Home / Daerah

Selasa, 19 Juli 2022 - 18:42 WIB

Danrem 121/Abw Hadiri undangan Sebagai Nara Sumber Simposium Kebangsaan Penguatan 4 Pilar Kebangsaan Untuk Mahasiswa IAIN Pontianak

Viewer: 311
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 27 Detik

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL.Com-Danrem 121/Abw Brigjen TNI Pribadi Jatmiko menghadiri salah satu kampus yang berada Kota Pontianak yaitu Kampus IAIN Pontianak yang berada di Jalan. Wr Supratman, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat., Selasa,(19/07/2022)

Acara ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan bagi mahasiswa IAIN Pontianak tentang sejarah dan kebangsaan supaya menjadi andalan-andalan pemimpin bangsa di kemudian kelak.

Simposium kebangsaan penguatan 4 pilar adalah
keefektifan kegiatan kebhinnekaan, refleksi, inspirasi, perjuangan dan konstribusi sosial dalam mencapai tujuan pembelajaran Sejarah Nusantara, yang mana sangat penting bagi generasi-generasi muda seperti mahasiswaahasiswi wajib untuk memperkuat pengetahuan akan sejarah serta perjuangan-perjuangan sejak tempo dulu hingga sekarang.

Dalam kesempatan ini Komandan Korem 121/Abw Brigjen TNI Pribadi Jatmiko mengatakan dalam paparan nya., “Ada 17 ribu lebih pulau, 700 lebih suku bahasa lokal dan 5 Agama yang ada di Indonesia, Artinya Indonesia adalah sangat kaya raya. Sangat subur, kaya raya dengan sumber alam, kaya raya dengan Adat Istiadat serta kaya raya dengan Adat dan budaya.

Baca Juga  Kabupaten Kampar Pecahkan Rekor MURI Ambulance Terbanyak Se- Indonesia

Itu semua terhimpun menjadi satu yaitu Bhineka Tunggal Ika

Lanjut beliau, Bahkan Presiden Pertama Indonesia Ir. Soekarno sangat mewanti-wanti kepada kita bahwa kekayaan Kita akan membuat iri pada Negara-negara lain. Maka beliau juga pernah berkata jangan sekali-kali melupakan sejarah atau dengan kata lain (JAS MERAH). Kmudian Presiden Joko Widodo juga sudah menyampaikan bahwa kita memang kaya dengan sumber daya alam. Tetapi kalau kita tidak bisa mengelola dengan baik justru akan menjadi petaka buat kita.

Perlawanan kepada penjajah sudah ada dari zaman dulu sejak 300 tahun yang lalu semua nya gagal, kekalahan-kekalahan ini biasa nya terjadi dengan faktor pengkhianatan dari dalam. Kalau kita baca dari sejarah pangeran di ponegoro kemudian imam Bonjol dan sebagai nya rata-rata karna ada pengkhianatan dari dalam

Dari situ lah terwujud tekad untuk berjuang dan bersatu supaya bisa merebut kemerdekaan dengan semboyan “BERJUANG ATAU MATI” percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri. Setelah itu dari tahun 1028 hanya butuh 17 tahun saja untuk meraih kemerdekaan pada 17-08-1945 serta berhasil mengusir para penjajah di Bumi Pertiwi

Baca Juga  Selama Arus Mudik, PT KAI Tambah 203 Personil Keamanan

Dari semua sejarah yang ada pada Negri ini pasti akan selalu terlibat para pemuda bahkan Bung Karno Presiden pertama kita juga pernah berkata “Beri Aku 10 Pemuda Pkan Aku Goncangkan Dunia” karna generasi muda ini sangat berperan penting bagi kesatuan dan persatuan bangsa yang berahi eka tunggal Ika ini

Harapan beliau semoga apa yang saya sampaikan kepada kalian semua (mahasiswa/mahasiswi) akan menjadi motivasi kedepan nya serta menjadikan tekad yang kuat, mengatur negara ini dan sebagai calon-calon pemimpin, Karna kami akan percaya pada kalian di masa yang akan datang. Tegas beliau

Acara pun di tutup dengan memberikan plakad kepada Rektor IAIN yang di wakili oleh dekan febi iain pontianak

Turut hadir
-Dr. Drs. Adrianus Asia Sidot, M.Si.
Fraksi partai. Golkar dapil Kalbar 2

Dr. H Syarif, S.Ag., MA.
Rektor IAIN Pontianak
Di wakili oleh
-Dr. Cucu, S.Ag., M.Ag
Dekan Febi IAIN Pontianak.

Hasnan Sutanto/Totom

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Asahan

Rakerkab KONI Asahan 2021 Menuju Prestasi Atlit Untuk PON 2024

Daerah

Prajurit Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/GTY Mengikuti Kegiatan Sunatan dan Pembagian Al-Quran di Wilayah Perbatasan

Berita

JELANG PILKADA, BUPATI ASIP AJAK WARGA JAGA KEHARMONISAN.

Daerah

KODIM 0313/KPR TERIMA KUNKER TIM WASLAKGIAT PERMILDAS KODIKLATAD

Berita

Masyarakat Mengeluh Gara-Gara Jaringan Telkomsel Sering Rusak,Aktivis Agara Unjuk Rasa di DPRK Aceh Tenggara

Daerah

Wako Edi Kamtono : Waspada Penipuan Fintech, Pentingnya Edukasi Inklusi Keuangan Bagi Mahasiswa

Daerah

Komunitas Avanza Xenia Club Indonesia (AXCI) Riau Kunjungi Wisata Pemandian Sungai Hijau Tiga

Daerah

Kembali Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/GTY Terima Senjata Api Rakitan dari Warga Perbatasan