Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal / Reviews

Rabu, 5 Oktober 2016 - 15:39 WIB

Bunuh 2 Orang Dengan Kopi Sianida, Anton Terancam Bui Seumur Hidup

Viewer: 611
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 22 Detik

Anton Herdiyano alias Aji dijerat hukuman seumur hidup. Polisi menjeratnya dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

“Ancamannya seumur hidup,” kata Kapolresta Depok Kombes Pol Harry Kurniawan, Rabu (5/10).

Dari hasil penyelidikan hingga saat ini diketahui bahwa Anton sudah merencanakan pembunuhan tersebut. Bahkan dia merancang sendiri skenario pembunuhan akan seperti apa. Dia juga merancang drama seolah ada tokoh lain di balik pembunuhan tersebut.

“Pelaku utamanya sampai saat ini adalah Anton,” tandasnya.

Polisi sendiri sampai saat ini masih terus menggali keterangan tersangka, saksi dan masih mengumpulkan barang bukti lainnya. Polisi sempat menggeledah rumah kontrakan pelaku di Jalan M Yusuf Sukmajaya dan mendapati banyak barang klenik.

Baca Juga  Perkelahian Maut,Kakek Berusia 75 Tahun Tewas di Parit

“Barang-barang ini diklaim punya kesaktian. Tetapi itu semua bohong. Padepokannya pun bohong,” tegas Kapolres.

Seperti diketahui Anton merupakan tersangka pembunuh dua rekannya yaitu Shendy Eko Budiyanto dan Ahmad Sanusi. Shendy merupakan pengikut Padepokan Satria Aji Danurwenda. Sedangkan Sanusi adalah teman dekat Shendy yang memiliki mobil.

Anton membunuh Shendy dan Sanusi karena ingin menguasai mobil milik Sanusi yang dioperasionalkan Shendy. Shendy adalah sopir taksi online. Shendy ditawari pelaku yang mengaku bisa menggandakan emas batangan. Shendy pun menawari pada Sanusi. Setelah sepakat kedua korban dan pelaku bertemu di sebuah lokasi di Kampung Serab pada Jumat (29/9) pukul 23.00 WIB.

Baca Juga  Kabar Hangat, Ini Nama-Nama yang Dikabarkan Bakal Direshuffle Jokowi

Di sana, keduanya disuguhi kopi. Tak menaruh curiga, Shendy dan Sanusi menenggak kopi yang telah diberi racun potasium sianida tersebut. Tak lama keduanya terkapar dan tewas di tempat. Anton memasukkan jasad keduanya ke mobil milik Sanusi. “Saya sendiri yang bawa mereka ke mobil,” katanya.

Setelah itu Anton melarikan diri ke Lampung membawa mobil korban. Dia berencana pergi ke rumah salah satu istrinya. Namun di perjalanan dia diringkus petugas (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Begini Cara Sandiaga Uno Ejek Ahok di Depan Politikus PDIP

Arsip

Menanti Rizieq kembali dari SaudiMenanti Rizieq kembali dari Saudi

Berita

Polisi Tahan Sopir Camry yang Tewaskan 2 Pengguna GrabWheels
Agen Gabah Gelapkan Uang Rp136 Juta -kompasnasional

Arsip

Agen Gabah Gelapkan Uang Rp136 Juta

Berita

Awas, Ini Bahaya Eyeliner untuk Mata

Berita

Sentra Pasar Ikan Modern Segera Dibangun di Medan Tanpa APBD

Berita

Kebakaran Hanguskan puluhan rumah Penduduk di Tanjungbalai

Arsip

Pengendara Sepeda Motor Ditilang Polantas di Depan Rumah