Kapuas Hulu Kalbar KOMPAS NASIONAL.Com – Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan Memimpin Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Kapuas Hulu di ruang rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Hulu.
(24/10/2022)
Dalam Pleno tersebut ada tiga program prioritas yang akan dijalankan TPAKD Kapuas Hulu, pertama program QRIS untuk pembayaran pajak daerah, kedua program satu rekening satu pelajar, ketiga kredit melawan rentenir.
Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan mengatakan TPAKD dibentuk untuk percepatan akses keuangan daerah, program kerja TPAKD juga tetapkan.
“Adapun program kerja kita adalah sebagai berikut, optimalisasi QRIS untuk PAD, satu rekening satu pelajar dan layanan kredit untuk melawan rentenir, hari ini kita tetapkan langkah -langkah untuk program kerja ini”, ujarnya.
Sementara itu Kepala Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kapuas Hulu, Agus Stormandi mengatakan QRIS adalah aplikasi pembayaran digital yang dirilis oleh Bank Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2019.
“Ini sangat membantu wajib pajak dalam membayar pajaknya, transaksi lewat aplikasi ini juga bebas biaya”, ujar Agus.
Kalau di Kapuas Hulu kata Agus, Bank Kalbar dengan PEMDA lewat BAPENDA sudah bekerja sama untuk penetapan QRIS, pada 19 September 2022 lalu sudah dilakukan launching metode pembayaran QRIS.
Pada kesempatan yang sama Kadis Dikbud Kapuas Hulu, Petrus Kusnadi menjelaskan untuk program sikejar (satu rekening satu pelajar) pihaknya sudah memeriksa data pokok pendidikan, ada 18 ribu lebih pelajar SMP dan 29 ribuan lebih pelajar SD, untuk keseluruhan pelajar jadi tanggung jawab kita ada 41 ribuan orang.
M.Isnaini





