JEJAK NASIONAL, MEDAN – Dewan Eksekutif Mahasiswa Sumatera Utara (DEMA SU) menggelar aksi unjuk rasa di depan MAPOLDA SUMUT pada Selasa. Mereka menuntut Kapolda Sumut segera menangkap terduga pelaku mafia judi di wilayah hukum Polres Samosir, yang marak di setiap kecamatan di Kabupaten Samosir.
Aksi tersebut digelar untuk mengungkapkan keprihatinan atas lemahnya penegakan hukum terkait perjudian di Samosir. Mahdayan, ketua DEMA SU, dalam orasinya mendesak Kapolda Sumut agar turun langsung ke Samosir dan mencopot Kapolres Samosir yang dinilai lemah dalam memberantas perjudian.
“Di setiap kecamatan di Samosir masih banyak praktik perjudian yang seolah-olah mendapat perlindungan hukum. Padahal, negara kita adalah negara hukum yang seharusnya menjunjung tinggi aturan dan hukum,” ujar Mahdayan.
Setelah satu jam berorasi, massa aksi DEMA SU ditemui oleh D. Sinaga, perwakilan Dirkrimum Polda Sumut, yang menyatakan akan menindaklanjuti tuntutan mereka terhadap maraknya perjudian di Kabupaten Samosir.
Di sisi lain, Kasat Intel Polres Samosir, Iptu Liber Marpaung, belum memberikan tanggapan ketika diminta konfirmasi oleh wartawan.
Mahdayan menegaskan bahwa DEMA SU akan terus melakukan aksi unjuk rasa di depan MAPOLDA SUMUT dengan massa yang lebih besar jika para mafia judi di setiap kecamatan di Samosir belum ditangkap.
“Kami akan terus lakukan aksi dengan massa yang lebih banyak jika tuntutan kami tidak dipenuhi,” tutup Mahdayan.
Reporter: Candro Situmorang/JJN





