Home / Berita

Kamis, 21 Maret 2024 - 18:07 WIB

Sadis! Gegara Tanam Ubi di Samping Rumahnya, Abang Kandung Tega Habisi Adik hingga Tewas 

Viewer: 501
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 30 Detik

JEJAK NASIONAL, SAMOSIR – Hanya karena sebatang ubi kayu yang ditanam di pekarangan rumah, abang kandung tega menganiaya adiknya sendiri hingga tewas terkapar bersimbah darah. Kasus ini kemudian membuat geger sejumlah warga yang bermukim di Desa Pardomuan Nauli, Kecamatan Pangururan, Sumatera Utara.

Tersangka FS (62) yang merupakan abang kandung korban yakni RS (55), sakit hati melihat korban karena menanam batang ubi kayu yang berjarak 1 meter di belakang rumahnya, tersangka langsung menganiaya korban hingga tewas di tempat.

Kasatreskrim Polres Samosir, AKP Natar Sibarani, membenarkan telah terjadi tindak penganiayaan yang berujung maut antara saudara kandung hingga menyebabkan salah satu meregang nyawa. 

Baca Juga  Wawako P.Sidempuan Bertindak Pembina Upacara Hardiknas 2022

“Pelaku sakit hati terhadap korban karena korban menanam ubi tepat nya di depan pintu belakang rumah dari pelaku, kurang lebih jaraknya 1 Meter dari pintu belakang rumah pelaku,” kata AKP Natar Sibarani.

Ia mengatakan, pelaku menganiaya korban menggunakan benda tumpul yang ada di sekitar lokasi.

“Sepotong kayu jambu yang berukuran kurang lebih 1 meter digunakan tersangka menganiaya korban,” Katanya.

Natar Sibarani melanjutkan, korban sebelum tewas dianiaya oleh tersangka, sempat terjadi pertengkaran mulut antara pelaku dan korban sekira pukul 08.00 WIB, sementara pelaku sempat lari dan bersembunyi di semak-semak tidak jauh dari TKP.

“Kejadian pada pukul 08.00 WIB pagi tadi, dan berkat kesigapan petugas usai menerima laporan, tersangka berhasil di tangkap pada pukul 13.00 WIB, di semak-semak yang jaraknya lebih kurang 1 kilometer dari TKP,” ungkapnya.

Baca Juga  TNI-POLRI DI Perbatasan Bersama Satgas PPKM Gencar Bagi Masker Kepada Warga

Hingga saat ini pelaku telah ditahan di Polres Samosir, dan masih menjalani pemeriksaan intensif. Sementara itu mayat korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk diautopsi.

“Korban tewas akibat hantaman benda tumpul di bagian kepala dan wajah korban. Hingga saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan intensif petugas, dan tersangka dijerat telah melanggar Pasal 338 dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,” tutup natar.

Reporter: Candro Situmorang

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kapoldasu Berikan Penghargaan Peringkat Kedua IKPA TA 2020 Kepada Polres Simalungun

Berita

Yusril Dorong Transparansi Kasus Andrie Yunus: Jangan Sampai Akses Tertutup
Foto warga Johor melakukan aksi demo di depan kantor Balai Kota Medan

Berita

Warga Johor Resmi Somasi Walkot Bobby gegara Median Jalan

Berita

TRC PPA Beri Penghargaan Kepada Kapolres dan Unit PPA Polres Kampar

Berita

Dompet Indah Halimah Putri Korban Sriwijaya Air Ditemukan, Isinya Lengkap, Uang Masih Utuh

Berita

Oleh-oleh Jokowi dari AS, Kabar Thomas Lembong, dan Investor Asing IKN

Berita

Pangdam XII/Tpr Tutup Latihan UST Tingkat Kompi Terintegrasi Satuan Jajaran

Berita

PESTA Makan Ikan 1 Desa Berubah Jadi Syok Menyadari Ikan yang Disantap Ternyata Seharga Rp 37 Miliar