Viewer: 1001
0 0
Viewer: 1002
0 0

Home / Tips & Trik

Rabu, 21 Oktober 2020 - 23:06 WIB

Admin Penggerak Pelajar Ditangkap, Perusuh Demo Berkurang

Viewer: 1003
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

Kompasnasional | Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengklaim jumlah pelajar yang kerap melakukan perusuhan saat aksi unjuk rasa jauh berkurang. Hal itu terjadi setelah admin media sosial penggerak pelajar diamankan oleh jajaran Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu.

Polda menilai, aksi unjuk rasa yang digelar elemen buruh dan mahasiswa pun yang digelar Selasa (20/10) berjalan lancar. “Dengan admin yang diamankan kemarin Alhamdulillah kemarin berkurang yang datang ke sini,” ujar Yusri dalam konferensi pers di Kompleks Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (21/10).

Namun Yusri menegaskan akan tetap menindak tegas mereka yang tetap melakukan pengahasutan dan memprovokasi agar berbuat kerusuhan saat aksi unjuk rasa. Sambung Yusri, mayoritas para pelajar baik STM, SMK, dan SMP bahkan yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar mengaku mendapatkan undangan atau ajakan dari media sosial untuk berbuat onar saat unjuk rasa menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja.

Baca Juga  Kabar Gembira, Rumah Gratis dan Uang 140 Juta Disiapkan Pemerintah Bagi yang Ingin Pindah ke Kota Ini

“Saya diundang Pak, melalui media sosial, diajak teman nanti dapat duit di sana, dapat makan, tiket kereta sudah disiapin, truk sudah disiapin, bus sudah disiapin tinggal datang ke sana lempar-lempar saja,” kata Yusri, meniru ucapan pendemo usia pelajar.

Dalam kasus ini, kata Yusri, Polda Metro Jaya telah mengamankan tiga tersangka MI, WH selaku admin Facebook STM-SEJABODETABEK dan FN sebagai admin akun instagram @panjang.umur.perlawanan pada Senin (19/10) malam WIB. Ketiga pengelolah media sosial tersebut diduga sebagai penggerak pelajar untuk membuat kericuhan saat unjuk rasa menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja pada 8 dan 13 Oktober 2020 lalu.

Baca Juga  Fakta Sulis Guru Asal Jember Jadi Pembicara di Hari Guru Sedunia 2020, Berawal dari Ajarkan Pancasila

“Layer yang di atasnya akan kita kejar, kita masih melakukan penyelidikan kita akan kejar sampai mana pun. Karena ini kalau dilihat bagaimana isi dari grupnya itu, kalau ketemu polisi harus seperti apa, itu betul-betul penghasutan,” ungkap Yusri.(R/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

4 Kandungan Super Dalam Air Beras, Tak Kalah Ampuh Dari Serum Mahal

Tips & Trik

Prof Ari Ungkap Rahasia Cepat Sembuh dari Covid-19 dalam 7 Hari

Tips & Trik

Mitos atau Fakta, Kunci Setang Motor ke Kanan Bisa Cegah Maling?

Tips & Trik

Demi Heboh, Dirut Garuda Indonesia Tempel Logo RANS Raffi Ahmad di Pesawat

Tips & Trik

Atas Nama Keadilan, Pemerintah Hapus Semua Kelas JKN-KIS Mulai Tahun Depan

Tips & Trik

Kerak di Kompor Sulit Hilang? Berikut Cara Mudah Membersihkannya, Dijamin Kinclong Seperti Baru

Tips & Trik

Petugas SPBU Kembali Jadi Sorotan Warganet

Tips & Trik

Tips Agar Bisa Transaksi Gratis di ATM Himbara