Home / Berita

Sabtu, 5 Februari 2022 - 11:09 WIB

Bencana alam tanah longsor disertai banjir bandang menerjang Desa Kemantan, Kecamatan Sepauk, satu ( 1 ) Orang Meninggal dua di Rujuk ke RSUD sintang

Viewer: 434
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 29 Detik


Sintang Kalbar,  Kompasnasional. Com.-Bencana alam tanah longsor disertai banjir bandang menerjang Desa Kemantan, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, pada Jumat, 4 Februari 2022.Longsoran tanah bukit muran menerjang pondok warga,sehingga menyebabkan satu anak berusia 6 tahun meninggal dunia.

Tanah longsor di bukit muran terjadi akibat curah hujan sangat tinggi yang mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Sintang.
Anak 6 tahun meninggal terseret banjir,” kata Paulinus, paman korban menjelaskan pada saat dikonfirmasi awak Media

Bocah berinisial SL, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 08.00 wib di tepi sungai, akibat terseret longsoran tanah.
Menurut Paulinus, kedua orangtua korban Sukan dan Pinun, dirujuk ke RSUD Sintang.

Baca Juga  Banjir Belum Surut, Koramil Bersama Muspika Sejangkung Evakuasi Warga*

“Anak yang meninggal masih keponakan. Bapak sama mamaknya dirujuk ke rumah sakit. Anaknya ditemukan meninggal sekitar jam 8 pagi tadi di tepi sungai, terseret arus,” kata warga Sungai Buluh, Kecamatan Tempunak ini.

Menurut Paulinus tanah longsor terjadi sekitar 04.00 wib. Longsoran tanah menerjang pondok yang berada di kaki bukit muran.
Rumah korban di Dusun Lebung Lantang, Kecamatan Tempunak. Kebetulan kerja di Kemantan, (sepauk)” ungkapnya.

Kepala Desa Kemantan, Apunsius membenarkan telah terjadi banjir bandang di wilayahnya. Hanya saja, dia belum tahu persis soal tanah longsor di bukit muran yang menyebabkan satu anak meninggal dunia.Untuk sementara belum ada info yang jelas, Pak (bukit muran longsor),” kata Apunsius dikofirmasi oleh Awak Kompasnasional.com

Baca Juga  Tampak Semak, Denhubrem 121 Bersihkan Lingkungan Sekolah

Apunsius membenarkan soal banjir bandang di Desa Kemantan. Akibatnya, satu unit jembatan terseret arus sungai.Banjir bandang dan tanah longsor di Kemantan sekitar jam 04.00 wib. Info sementara jembatan di pusat desa hanyut, ujar Apun.

Kepala Seksi Kesiapsiagaan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang, Benyamin juga mengonfirmasi bencana alam terjadi di Desa Kemantan. “Iya, kades laporan sementara 1 jembatan hanyut. (Soal korban jiwa) lagi dicek. Kejadian jam 04.00 wib,” jelasnya

Kabiro Sintang : Yupinus Totom

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Bantu Layanan Posyandu Ibu Hamil Dan Balita Di Perbatasan.

Berita

Pengukuhan LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) DPD Kabupaten Kubu Raya

Berita

Propam Polri Cabut Izin Senpi Personel yang Punya Masalah Keluarga

Berita

Mulai 2026, Masyarakat Beli Gas 3 Kg Wajib Pakai KTP

Berita

Gudeg dan Sambal Krecek, Menu Favorit Edi Kamtono

Berita

Kehadiran HTI Jadi Tamparan Keras Bagi Pemerintah dan Penegak Hukum di NTT

Berita

Anggota DPR RI Jhonni Allen Marbun Serahkan Buku Tabungan Bsps Di Samosir

Berita

Agar Bisa Dilalui, Satgas Yonif 407/PK Bersama Warga Perbaiki Jalan Rusak*