Home / Berita

Senin, 18 Maret 2024 - 19:01 WIB

Diduga Politik Uang Pilkada, Proyek Pariwisata Samosir Rp 5,2 Miliar Dibungkus Bunga Desa

Viewer: 393
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 39 Detik

JEJAK NASIONAL, SAMOSIR – Proyek pembangunan pariwisata senilai Rp 5,2 miliar di Kabupaten Samosir menjadi sorotan publik setelah diduga sebagai praktik politik uang menjelang pilkada yang semakin dekat. Alih-alih melalui proses lelang yang terbuka dan transparan, proyek ini diduga dipotong-potong menjadi puluhan paket kecil dan didistribusikan kepada desa-desa melalui program Bunga Desa.

Proyek senilai Rp 5,2 miliar tersebut seharusnya dilelang secara terbuka untuk mendapatkan kontraktor yang kompeten dan akuntabel. Namun, pemerintah kabupaten Samosir melalui dinas pariwisata memilih untuk memecah proyek menjadi 52 paket dengan nilai di bawah Rp 200 juta.

Paket-paket kecil tersebut kemudian didistribusikan kepada desa-desa yang dikunjungi oleh Bupati dalam program Bunga Desa. Hal ini menimbulkan kecurigaan bahwa proyek tersebut digunakan sebagai alat pendekatan kepada kepala desa untuk mendapatkan dukungan politik di pilkada yang akan datang.

Baca Juga  Wali Kota Sidempuan Terima Audiensi Dinas Pertanian Pemkab Toba

Praktik pemecahan proyek ini tidak hanya berpotensi merugikan negara karena peluang terjadinya praktik korupsi dan kolusi yang meningkat, tetapi juga mengancam kualitas pekerjaan karena proses seleksi kontraktor yang tidak transparan dan tidak kompetitif.

Aktivis dan organisasi masyarakat sipil di Samosir. Mengatakan, bahwa masyarakat berhak mengetahui bagaimana anggaran negara digunakan dan menuntut pemerintah kabupaten Samosir untuk memberikan klarifikasi terkait proyek Bunga Desa serta membuka seluruh informasi terkait proyek tersebut kepada publik ,”Urainya.

Kasus ini menunjukkan dampak negatif politik uang dan korupsi terhadap pembangunan daerah. Oleh karena itu, partisipasi aktif dari masyarakat dan semua pihak terkait diperlukan untuk mencegah praktik-praktik tersebut dan memastikan pembangunan di Samosir dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” Katanya.

Baca Juga  Desa Temuyuk Sulap Bekas Tambang Emas Jadi Wisata Kolam Renang

Sementara itu, Rinsan Situmorang, kades Hutaginjang kecamatan simanindo, mengatakan, bahwa kegiatan proyek gazebo di desa nya adalah hasil dari sosialisasi Bunga desa, “3 Unit Gazebo yang di kerjakan oleh Dinas pariwisata tahun 2023 lalu, ini adalah janji bupati samosir pada saat  di desa saya Bunga Desa digelar ,” Katanya.

Di sisi lain, Donator, Kepala Desa tanjungan Kecamatan simanindo, mengatakan, bahwa pekerjaan proyek yang dari dinas pariwisata adalah berupa rabat beton, itu proyek di kerjakan langsung oleh penyedia dinas pariwisata,” Singkatnya.

Reporter: Candro Situmorang

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

KAPOLRES TOBA APRESIASI HPN 2021 SEBAGAI AKSELERATOR PERUBAHAN

Berita

Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty Patroli Bersama Dengan Karantina Pertanian Entikong

Berita

Geluti Profesi Sebagai Tukang Sapu Jalanan, Hani Rahayu Sosok Perempuan Yang Tangguh

Berita

Bupati Kapuas Hulu sampaikan Pidato Pendapat Akhir Tentang 2 Raperda

Berita

Kasek  SMK N 1 Simanindo Perri Sagala, Rencanakan  Peluncuran Kue Anggir Tahun 2024 ini

Berita

Rakor Yang Dilaksanakan Sangat Penting Guna Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19 Di Tapsel

Berita

Orang Nomor Satu Dikota Pontianak Sembari Bersepeda Lebaran Ke Rumah Samsul

Berita

Dinas Perikanan Fasilitasi Sosialisasi Perizinan Pemanfaatan Jenis Ikan Arwana Yang Dilaksanakan Oleh BPSPL Pontianak