Viewer: 1061
0 0
Viewer: 1062
0 0

Home / Tips & Trik

Rabu, 21 Oktober 2020 - 23:06 WIB

Admin Penggerak Pelajar Ditangkap, Perusuh Demo Berkurang

Viewer: 1063
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

Kompasnasional | Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengklaim jumlah pelajar yang kerap melakukan perusuhan saat aksi unjuk rasa jauh berkurang. Hal itu terjadi setelah admin media sosial penggerak pelajar diamankan oleh jajaran Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu.

Polda menilai, aksi unjuk rasa yang digelar elemen buruh dan mahasiswa pun yang digelar Selasa (20/10) berjalan lancar. “Dengan admin yang diamankan kemarin Alhamdulillah kemarin berkurang yang datang ke sini,” ujar Yusri dalam konferensi pers di Kompleks Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (21/10).

Namun Yusri menegaskan akan tetap menindak tegas mereka yang tetap melakukan pengahasutan dan memprovokasi agar berbuat kerusuhan saat aksi unjuk rasa. Sambung Yusri, mayoritas para pelajar baik STM, SMK, dan SMP bahkan yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar mengaku mendapatkan undangan atau ajakan dari media sosial untuk berbuat onar saat unjuk rasa menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja.

Baca Juga  Biar Tidak Tertipu, Begini Cara Mengetahui BPKB Asli Atau Palsu

“Saya diundang Pak, melalui media sosial, diajak teman nanti dapat duit di sana, dapat makan, tiket kereta sudah disiapin, truk sudah disiapin, bus sudah disiapin tinggal datang ke sana lempar-lempar saja,” kata Yusri, meniru ucapan pendemo usia pelajar.

Dalam kasus ini, kata Yusri, Polda Metro Jaya telah mengamankan tiga tersangka MI, WH selaku admin Facebook STM-SEJABODETABEK dan FN sebagai admin akun instagram @panjang.umur.perlawanan pada Senin (19/10) malam WIB. Ketiga pengelolah media sosial tersebut diduga sebagai penggerak pelajar untuk membuat kericuhan saat unjuk rasa menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja pada 8 dan 13 Oktober 2020 lalu.

Baca Juga  Cara Menentukan Masker Perawatan Wajah Sesuai Jenis Kulit

“Layer yang di atasnya akan kita kejar, kita masih melakukan penyelidikan kita akan kejar sampai mana pun. Karena ini kalau dilihat bagaimana isi dari grupnya itu, kalau ketemu polisi harus seperti apa, itu betul-betul penghasutan,” ungkap Yusri.(R/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Tips & Trik

Harga Rokok Makin Mahal, Sri Mulyani: Biar Masyarakat Tak Dapat Beli

Kesehatan

Anak-anak Jepang Disebut Paling Bahagia dan Sehat di Dunia, Ini Rahasianya

Tips & Trik

Biar Tidak Tertipu, Begini Cara Mengetahui BPKB Asli Atau Palsu

Arsip

4 Kandungan Super Dalam Air Beras, Tak Kalah Ampuh Dari Serum Mahal

Tips & Trik

Prof Ari Ungkap Rahasia Cepat Sembuh dari Covid-19 dalam 7 Hari

Tips & Trik

Demi Heboh, Dirut Garuda Indonesia Tempel Logo RANS Raffi Ahmad di Pesawat

Tips & Trik

Enggak Usah Panik Lagi Jika Duri Ikan Nyangkut di Tenggorokan, Cukup Lakukan Cara Mudah Ini, Dijamin Ampuh Tanpa Harus Menelan Gumpalan Nasi!

Tips & Trik

4Opsi penyelamatan Garuda, ada restrukturisasi hingga mendirikan maskapai baru