
HALUT – KOMPAS NASIONAL | Empat Kecamatan di Halmahera Utara (Halut) Menolak Aksi yang bakal dilakukan sekelompok pemuda Kecamatan Kao Utara atas PT Nusa Halmahera Mineral atau Indotan Halmahera Bangkit (NHM-IHB)
Diketahui, Empat Kecamatan yang menolak Demonstrasi yang bakal dilakukan oleh sekolompol pemuda Kecamatan Kao Utara yang mengatasnamakan “Perjuangan Rakyat masyarakat Lingkar Tambang” yakni Kecamatan Malifut, Kao Teluk, Kecamatan Kao dan Kecamatan Kao Barat.
Pasalnya, Gerakan Demontrasi yang bakal digelar besok di Pediwang Senin (18/01/2021) terkait 7 tuntutan ke PT Nusa Halmahera Mineral atau Indotan Halmahera Bangkit (NHM-IHB) dinilai sepihak dan tampa dasar yang Jelas.
Dalam Tuntutan aksi tersebut, Sekelopok pemuda Kecamatan Kao Utara menuntut Transparansi hasil produksi perusahan, transparansi penerimaan dan pemerataan perekrutan magang, kontrak untuk lima Kecamatan lingkar tambang, membuat juknis yang mengatur soal penerimaan karyawan lokal, realisasi tuntutan Pendidikan (asrama Mahasiswa), pengadaan Bus di wilayah lingkar tambang, program PPM harus sesuai kondisi wilayah Desa masing-masing dan transparan tim PPM Kabupaten.
Namun Masyarakat menilai bahwa kehadiran indotan Halmahera bangkit di PT NHM dibawa kepimpinan Hi Robet sangat memberikan dampak positif terhadap masyarakat lingkar Tambang secara Khusus dan Malut secara umum.
“kita tidak pernah dilibatkan dalam aksi demonstrasi sejak awal konsulidasi, untuk itu jangan bawa atas nama masyarakat lingkar tambang apalagi libatkan nama kecamatan,” Ujar mantan Ketua Forum Kades Kao Teluk Asis Armin, Minggu (18/01/2021)
Pasalnya, Kata Asis, dari isi tuntutan itu dinilai sepihak dan terindikasi kepentingan segelintir orang yang mencoba memprotes dengan tuduhan tanpa dasar yang jelas, apalagi libatkan semua masyarakat lingkar tambang (litbang).
Selain itu Kata Asis, bahwa empat Kecamatan yakni, Kecamatan Malifut, Kao Teluk, Kao dan Kao Barat sangat sesalkan konsulidasi dari rekan-rekan Kecamatan Kao Utara, karena dalam hal itu tidak ada pemberitahuan sebelumnya, maka kami menganggab gerakan yang bakal digelar besok sepihak dan punya kepentingan sendiri.
“Gerakan Kecamatan Kao Utara terindikasi kepentingan segelintir orang, olehnya itu kami menyampaikan bahwa aksinya haya satu kecamatan maka jangan membawahi kecamatan yang lain karna kita punya wilaya kecamatan yang berbeda,” tegasnya.
Hal senada juga disampaikan tokoh pemuda Kecamatan Malifut, Rudini Basyirun, saat diwawancarai via telepon Minggu (18/01/2021). Rudini menuturkan bahwa gerakan yang bakal dilaksanakan Kecamatan Kao Utara sepihak, sebab tidak ada konsulidasi kolektif.
Sebabnya, Rudini menyebut gerakan itu tidak pro terhadap kepentingan masyarakat lingkar tambang, untuk itu dirinya menghimbau kepada masyarakat agar tidak ikut dalam gerakan kepentingan.
Selain itu, Rudini Juga menegaskan Jika Gerakan itu tetap dilakukan, Maka dirinya akan menagajak masyarakat di Empat Kecamatan untuk melakukan aksi tandingan.
“Jika aksi itu tetap dilakukan sekelompok Pemuda Kao Utara, maka kami akan kerahkan masyarakat di empat Kecamatan untuk lakukan aksi tandingan,” Pungkas Rudini
(FIK)







