Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal / Reviews

Rabu, 5 Oktober 2016 - 15:39 WIB

Bunuh 2 Orang Dengan Kopi Sianida, Anton Terancam Bui Seumur Hidup

Viewer: 582
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 22 Detik

Anton Herdiyano alias Aji dijerat hukuman seumur hidup. Polisi menjeratnya dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

“Ancamannya seumur hidup,” kata Kapolresta Depok Kombes Pol Harry Kurniawan, Rabu (5/10).

Dari hasil penyelidikan hingga saat ini diketahui bahwa Anton sudah merencanakan pembunuhan tersebut. Bahkan dia merancang sendiri skenario pembunuhan akan seperti apa. Dia juga merancang drama seolah ada tokoh lain di balik pembunuhan tersebut.

“Pelaku utamanya sampai saat ini adalah Anton,” tandasnya.

Polisi sendiri sampai saat ini masih terus menggali keterangan tersangka, saksi dan masih mengumpulkan barang bukti lainnya. Polisi sempat menggeledah rumah kontrakan pelaku di Jalan M Yusuf Sukmajaya dan mendapati banyak barang klenik.

Baca Juga  Kena OTT KPK, Bupati Ngada Pernah Tutup Bandara

“Barang-barang ini diklaim punya kesaktian. Tetapi itu semua bohong. Padepokannya pun bohong,” tegas Kapolres.

Seperti diketahui Anton merupakan tersangka pembunuh dua rekannya yaitu Shendy Eko Budiyanto dan Ahmad Sanusi. Shendy merupakan pengikut Padepokan Satria Aji Danurwenda. Sedangkan Sanusi adalah teman dekat Shendy yang memiliki mobil.

Anton membunuh Shendy dan Sanusi karena ingin menguasai mobil milik Sanusi yang dioperasionalkan Shendy. Shendy adalah sopir taksi online. Shendy ditawari pelaku yang mengaku bisa menggandakan emas batangan. Shendy pun menawari pada Sanusi. Setelah sepakat kedua korban dan pelaku bertemu di sebuah lokasi di Kampung Serab pada Jumat (29/9) pukul 23.00 WIB.

Baca Juga  Buang Bayinya di Belakang Rumah Warga, Seorang Pelajar Diamankan

Di sana, keduanya disuguhi kopi. Tak menaruh curiga, Shendy dan Sanusi menenggak kopi yang telah diberi racun potasium sianida tersebut. Tak lama keduanya terkapar dan tewas di tempat. Anton memasukkan jasad keduanya ke mobil milik Sanusi. “Saya sendiri yang bawa mereka ke mobil,” katanya.

Setelah itu Anton melarikan diri ke Lampung membawa mobil korban. Dia berencana pergi ke rumah salah satu istrinya. Namun di perjalanan dia diringkus petugas (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Kunker Presiden Jokowi di Rohul Gubri Berkoordinasi Dengan Staf Khusus Presiden

Arsip

Cristiano Ronaldo Itu Tokoh Berbahaya dan Idola Palsu

Arsip

150 Brimob Polda Jateng Siap Eksekusi 15 Terpidana Mati Bulan Ini

Berita

Gelar Silaturahmi, Pemkab Tapsel Dukung Program Polda Sumut Berantas Hoax

Berita

JR Saragih-Ance tidak lolos verifikasi Pilgubsu

Arsip

Dianggap Pro Kubu Mirna, Hakim Sidang Jessica Dilaporkan ke KY

Arsip

Terungkap, Ini Alasan Liverpool Tolak Mentah-Mentah Tawaran Barcelona
Kronologi Penggal Kepala Warga Kanada oleh Abu Sayyaf-KompasNasional

Arsip

Kronologi Penggal Kepala Warga Kanada oleh Abu Sayyaf