dilakukan dengan target peningkatan jumlah wajib pajak, sedangkan intensifikasi pajak dilakukan dengan target penerimaan pajak dari data wajib pajak yang sudah terdata atau terdaftar.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengungkapkan, dalam penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Pontianak tahun 2021, secara detil pihaknya menyampaikan terkait capaian pendapatan-pendapatan daerah.

Pendapatan daerah tersebut ada yang memenuhi target hingga di atas 100 persen, namun ada pula targetnya yang belum tercapai.

Upaya yang dilakukan dalam menggenjot pendapatan daerah adalah melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah.

Baca Juga  Polsek Mentebah Bagikan Paket Sembako ke Masyarakat Yang Terdampak Kenaikan BBM.

“Ada beberapa target yang belum tercapai diantaranya pajak hiburan, sarang burung walet, retribusi parkir.

Sementara jenis pajak seperti BPHTB melebih target,” ujarnya usai menyampaikan pidato pengantar Wali Kota dalam penyampaian Raperda tentang pertanggungjawaban dan pelaksanaan APBD Kota Pontianak tahun anggaran 2021 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Pontoanak, Kamis (2/6/2022).

Dari hasil pemeriksaan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Pontianak tahun 2021, tercatat hasil yang diperoleh adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Predikat WTP itu disandang Kota Pontianak selama 11 tahun berturut-turut. Dia juga meminta seluruh ASN bekerja secara profesional dengan berbasis manfaat dalam melaksanakan pekerjaan.

“Artinya efisiensi pemanfaatan yang harus kita utamakan,” ungkap Edi.

Baca Juga  Niat Mengantarkan Penumpang Driver Ojol Dihipnotis Penumpangnya

Dalam pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Pontianak tahun anggaran 2021 yang disampaikan Wali Kota, dari sisi PAD ditargetkan sebesar Rp517,34 miliar, sedangkan realisasinya sebesar Rp413,40 miliar atau 79,91 persen.

Secara rinci realisasi PAD adalah Pajak Daerah ditargetkan sebesar Rp358,50 miliar, realisasinya Rp273,92 miliar atau 76,41 persen.

Retribusi Daerah ditargetkan Rp44,05 miliar, realisasinya sebesar Rp36,78 miliar atau 83,50 persen. Kemudian, lain-lain PAD yang sah ditargetkan sebesar Rp100,60 miliar, dengan realisasinya Rp88,52 miliar atau 87,99 persen.

Selanjutnya, Bagi Hasil Pajak ditargetkan sebesar Rp36,76 miliar, realisasinya Rp56,54 miliar atau 153,81 persen.

Sedangkan Bagi Hasil Bukan Pajak ditargetkan Rp13,25 miliar, realisasinya sebesar Rp27,01 miliar atau 203,74 persen.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Komandan Kodim Sambas Bersama Forkopimda Tinjau Vaksinasi Di Kecamatan Pemangkat

Berita

Lindungi Personel, Para Prajurit Kodam XII/Tpr Mulai Terima Vaksin Covid-19*

Berita

Kapolres Tapsel Pimpin Apel Bakti Sosial Serentak Rangka HUT RI Ke-75

Berita

APMS Terapung di Semitau Kapuas Hulu Terbakar

Berita

Bupati iya apa grand design pembangunan kependudukanLaunching GDPK Tapsel Tahun 2020 – 2045

Berita

Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Kembali Amankan Narkoba Jenis Sabu-Sabu Di Perbatasan.

Berita

Peringati Hari Jadi Kodam ke-63, Pangdam XII/Tpr Pimpin Bhaksos Dengan Bersepeda*

Berita

Gelar Acara Syukuran Kapolres Melawi Membuat Masyarakat Semakin Mencinta Polri *