Home / Berita

Rabu, 14 Juli 2021 - 22:33 WIB

Bupati Halsel Sebut Ada Perampokan Terstruktur di Sekertariat Daerah

Viewer: 1028
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 31 Detik
Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan/ Fik-Kompas Nasional

HALSEL – Kompasnasional.com | Bupati Halmamahera Selatan (Halsel) Hi Usman Sidik menyebutkan ada mafia terstruktur di sekertariat daerah. Empat Miliar lebih oprasinal Bupati dan wakil bupati tahun anggaran 2021 habis dirampok.

Hal itu disampaikan bupati Halsel, Usman Sidik saat ditemui sejumlah awak media di Kantor Bupati, Rabu (14/7/2021).

“Ada perampokan keuangan daerah yang tidak sedikit, dari awal saya dilantik pada tanggal 24 mei dan 5 hari menjabat tidak mendapat pelayanan dari sekertariat daerah baik itu perjalanan dinas maupun makan minum dan lain-lain,” Cetusnya.

Ternyata, lanjut Usman Sidik, anggaran oprasional perjalanan Dinas serta anggaran makan minun Bupati dan Wakil Bupati telah habis terpakai.

Baca Juga  Dari Zona Merah Ke Zona Orange, Bupati Satono Tetap Terapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

Menanggapi hal tersebut, Dirinya langsung menunjuk Inspektorat untuk melakukan audit dan setelah di laporkan hasil audit terdapat uang perjalanan dinas serta makan minum Bupati dan Wakil Bupati sebesar Rp 4.507.151.500 habis dirampok.

Bupati kemudian mengungkapkan, mafia anggaran perjalanan Dinas serta makan minum Buapati dan wakil Bupati dilakukan secara terstruktur. Sementara pihaknya sudah temukan dalang dibalik praktek prampokan anggaran sekertariat daerah perjalanan Dinas serta anggaran makan minum Bupati dan wakil Bupati.

“Saat hasil audit keluar saya langsung melakukan rapat di sekertariat daerah, dan diakui oleh bendahara sekertariat daerah bahwa dia hanya mengeluarkan uang yang disuruh oleh Sekertaris Daerah (Setda) dan ajudan Bupati sebelumnya,” paparnya.

Baca Juga  Bupati Tapsel "Sektor Pertanian Harus Menjadi Skala Prioritas Dalam Pembangunan

Bendahara Sekertaraia Daerah juga mengakui bahwa Ia hanya keluarkan uang sesuai perintah yang disodorkan oleh Setda dan ajudan bupati sebelumnya.

“Bendahara juga menunjukan bukti-bukti fiktif terkait perjalanan dinas di beberapa Desa, makanya mereka berhasil rampok anggaran sebesar Rp 4 miliar lebih,” ungkap Bupati.

Berdasarkan hasil temuan tersebut, Bupati Halsel Usman Sidik langsung memberikan waktu selama satu bulan kepada Sekretariat Daerah untuk melakukan pengembalian.

“Jika dalam waktu yang ditentukan tidak dikembalikan maka saya akan tenteng KPK untuk selesaikan kejahatan ini,” tegas Bupati.

(Fik)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
25 %
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
75 %

Share :

Baca Juga

Berita

Hamil Tanpa Suami, Seorang Janda Tega Buang Bayinya di Tempat Pembuangan Sampah

Berita

Lolos Seleksi Tamtama, 109 Pemuda Ditempa Di Secata Rindam XII/Tpr

Berita

Tono GP di Tuduh Mafia Tanah Ia Lapor ke Supdit Polda Kalbar

Berita

Kajati Kalbar Sebagai Narasumber Pada Acara Rapat Koordinasi DAK SMA Prov Kalbar Tahun 2021

Berita

Soal Plt. Gubsu, Erry Ingin yang Terbaik Untuk Lanjutkan Program

Berita

PBB Dampingi Korban Kasus Penipuan Polisi Gadungan ke Poldasu

Berita

Purbaya Sebut Suami DS Awardee LPDP Bakal Kembalikan Uang Beasiswa & Bunga

Berita

Bupati Kapuas Hulu meninjau beberapa titik jalan rusak di Kec. Putussibau Utara