
Medan, jejaknasional.com – Aksi pembunuhan yang terjadi di Jalan Krakatau simpang Jalan Perwira I, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan sempat menghebohkan warga pada Rabu (23/8/2023) siang. Belakangan terungkap, bahwa pembunuhan ini diduga masalah asmara.
Pelaku bernama Muhammad Radi (38), warga Jalan Karya Kasih, Gang Bonsai, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor curiga pada korban Firman Efendi (32) telah main serong dengan istrinya.
Lalu, Radi menemui Firman di lokasi kejadian, terjadi cekcok mulut antara korban dan pelaku. Tiba-tiba, pelaku mengeluarkan pisau dan langsung menikam korban hingga roboh.
“Awalnya kita mendapatkan informasi, keduanya ini sedang terlibat perkelahian. Setelah itu petugas yang sedang melakukan patroli langsung menuju ke lokasi,” kata Kapolsek Medan Timur, Kompol Rona Tambunan, Kamis (24/8/2023).
Setibanya di lokasi, polisi mendapati korban yang merupakan warga Jalan Padi, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Labuhan tergeletak di jalan dengan kondisi luka tikam.
Disaat bersamaan, polisi melihat pelaku sedang menenteng pisau dan mencoba melarikan diri.
“Setelah itu pelaku langsung kami amankan dan di boyong ke Polsek Medan Timur” sebutnya.
Dikatakannya, korban yang ketika itu sudah terkapar di pinggir jalan langsung dievakuasi ke klinik terdekat. Setibanya di klinik, korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter, kata Rona.
Ia mengatakan, bahwa saat ini pelaku masih dimintai keterangannya untuk mengetahui lebih lanjut motif pembunuhan ini.
“Antara pelaku dan korban memiliki hubungan keluarga, sepupu,” pungkasnya.
Saat pelaku diamankan polisi, ia sempat melotot ketika difoto.
Mata pelaku mendelik saat kamera polisi menjepret wajahnya.
(YA/Dtk)







