Viewer: 712
0 0

Home / Berita

Selasa, 4 Agustus 2020 - 16:36 WIB

Akui Siap Jawab Pertanyaan Polisi Soal Obat Corona, Hadi Pranoto: Saya Buktikan Tidak Membuat Hoaks

Viewer: 713
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 49 Detik

Kompasnasional | Belum lama ini publik diramaikan oleh video wawancara antara penyanyi Anji Manji dengan Prof. Hadi Pranoto.

Pasalnya, pria yang diperkenalkan Anji sebagai seorang pakar mikrobiologi itu mengaku telah menemukan antibodiviruscorona berbahan herbal.

Hadi mengklaim bahwa antibodi Covid-19 itu bisa mengobati pasien positif dalam kurun waktu hitungan hari.

Wawancara tersebut diunggah dalam kanal YouTube pribadi sang musisi, dunia MANJI pada Jumat, 31 Juli 2020 lalu.

Namun kini video tersebut sudah dihapus oleh pihak YouTube, sehingga tak bisa ditemukan kembali.

Sementara itu, diketahui bahwa Hadi dan Anji selaku pemilik channel YouTube telah dilaporkan oleh Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid ke Polda Metro Jaya pada Senin, 3 Agustus 2020.

Sebagaimana diberitakan ISUBOGOR.comsebelumnya dalam artikel “Menyesatkan dan Dilaporkan Polisi, Hadi Pranoto : Hoaksnya Saya Dimana?”, diakui Hadi bahwa dirinya siap menjawab segala pertanyaan dan menjelaskan khasiat obat herbal miliknya kepada polisi.

Baca Juga  Wawako Padangsidimpuan Luncurkan Aplikasi 'Siap Kerja'

Hadi justru bingung lantaran wawancaranya dengan Anji dinilai sebagai informasi yang menyesatkan.

Meski demikian, Hadi menyebut bahwa pihaknya belum mendapat surat pemanggilan dari kepolisian secara resmi.

“Bila ada pemeriksaan polisi, saya akan hadir. Saya akan sampaikan, akan saya jelaskan dengan bukti-bukti yang kami miliki secara transparan dan saya buktikan saya tidak membuat hoaks,” katanya pada Senin 3 Agustus 2020 malam.

Hadi mengaku bingung dengan pelaporan video wawancaranya dengan Anji yang dianggap hoaks.

“Jadi yang hoaksnya itu yang mana? Barangnya ada, orang yang sembuh dan buat testimoni ada. Bohongnya dimana?,” tuturnya.

Menurut Hadi, sampai saat ini belum ada orang yang merasa dirugikan oleh herbal miliknya.

Baca Juga  Bupati Nias Buka Rapat Kerja Pemkab Nias Semester I Tahun 2017

“Memang ada yang sakit setelah minum herbal saya? Ada yang mati setelah minum herbal ini? Kan tidak. Semua yang kita uji semuanya sehat, bahkan kawan saya yang positif, dia sembuh dan sehat. Tidak perlu obat lain. Jadi yang dibilang menyesatkan itu yang mana?,” tambahnya.

Hadi menuturkan, jika tidak adanya uji klinik obat herbalnya dianggap sebagai sebuah kekurangan, ia bisa segera memperbaikinya.

Muannas menuturkan bahwa pihaknya akan membawa sejumlah barang bukti, di antaranya adalah satu USB berisi link URL konten, transkrip percakapan dan tangkapan layar.

Hadi dan Anji dijerat pasal 28 ayat 1 Jo Pasal 45A Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 14 dan 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP. (PR/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Asahan

LCM Golden Estate dan LCTB Golden Shell serahkan Bansos kepada Korban kebakaran di Sei Syaraf kota Tanjung Balai

Berita

Gubernur Kalbar Menijau Pemberian Vaksin Untuk Pelajar SMA dan SMK

Berita

Kainfolahtadam XII/Tpr Pimpin Opening Ceremony Seleksi Daerah 16 besar Turnamen E-Sports Piala Kasad

Berita

Usianya 105 Tahun dan Masih Bekerja sebagai Dokter, Rupanya Ini 6 Resep Rahasia Panjang Umur dan Sehat Miliknya

Berita

Bupati Kapuas Hulu Hebat Serahkan Sertifikat Tanah di Desa Sayut dan Desa Suka Maju

Berita

Prabowo Resmi Luncurkan Badan Pengelola Investasi Danantara

Berita

Kapolres Tapteng Pimpin Sertijab Sejumlah Perwira Tinggi

Berita

Polres Nias Selatan gerebek arena judi sabung ayam, 6 orang di duga pelaku diamankan