Home / Berita

Rabu, 5 April 2023 - 15:59 WIB

Terungkap Kejanggalan Mbah Slamet Dukun Pengganda Uang Banjarnegara saat Kubur ke-12 Korbannya

Viewer: 322
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 21 Detik



Semarang, Jejaknasional.com – Polisi mengungkapkan cara janggal dukun penggandan uang Banjarnegara, Mbah Slamet Tohari, saat menguburkan ke-12 korban yang telah dibunuh.

Saat menguburkan para korban, si jagal pembunuh berantai berdarah dingin dari Wanayasa, Mbah Slamet menempatkan pasangan kekasih atau suami istri dalam satu lubang yang sama.

Hal ini dilakukan dukun pengganda uang Banjarnegara saat menguburkan jasad korban atas nama Mulyadi dan kekasihnya.

Diketahui, polisi sejauh ini telah menemukan 12 jasad dari berbagai liang berbeda dari area kebun milik tersangka.

Dua jasad telah teridentifikasi, sisanya masih polisi dalami.

“Ada sepasang kekasih asal Palembang atas nama Mulyadi dan pacarnya dikubur di liang yang sama,” ujar Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi di kantornya,Kota Semarang, Rabu (5/4/2023).



Para korban lainnya dipendam oleh tersangka, dibagi ke dalam beberapa liang.

Menurut pengakuan tersangka, korban Paryanto (53) asal Sukabumi dikubur di liang nomor 1.



Satu warga asal Gunung Kidul laki-laki dikubur di liang nomor 2.

Baca Juga  Ayah Tiri Biadap Gauli Anak Tiri Sejak SMP Sampai SMA

Dua warga Tasikmalaya laki-laki dan perempuan dikubur di liang nomor 3. 

Dua warga Jakarta laki-laki dan perempuan dikubur liang nomor 4.

Dua warga Palembang atas nama saudara Mulyadi dikubur dalam satu liang bersama sang kekasih di liang nomor 5.

Dua warga Jogja dikubur di lubang yang sama di liang nomor 6.



Satu warga asal Gunung Kidul laki-laki dikubur di liang nomor 2.

Dua warga Tasikmalaya laki-laki dan perempuan dikubur di liang nomor 3. 

Dua warga Jakarta laki-laki dan perempuan dikubur liang nomor 4.

Dua warga Palembang atas nama saudara Mulyadi dikubur dalam satu liang bersama sang kekasih di liang nomor 5.

Dua warga Jogja dikubur di lubang yang sama di liang nomor 6.



“Tiap dua jenazah dikubur di lima liang berbeda. Sisanya ada di tiap satu liang,” imbuh Kapolda.

12 belas jasad tersebut telah diperiksa oleh Tim Forensik Polda Jateng.

Selain dua mayat yang sudah terindentifikasi atas nama Paryanto dan Mulyadi,  10 mayat lainnya belum terindentifikasi.

Baca Juga  Majukan UMKM, Bupati Taput Launching Galeri UMKM Sopo Partungkoan



Polisi sejauh ini baru bisa mendeteksi sembilan mayat lainnya, yakni enam laki-laki umur 40-50 tahun dan tiga perempuan umur 25-35 tahun.

“Di masing-masing liang didapati botol air mineral bekas.”

“Secara medis mati lemas tidak ada unsur kekerasan,” terang Kapolda.

Ia meminta kepada masyarakat yang merasa kehilangan keluarga supaya menghubungi polisi terutama dari daerah yang disebut tersangka.

“Tidak harus di Banjarnegara, bisa di polres wilayah kami, nanti untuk dilakukan pengambilan data antemortem,” paparnya.



Kasus tersebut terbongkar berasal dari pesan WhatsApp korban Paryanto kepada anaknya.

Anaknya lantas melapor ke polisi, setelah diinterogasi, tersangka Slamet Tohari mengaku telah membunuh lima orang.

Para korbannya dikubur di lokasi sama di jalan setapak area perkebunan dusun Balun, Wanayasa, Banjarnegara.

“Awalnya mengaku lima, setelah dibongkar ternyata ada sejumlah mayat lain,” ucap Kapolda.



(Dm/Dtk)


Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Ambulance Jadi Mobil Pribadi, Warga Terpaksa Sewa Pick Up ke Rumah Sakit

Berita

Polda Kalbar Gelar Taklimat Awal Audit Kinerja Tahap ll Itwasum Polri

Berita

Wakil Bupati Samosir Hadiri Pelantikan  Korwil PPNP  Situmorang  Lumban Nahor Bona Pasogit

Berita

Pemkab Dan Forkopimda Lakukan Operasi Yustisi Prokes Rangka Penegakan Perbup Tapsel No 49 Tahun 2020

Berita

Danrem 121/Abw adakan malam silaturahmi bersama Dandim dan jajaran.

Berita

Terkait Kepariwisataan, Komisi II DPRD Samosir Kunker ke Aceh Tengah

Berita

Dampak Kenaikan BBM, Angkutan Sibolga Piangsori Memilih Mogok Menunggu Kenaikan Tarif Ongkos 

Berita

Jelang Idul Adha, Dinas Pertanian Laksanakan Pengecekan Hewan Ternak Qurban