JEJAK NASIONAL, SAMOSIR – Proyek pembangunan pariwisata senilai Rp 5,2 miliar di Kabupaten Samosir menjadi sorotan publik setelah diduga sebagai praktik politik uang menjelang pilkada yang semakin dekat. Alih-alih melalui proses lelang yang terbuka dan transparan, proyek ini diduga dipotong-potong menjadi puluhan paket kecil dan didistribusikan kepada desa-desa melalui program Bunga Desa.
Proyek senilai Rp 5,2 miliar tersebut seharusnya dilelang secara terbuka untuk mendapatkan kontraktor yang kompeten dan akuntabel. Namun, pemerintah kabupaten Samosir melalui dinas pariwisata memilih untuk memecah proyek menjadi 52 paket dengan nilai di bawah Rp 200 juta.
Paket-paket kecil tersebut kemudian didistribusikan kepada desa-desa yang dikunjungi oleh Bupati dalam program Bunga Desa. Hal ini menimbulkan kecurigaan bahwa proyek tersebut digunakan sebagai alat pendekatan kepada kepala desa untuk mendapatkan dukungan politik di pilkada yang akan datang.
Praktik pemecahan proyek ini tidak hanya berpotensi merugikan negara karena peluang terjadinya praktik korupsi dan kolusi yang meningkat, tetapi juga mengancam kualitas pekerjaan karena proses seleksi kontraktor yang tidak transparan dan tidak kompetitif.
Aktivis dan organisasi masyarakat sipil di Samosir. Mengatakan, bahwa masyarakat berhak mengetahui bagaimana anggaran negara digunakan dan menuntut pemerintah kabupaten Samosir untuk memberikan klarifikasi terkait proyek Bunga Desa serta membuka seluruh informasi terkait proyek tersebut kepada publik ,”Urainya.
Kasus ini menunjukkan dampak negatif politik uang dan korupsi terhadap pembangunan daerah. Oleh karena itu, partisipasi aktif dari masyarakat dan semua pihak terkait diperlukan untuk mencegah praktik-praktik tersebut dan memastikan pembangunan di Samosir dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” Katanya.
Sementara itu, Rinsan Situmorang, kades Hutaginjang kecamatan simanindo, mengatakan, bahwa kegiatan proyek gazebo di desa nya adalah hasil dari sosialisasi Bunga desa, “3 Unit Gazebo yang di kerjakan oleh Dinas pariwisata tahun 2023 lalu, ini adalah janji bupati samosir pada saat di desa saya Bunga Desa digelar ,” Katanya.
Di sisi lain, Donator, Kepala Desa tanjungan Kecamatan simanindo, mengatakan, bahwa pekerjaan proyek yang dari dinas pariwisata adalah berupa rabat beton, itu proyek di kerjakan langsung oleh penyedia dinas pariwisata,” Singkatnya.
Reporter: Candro Situmorang








