Home / Berita

Rabu, 5 Oktober 2022 - 12:34 WIB

ANTISIPASI, BULOG SINTANG SIAPKAN 100 TON BERAS KHUSUS UNTUK PENANGANAN BENCANA

Viewer: 261
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 37 Detik

Sintang, Kompasnasional.com. – Kepala Sub Divisi Regional Perum Bulog Sintang Sabarani turut mendampingi Wakil Bupati Sintang Melkianus saat meninjau pelaksanaan Operasi Pasar di dua lokasi yakni Pasar Masuka dan Pasar Raya Sintang pada Selasa, 4 Oktober 2022.

Kepada wartawan, Kepala Sub Divisi Regional Perum Bulog Sintang Sabarani menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan 100 ton beras untuk penanganan bencana di Kabupaten Sintang.

Stok beras yang ada di gudang kami, 1.100 ton beras medium. Stok beras aman hingga akhir tahun 2022. Itu termasuk beras cadangan kalau ada bencana, kami siapkan 200 ton beras yang terdiri dari 100 ton untuk Kabupaten Sintang dan 100 ton untuk Kabupaten Melawi. Kapan pun kami siap keluarkan kalau terjadi bencana” terang Sabarani

Baca Juga  Peduli Pada Warganya, Lurah Kebun Sayur Salurkan Bantuan Sembako Pada Warga Yang Tidak Mampu

“Stok beras yang ada bisa bertahan sampai Februari 2023 nanti. Kami menghitungnya, 200 ton ini beras cadangan pemerintah yang hanya digunakan untuk keadaan darurat bencana banjir dan kebakaran. Dengan demikian, masih ada 900 ton yang dijadikan cadangan untuk dijual dengan tujuan menstabilkan harga beras di pasaran” beber Sabarani

Kepala Sub Divisi Regional Perum Bulog Sintang Sabarani menjelaskan bahwa pihaknya bekerjasama dengan Disperindag Provinsi Kalimantan Barat untuk mengadakan kegiatan operasi pasar khusus beras di dua titik di Kota Sintang ini.

“Masing-masing titik ada 2 ton sehingga totalnya 4 ton. Namun habisnya cepat benar, hanya sekitar 2 jam selesai. Jenis komoditas yang kita jadikan barang pada operasi pasar pun sesuai dengan permintaan Pemprov Kalbar yakni beras dan ini sesuai harapan masyarakat” terang Sabarani

Baca Juga  Tim Gabungan Prokes Tapsel Laksanakan Operasi Yustisi Sesuai Perbup No 49 Tahun 2020

“Ke depan, kita siapkan 10 ton, gula 2 ton dan minyak goreng 2 ton untuk satu titik. Artinya kalau dua titik lokasi operasi pasar, maka nanti akan ada 20 ton beras, 4 ton gula dan 4 ton minyak goreng” terang Sabarani

“Untuk operasi pasar ini hanya totalnya 4 ton beras saja, jadi sangat cepat habis. Operasi pasar ini khusus beras saja sesuai arahan Pemprov Kalbar. Soal jadwal berikutnya, kami masih menunggu perintah Disperindagkop Provinsi Kalbar. Karena kami sifatnya hanya menjalankan perinah saja” tambah Sarbani.

Yupinus Totom.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

KEMENKOP UKM HARAPKAN PENGRAJIN LOKAL TOBA IKUTI PASAR MILENIAL

Berita

PNS Dan Personel Polres Kubu Raya Mendapat Penyuluhan Hukum Oleh Bidkum Polda Kalbar 

Berita

Raih Medali Emas Olimpiade Bahasa Inggris di Italia, Wali Kota Apresiasi Prestasi Kerensia

Berita

Cabdis Siantar, Selenggarakan Ujian sekolah Secara Luring dan Daring Tentukan Kelulusan Peserta Didik

Berita

Wagub Kalbar Lantik 47 Orang Pejabat Fungsional

Berita

Panitia Pembangunan Rumah Dinas Pendeta HKBP Sinta Nauli, Undang Wakil Wali Kota Pematangsiantar

Berita

Bupati Serahkan Bantuan ke Pondok Pesantren se-Kabupaten Tapsel

Berita

Danramil 1208-07/Teluk Keramat Hadiri Kegiatan Serah Terima Jabatan Kepala Desa