Home / Berita

Kamis, 6 Mei 2021 - 16:47 WIB

Dampak Larangan Mudik Lebaran 2021, Bus PT Intra Sentosa Masuk Kandang “Ratusan Awak Bus Menjerit”

Viewer: 1017
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 1 Detik

Kompas Nasional l SIANTAR –  Sesuai surat ederan dari kepala satgas penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang peniadaan mudik hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijiriah, terhitung dari  tanggal 6 sampai 17 Mei 2021 dilarang melakukan kegiatan mudik lebaran.

Melalui surat edaran itu, pemerintah dengan tegas melarang kegiatan mudik lebaran guna melindungi masyarakat dari penularan Covid-19. Larangan ini diberlakukan untuk moda transportasi darat, laut dan udara.

Dampak diberlakukannya larangan mudik lebaran Idul Fitri Tahun 2021, bus PT. Intra Sentosa masuk kandang dan tidak beropersai sama sekali selama 12 hari terhitung dari tanggal 6 sampai 17 Mei 2021,  akibatnya ratusan awak bus menjerit karena tidak bekerja dan tidak bisa lagi menafkahi keluarganya.

Saat awak media menyambangi kantor loket bus PT. Intra Sentosa Kamis, (6/5/21) Sekitar Jam 10.30 WIB di jalan Sisingamangaraja, Sukadame, Parluasan, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar terlihat lengang, sepi tidak ada kegiatan samasekali seperti pada hari-hari sebelumnya.

Baca Juga  Ketua Dekranasda Tapanuli Utara Harapkan DPC Tiara Kusuma Mampu Tingkatkan Pelayanan serta Turut Dukung Pariwisata.

Awak media pun mencoba konfirmasi langsung kepada salah seorang petugas yang ada di kantor loket bus Intra  terkait dengan ditutupnya kantor loket tersebut

Dalam keterangannya Hendriben Situmorang sebagai kordinator lapangan  bus  PT. Intra Sentosa  mengatakan, Melalui surat edaran dari pemerintah, Bus INTRA tidak ada yang beroperasi dan Bus semuanya masuk kandang atau masuk pool.

Dengan adanya pelarangan beroperasi Bus ini, kita sangat keberatan tetapi karena ini atas anjuran  dari pemerintah melalui Direksi perusahaan  harus kita patuhi dan wajib kiita taati. Kata Henriben Situmorang.

Dengan rawut wajah yang sedih,  Henriben menyampaikan kepada pemerintah agar memberikan konpensasi berbentuk bantuan kepada karyawan terutama kepada para sopir dan kondektur  karena mereka sudah tidak bekerja lagi.

Baca Juga  Diduga Alami Gangguan Jiwa, Budianto Situmorang Bantai Dan Penggal Kepala Ayahnya

“Selama 12 hari para sopir dan kondektur serta seluruh kariawan PT. Intra Sentosa setop tidak ada bekerja padahal inilah moment yang sangat ditungguh-tungguh oleh seluruh awak bus dimana pada waktu mudik lebaran penumpang banyak dan penghasilan pun lumayan, sekarang pupus sudah harapan kami” Ujar Henriben dengan nada sedih.

Masih kata Henriben, Pemerintah hanya memberikan surat edaran (SE) dilarang beroperasi tanpa solusi, sementara para sopir ingin menafkahi keluarganya dirumah; sekali lagi kami meminta kepada pemerintah agar memperhatikan nasib para awak bus.

Dia juga berharap, supaya pelarangan penghentian operasi dipercepat, artinya supaya keluarga supir beserta karyawan lainnya bisa bekerja dan menafkahi keluarganya. Tutupnya 

Ditempat terpisah terlihat puluhan bus PT. INTRA berada di kandang seperti yang ada di pool jalan lintas Parapat simpang dua dan pool yang ada di tanjungpinggir.

Toni Tambunan

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
100 %
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Agincourt Resources dan Masyarakat Lepas 15.000 Bibit Ikan Endemik Lokal di Lubuk Larangan Sungai Batuhoring
Foto Gubernur Sumut Edi Rahmayadi

Berita

Respons Gubsu soal Viral PNS Diduga Main Judi di Gedung DPRD Sumut

Berita

Tingkatkan Kebersamaan, Pangdam XII/Tpr dan Forkopimda Laksanakan Gowes Sinergi*

Berita

Polisi Minta Warga Lapor Jukir Liar Paksa Minta Bayaran: Masuk Ranah Pidana

Berita

Kapolres Samosir Pimpin Ziarah dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan 

Berita

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/Gty Menerima Kunjungan Kerja Tim Pengumpul Data Staf Ahli Panglima TNI Bidang Hubungan Internasional di Makotis Entikong

Berita

Jalin Kerja Sama Pangdam XII/Tpr Terima Kunjungan Rektor UNU Kalbar

Berita

Naik Heli, Kapolri Cek Alur Lahar Erupsi Semeru dari Udara