Kompasnasional | Sejak pandemi Corona merebak, aktivitas mingguan car free day sudah tak lagi digelar. Pasalnya dikhawatirkan massa akan berkerumun pada kesempatan itu dan meningkatkan peluang penularan virus Corona.
Namun memasuki fase transisi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang menuju era new normal, DKI Jakarta akhirnya kembali merestui aktivitas itu digelar. Namun ada beberapa protokol kesehatan ketat yang diterapkan.
Disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, pembukaan kembali CFD hanya untuk olahraga saja, aktivitas lain seperti berdagang dilarang. Masyarakat yang berolahraga di CFD pun harus tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan virus Corona.
“Bahwa hari Minggu sudah ada HBKB (Hari Bebas Kendaraan Bermotor / car free day), tetapi pedagang kaki lima tidak diperbolehkan,” kata Syafrin di kawasan Sudirman, Jakarta Timur, Kamis (18/6). “Sementara HBKB untuk berolahraga dengan menerapkan prinsip protokol kesehatan.”
Namun Syafrin menegaskan CFD yang dimulai besok Minggu masih bersifat uji coba dan akan dievaluasi. “Jadi HBKB akan diaktifasi hari Minggu besok, tentu ini jadi uji coba di masa transisi dan kita akan lakukan evaluasi.
Beberapa protokol kesehatan jelas wajib diterapkan seperti physical distancing dan menjaga kebersihan diri. Namun yang terpenting lagi adalah masyarakat yang merasa tidak sehat diimbau untuk tidak berolahraga di CFD.
“Kami mengimbau kepada warga tidak sehat, merasa demam merasa flu untuk tidak keluar dan melaksanakan aktivitas olahraga di HBKB,” tegas Syafrin. “Sehingga semuanya bisa terus menjaga tidak terjadi penyebaran COVID-19.”
Di sisi lain, Jakarta memang terus mengalami penyesuaian menyusul diberlakukannya fase PSBB transisi. Seperti dengan mengaktifkan kembali CFD sampai membuka pusat-pusat perbelanjaan serta transportasi umum.
Muncul kekhawatiran bahwa pemberlakuan fase transisi ini menyebabkan jumlah kasus positif COVID-19 di Jakarta meningkat. Namun baru-baru ini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mensinyalkan pihaknya tak akan memberlakukan kembali PSBB karena laju penularan Corona di Ibu Kota diklaim sudah menurun.(Wk/Red)








