Home / Berita / Daerah / Medan / Reviews / Travel

Jumat, 29 Juni 2018 - 14:23 WIB

Ada Jurang di Danau Toba, Petugas Sulit Evakuasi Korban KM Sinar Bangun

Proses Evakuasi Korban Kapal Sinar Bangun Foto: ANTARA FOTO

Proses Evakuasi Korban Kapal Sinar Bangun Foto: ANTARA FOTO

Viewer: 684
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 23 Detik

KompasNasional.com,Jakarta – Hingga saat ini petugas masih kesulitan mengevakuasi korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba.

Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjo menjelaskan, ada beberapa faktor penyebab sulitnya mengevakuasi para korban KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara. Salah satunya adalah, keberadaan jurang dengan kedalaman 600 meter yang perlu kewaspadaan ekstra.

“Jadi ada jurang seperti kedalamannya lebih dari 600 meter, kalau sampai masuk ke sana semakin sulit lagi (evakuasinya), jadi kita memang harus dipikirkan planning bagaimana mengangkatnya,” kata Soerjanto saat jumpa pers di Kantor Basarnas, Jakarta Pusat, Kamis 28 Juni 2018.

Baca Juga  Segera Mengemban Amanah DPR-RI, Ketua Umum PARTINA Haji Novri Aritonang Gelar Safari Sosial di Kampung Halaman

Selain itu, Soerjanto juga menjelaskan mengapa korban yang sudah meninggal dunia tak terapung.

Menurut penuturannya, usai berkonsultasi dengan dokter forensik Universitas Indonesia, sulitnya jasad terapung disebabkan faktor dinginnya suhu di lokasi, sehingga tubuh tak bernyawa yang seharusnya mudah terapung di perairan malah semakin tenggelam.

“Jadi kenapa jasad ini tidak muncul ke atas. Saya tanya ‘dok ini kenapa kok para jasad ini nggak naik ke atas?’ (dijawab) kalau temperaturnya dingin di dasar danau, itu seperti kita menaruh makan di kulkas jadi reaksi pembusukannya itu lambat, jadi kenapa jasad itu bisa naik karena kita harus lebih ringan dari air,” tutur dia.

Baca Juga  PLH Sekda Sukaliman Harap Belajar Secara Daring Tidak Menjadi Pengganti Belajar Tatap Muka

Hingga saat ini, 24 korban KM Sinar Bangun telah berhasil ditemukan tim gabungan. Total korban jiwa tercatat sebanyak tiga orang, dengan sisa di antaranya ditemukan selamat dan tengah menjalani masa pemulihan.

Satu korban jiwa diketahui sudah dievakuasi dan dipulangkan kepada pihak keluarga. Sedangkan dua lainnya, Basarnas dan Tim Gabungan, menjelaskan masih dalam level proses evakuasi. Keduanya ditemukan lewat tangkapan gambar deteksi teknologi Robot ROV dan Mulit-Beam Sonar yang memetakan kordinat di titik 450 m di kedalaman air.(Liputan6/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Wakil Gubernur Kalbar Sambut Kedatangan Menkopolhukam Dan Mendagri Di Supadio

Berita

Bupati Bersama Ketua Dewan Dekranasda Kapuas Hulu Meninjau Produk di Kapuas Hulu

Berita

Pasokan Vaksin Lancar, Edi Minta Warga Manfaatkan Kesempatan Untuk Divaksin

Berita

Pemprov Kalbar Siapkan Tempat Karantina PMI,Satpol Turunkan Personel Pengamanan

Berita

Gerak Cepat Kapolresta Pontianak, Saat Membantu Salah Seorang Massa Aksi Yang Pingsan Saat Demo 

Berita

Bupati Melawi Laporkan Akun Sosial Facebook Palsu Kepolisi*

Berita

Wabup Himbau Warga Waspada Bencana Banjir

Berita

Jokowi Terima Kunjungan PM Papua Nugini James Marape di Istana Bogor