Home / Berita

Rabu, 23 Februari 2022 - 23:10 WIB

Bupati dan Ketua Dekranasda Kapuas Hulu Kunjungi Tempat Kerajinan Tenun di Sadap

Viewer: 324
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 30 Detik

Kapuas Hulu Kalbar Kompas Nasional.com – Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan dan Ketua Dekranasda Kapuas Hulu, Ny. Angelina Fremalco Fransiskus mengunjungi tempat kerajinan tenun di Betang Dusun Sadap, Desa Menua Sadap, kecamatan Embaloh Hulu, kabupaten Kapuas Hulu, provinsi Kalimantan Barat, Rabu (23/2/2022).

Kunjungan tersebut adalah agenda pembinaan dari Dekranasda Kapuas Hulu kepada pengrajin tenun di Desa Menua Sadap, Embaloh Hulu dan Desa Sungai Abau, kecamatan Batang Lupar.

Tuai Rumah Betang Dusun Sadap, Moses mengatakan anak-anak muda di daerahnya banyak yang menekuni tenun, Hal ini ada bimbingan dari anak SD hingga SMA.

“Pembimbingan itu dari para tokoh tenun, ada ibu Mala ada ibu Aya,” ujar Moses.

Baca Juga  Gowes Tour De Aruk G310K Pangdam XII/Tpr Beri Bantuan Satgas PPKM Skala Mikro dan Karhutla*

Kades Menua Sadap Embaloh Hulu, Husin menuturkan bahwa kerajinan tenun adalah warisan bagi masyarakat di desanya, Saat ini yang terkenal adalah tenun kebat sidan dan sungkit.

“Hanya saja untuk pemasaran tenun, kedepannya perlu dibantu, termasuk juga promosinya, Kami harap ada sentra pengrajin bisa dibangun di sini,” paparnya.

Ketua Dekranasda Kapuas Hulu, Angelina Fremalco menuturkan bahwa dirinya mengapresiasi adanya tokoh yang aktif melestarikan tenun.

Seperti ibu Margareta Mala dan Aya yang selalu mengenalkan tenun ke kaula muda.

Terkait pengrajin tenun yang hadir saat ini ada dari Desa Menua Sadap dan Sungai Abau.

“Ini sangat kami apresiasi upaya pelestarian tenun. Sekarang yang eksis ada tenun sidan, ikat, pilin dan sungkit,” ujarnya.

Baca Juga  Disela-sela Kegiatan Operasi Yustisi Tim Gabungan Prokes Tapsel Bagikan Masker Bentuk Kepedulian Pemerintah Kepada Masyarakat

Pemerintah dan Dekranasda kedepan akan terus bekerjasama dalam membina penenun.

Dekranasda Kapuas Hulu ingin tenun Kapuas Hulu bisa dikenal di kancah nasional dan internasional.

“Supaya Tenun ini bisa jadi profesi yang diandalkan, Saya berharap ini bisa jadi sumber pendapatan keluarga dan mensejahterakan,” tegas Angelina.

Ia menilai tenun perlu pemasaran, Untuk itu perlu ada pelaku pasar yang paham baik secara lokal atau secara online.

“Sehingga penenun tidak pusing memikirkan jualnya ke mana, Pengembangan kedepan perlu dukungan anak muda untuk industri kreatif,” ujar Angelina.

M.Isnaini

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Update Berita Covid-19 Kabupaten Samosir, Konfirmasi Positif 15 Orang, Sembuh 4 Orang, dan Meninggal 2 Orang

Berita

Kemendagri Adakan Lomba Video Inovasi Daerah

Berita

SK Bupati Samosir Nomor 147 Tentang Pembatalan SK No 90 Tahun 2024 disinyalir   tidak konsisten  

Berita

Koramil 08/Dedai Kawal Prosesi Pemakaman Jenazah Terkonfirmasi Covid – 19.

Berita

Kapolda Kalbar Resmikan Gedung Baru Polres Kapuas Hulu

Berita

Bupati Dan Wabup Sambas Tunaikan Janji Politik, Resmi luncurkan Program Berobat Gratis

Arsip

Hasil Bertani Kopi Memuaskan

Berita

LMA Papua deklarasi dukung jokowi