Jakarta, JejakNasional – Pemerintah menetapkan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat mulai hari ini. Kebijakan WFH bagi ASN juga diterapkan di kantor Menteri Sekretaris Negara dan Sekretaris Kabinet.
Pantauan di kantor Mensesneg dan Seskab, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (10/4/2026), suasana kantor hari ini terpantau lengang. Sejumlah pegawai tampak masih berlalu lalang, tapi tidak seramai hari Senin hingga Kamis lalu.
Lobi kantor Seskab juga terlihat sepi. Namun ada juga sejumlah pegawai yang tampak bekerja di depan komputer.
Lobi kantor Mensesneg juga terlihat sepi. Tidak ada pegawai yang berlalu lalang di lokasi tersebut. Lampu lobi kantor Mensesneg dan kantor pelayanan publik juga padam.
Di kantor Mensesneg dan Seskab terlihat sejumlah petugas pengamanan dalam atau pamdal tetap berjaga. Lalu lintas kendaraan di parkiran kantor Mensesneg dan Seskab juga tak seramai hari lain.
Pemerintah diketahui menetapkan kebijakan WFH sehari bagi ASN dalam sepekan setiap hari Jumat untuk menghemat energi imbas konflik di Asia Barat. Ada beberapa sektor yang terbebas dari kebijakan ini, antara lain sektor kesehatan, keamanan hingga logistik.
“Terdapat sektor yang dikecualikan dari WFH dan tetap bekerja dari kantor atau lapangan,” kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers yang digelar virtual, Selasa (31/3).
Seskab Teddy Indra Wijaya juga mengajak masyarakat mendukung kebijakan transformasi budaya kerja untuk penghematan energi di tengah konflik Timur Tengah. Dia berharap masyarakat tetap produktif meski ada perubahan budaya kerja.
“Pemerintah mengajak seluruh masyarakat dan dunia usaha mari terus berpartisipasi dalam mendukung langkah-langkah transformasi budaya kerja ini. Mari tetap tenang mari tetap produktif,” kata Teddy dalam konferensi pers dilihat di YouTube Sekretariat Kabinet, Selasa (31/3).
(YA/JJN)




