Home / Berita

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:39 WIB

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Saat Puncak Musim Hujan di Jatim

Ilustrasi Cuaca Ekstrem

Ilustrasi Cuaca Ekstrem

Viewer: 47
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 23 Detik

Jakarta, JejakNasional – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda memprediksi terjadinya cuaca ekstrem, ketika memasuki puncak musim hujan dalam 10 hari ke depan. Kepala BMKG Juanda, Taufiq Hermawan mengatakan, seluruh wilayah Jawa Timur (Jatim) sudah memasuki puncak musim hujan. Fenomena itu berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi.

“Saat ini seluruh wilayah Jatim sudah pada musim hujan dan ada beberapa wilayah yang diprakirakan sudah memasuki puncak musim hujan,” kata Taufiq saat dikonfirmasi, Kamis (22/1/2026). Taufiq pun mengimbau, sejumlah daerah untuk waspada akan cuaca ekstrem. Seperti, Banyuwangi, Batu, Bondowoso, Jember, Kediri, Magetan, Pasuruan, Mojokerto, Probolinggo, Surabaya, Pamekasan.

Baca Juga  Bhayangkari Cab Kota Pontianak Bersama Polwan Polresta Kota Pontianak Gelar Baksos Bagi Takjil

Kemudian, Sumenep, Trenggalek, Madiun, Pacitan, Blitar, Bojonegoro, Jombang, Malang, Lumajang, Nganjuk, Ngawi, Ponorogo, Sampang, Situbondo, Tuban, Tulungagung, Lamongan, Sidoarjo, Bangkalan dan Gresik.

“Diperkirakan dalam 10 hari ke depan, akan terjadi peningkatan cuaca ekstrem yang berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat,” ujarnya. Taufid menjelaskan, cuaca ekstrem itu dipicu aktifnya Monsun Asia.

Hingga akhirnya, terjadi gangguan gelombang atmosfer Madden Julian Oscillation (MJO) dan Equatorial Rossby hingga membentuk awan konvektif. Tak hanya itu, menurut Taufiq, suhu muka laut di perairan Selat Madura juga dalam kondisi hangat. Dampaknya, suplai uap air meningkat untuk menumbuhkan awan hujan.

Baca Juga  Juni Tagihan Listrik Anda Bengkak? Ini Jawaban PLN

“Kondisi atmosfer lokal yang labil turut menumbuhkan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan, dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang,” jelasnya.

Dengan demikian, Taufiq mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana untuk waspada. Warga diminta terus memperbarui informasi cuaca terkini.

“BMKG Juanda mengimbau masyarakat dan instansi terkait agar waspada terhadap perubahan cuaca mendadak, serta adanya potensi cuaca ekstrem selama 10 hari ke depan,” kata Taufiq.

“Wilayah dengan topografi curam, bergunung, tebing diharapkan lebih waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem,” pungkasnya.

(YA/JJN)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

SYUKURAN KADES TAMAKUNG BERLANGSUNG MERIAH, UNDANG DESA DARI KECAMATAN TETANGGA DAN DI HADIRI OLEH RIBUAN WARGA SEKITAR

Berita

Bupati Simalungun Lantik Pengurus Lembaga Pengembangan Paduan Suara Daerah Masa Bakti 2022-2027

Berita

Bupati Kapuas Hulu Sis Resmikan 8 Puskesmas

Berita

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Disdik Pematangsiantar Terbitkan Surat Edaran Terbaru Tentang PTM Diubah Jadi 50 Persen

Berita

Bupati Samosir bersama Forkopimda Monitoring Penanganan Covid-19 di Desa Pangaloan

Berita

Ditetapkan Jadi Tersangka,Ratna Sarumpaet Ditangkap di Bandara

Berita

Heboh Humbahas: 6 Pejabat Eselon II Mundur Serentak, Ada Apa di Balik Kepemimpinan Bupati Oloan Nababan?

Berita

Harga Bahan Pokok Dikota Pontianak Stabil Jelang Idulfitri