Home / Arsip / Arsip 2016 / Kesehatan

Sabtu, 2 Juli 2016 - 13:48 WIB

Diskes Taput Cari Vaksin Palsu di Klinik dan Apotek

Viewer: 716
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 21 Detik

kompasnasional.com

Taput – Tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut), melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah apotek dan praktik dokter di Kota Tarutung dan sekitarnya. Sidak ini untuk mencari kemungkinan peredaran vaksin palsu hingga wilayah Taput.

Sidak ini dipimpin langsung oleh Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes Taput, Risma Panjaitan, bersama Kaseksi Kefarmasian dan Alat Kesehatan POM, Andi Lumbantobing, serta Kaseksi P2P, Arisonang Hutagalung.

Pertama, tim menyambangi klinik Sasmito. Lalu, bergerak ke Apotek Kurnia Farma, Apotek Marpahala dan Klinik Santa Lusia untuk melihat ketersediaan dan meneliti vaksin guna mengantisipasi beredarnya vaksin palsu.

“Dalam sidak yang telah kita lakukan ini untuk sementara tidak ditemukan vaksin palsu. Namun, meski tidak ada ditemukan, saya menekankan agar para apoteker dapat membedakannya dengan cara melihat kemasan. Jika dikemasan ada huruf dan tulisan kabur atau tidak terang bisa mengarah ke vaksin palsu, kalau vaksin asli terang tulisannya,” jelas Risma.

Dinkes Taput juga memberikan sosialisasi kepada klinik dan apotek untuk mewaspadai peredaran vaksin palsu, karena dikhawatirkan vaksin palsu lebih mudah masuk ke klinik atau praktek dokter dan apotek.

“Masyarakat juga diharapkan tidak perlu cemas, jika menginginkan vaksin untuk anak, langsung saja ke posyandu atau ke puskesmas, karena vaksin di sini telah dijamin keasliannya oleh pemerintah,” ujar Risma Panjaitan.

Sementara itu, Kaseksi P2P Arisonang Hutagalung mengatakan, seluruh vaksin yang masuk dan digunakan pada pekan imunisasi di puskesmas dan posyandu selama ini, berasal dari Dinkes Taput yang dipasok oleh Dinkes Provinsi Sumut.

“Jadi, kami menjamin tingkat keaslian vaksin dari Dinkes ini,” imbuh Arisonang Hutagalung.

Usai sidak, beberapa sampel vaksin dibawa oleh tim Dinkes Taput untuk diteliti lebih lanjut di laboratorium guna menjamin keaslian vaksin tersebut.(kn-msc)

Baca Juga  Mulai 1 Juli, Telat Bayar Iuran Langsung Nonaktif dari Peserta BPJS Kesehatan
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Internasional

Sekolah Kembali Dibuka, Ratusan Murid Positif Terinfeksi Corona

Arsip

Meski Ekonomi Lemah, Belanja Iklan Justru Cetak Rekor Rp 24,2 T

Arsip

Mendag Tinjau Rencana Lokasi Natal Nasional dan Pasar Tradisional

Arsip

Benda Jatuh Di Sumenep Sampah Antariksa Milik Amerika

Arsip

Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp 605.000 Per Gram

Arsip

Video Petugas Tol Wanita Ditampar dan Ditendang Pengendara di Loket

Arsip

Perusahaan Pialang Berjangka Diduga Tipu Nasabah

Arsip

Robot Tenaga Surya Buatan Unikom Bandung Ini Juara di Amerika