Home / Berita

Rabu, 21 April 2021 - 18:16 WIB

Bupati Tapsel Langsung Tinjau Ke Kolam Dimana Ribuan Ekor Ikan Lele Mati

Viewer: 542
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 6 Detik

Tapsel, Kompas Nasional – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H Dolly Pasaribu, SPT.MM, bersama Dinas Perikanan Tapsel, meninjau kolam di peternakan Kelompok “Mina Lele” yang diketuai, Hermanto Sianturi, di Kel Panabari Hutatonga, Kec Tano Tombangan (Tantom) Angkola. Peninjauan itu dilakukan setelah adanya kabar ribuan ekor ikan lele mati di kolam milik kelompok tersebut, Selasa, (20/4/2021).

“Dari hasil pantauan lapangan dan diskusi bersama Plt Kadis Perikanan bahwa ribuan ekor lele mati karena tidak mampu menyesuaikan dengan cuaca yang berubah. Cuaca terlalu ekstrem panas dan ekstrem dingin,” Ungkap Bupati.

Sebelumnya, ketika mendengar kabar kematian ribuan ekor ikan lele milik kelompok itu, pada Sabtu (17/4) lalu, Bupati langsung menghubungi Plt Kadis Perikanan maupun Kadis Pertanian Tapsel, guna mengecek kondisinya. Sebab, Bupati mengaku kuatir, jika lahan peternakan ikan lele yang mati itu tidak diperlakukan secara serius, maka akan berdampak pada ternak masyarakat yang lain.

Baca Juga  Jembatan Gantung Penghubung 2 Dusun di Desa Menunuk Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi Ambruk

“Karena kalau dibuang air bekas kolam lele yang mati itu, terus ditampung oleh masyarakat lain, dikuatirkan bisa menimbulkan penyakit yang kurang lebih sama. Itulah efeknya,” Ujarnya.

Diterangkannya, akibat perubahan suhu secara drastis, bisa menyebabkan tingkat keasaman dan kebasaan air jadi tinggi yang berujung pada kematian ikan. Untuk itu, Pemkab Tapsel melalui petugas lapangan mengimbau para kelompok tani supaya memperhatikan jumlah ikan, agar tidak terlalu padat dalam satu bentangan kolam. 

Kita juga mengimbau petani untuk meletakkan plastik atau jaring atau terpal dengan tujuan menjaga suhu air agar tidak terlalu drastis perubahannya. Terhadap kelompok tani yang rugi akibat ribuan ekor ikan lelenya mati,

Dijelaskannya, bahwa Pemkab Tapsel mendorong agar segera mengklaim asuransi untuk dipenuhi persyaratannya. Pemkab Tapsel juga akan berperan aktif mencari pendanaan atau program dari pemerintah atasan guna memberi semangat kepada kelompok tani.

“Kami berharap, ke depannya bisa mencari sumber pendanaan dari pemerintah atasan, agar masyarakat bisa lebih awas dan bijaksana terhadap perubahan cuaca,” Harapnya.

Baca Juga  Lonjakan Kasus dan Kematian Covid-19 di Tengah Kasus Omicron XBB

Senada diungkapkan Kabid Produksi Dinas Perikanan Tapsel, Mansyardin ,SP hampir 70% ikan mati di kolam milik kelompok peternak lele itu akibat suhu yang sangat ekstrem. Akibat suhu dan cuaca yang berubah-ubah, imun ikan lele menjadi menurun sehingga menimbulkan bakteri yang terlalu cepat berkembang pada ikan.

“Untuk itu, kita (Dinas Perikanan Tapsel) menyuruh kepada kelompok peternak lele agar menyiram kolam dengan air garam yang tidak beryodium yaitu garam ikan namanya. Jadi kita aduk dalam ember dulu garamnya, baru kita tabur ke kolam. Itu untuk menetralkan suhu air juga,” Ujarnya seraya menyebut bahwa, pihaknya akan mempelajari lebih lanjut terkait fenomena itu. 

Turut mendampingi Bupati, Plt Kadis Perikanan, Sofyan Adil Siregar dan Kadis Pertanian Tapsel, Bismark Maratua serta Pejabat lainnya. (K Ikhfan)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Upacara Hari Ulang Tahun Ke-77 TNI AL Tahun 2022 di Pimpin Danlantamal XII Laksma TNI Suharto 

Berita

Bakal Cawapres AS Tammy Duckworth Ternyata Mantan Anak Jakarta, Habiskan Masa SMP-SMA di Indonesia

Berita

Kapolsek Semitau Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Sedung Pancasila Semitau

Berita

Bupati Kapuas Hulu Sampaikan Nota Keuangan Rancangan Perda APBDP 2021

Berita

Antisipasi Penyebaran Covid – 19, Forkopimcam Jawai Laksanakan Patroli Tempat Kerumunan.

Asahan

Ramadhan Berbagi, Ringankan Beban Surya, BAPERA Asahan Beri Bantuan

Berita

Dapatkan Kekebalan yang Optimal, Pangdam XII/TPR Terima Vaksinasi Dosis Kedua*

Berita

World Cleanup Day: Tapsel Bersih, Manfaatkan Sampah Dan Limbah Bernilai Ekonomis