Home / Berita / Daerah / Kriminal / Medan

Selasa, 29 November 2022 - 09:35 WIB

Dipolisikan Kasus Aniaya Warga, Oknum Anggota DPRD Medan Membantah

Viewer: 219
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 33 Detik

Medan, Jejaknasional.com – Seorang warga bernama Khalik Fazduani (30) melaporkan dua anggota DPRD Medan karena mengaku dianiaya ke polisi. Salah satu terlapor, HS membantah dan mengatakan tuduhan tersebut merupakan fitnah.
“Wah, itu fitnah dan pemutar balikan fakta, dari keterangan Khalik tersebut sangat mengada-ada atau mengarang,” kata HS kepada detikSumut, Selasa (29/11/2022).

Untuk diketahui, Khalik sendiri mengaku dianiaya oleh tiga orang yakni DS, HS, dan RS (adik DS) di salah satu tempat hiburan malam di Kota Medan pada Sabtu (5/11) yang lalu. Kemudian di hari yang sama, Khalik membuat laporan di Polsek Medan Baru dengan nomor: STTPL/B/1182/XI/2022/SPKT SEK MDN BARU, atas dugaan tindakan kekerasan secara bersama – sama.

Baca Juga  Satu Dari Empat Pelaku Rampok Sadis Ditembak Polisi

Lebih lanjut, HS menjelaskan duduk perkara versi mereka. Dia menuturkan bahwa yang bertikai dengan Khalik adalah RS, sementara dirinya dan DS hanya melerai. Saat melerai tersebut, dia dan DS terkena pukulan dari Khalik, sehingga menuduh Khalik memutar balikkan fakta.

“Yang bertikai sebenarnya adalah si Khalik dan RS, sementara saya dan DS di situ melerai, dan menjadi korban pemukulan dari Khalik sewaktu mencoba melerai, Khalik membalikkan fakta,” jelasnya.

Pasca pelaporan tersebut, HS mengaku dihubungi oleh pihak Khalik dan meminta uang damai sebesar Rp 3 miliar. Dia menyebutkan bahwa pihak Khalik melakukan pemerasan dan fitnah terhadap mereka.

Baca Juga  Viral Aksi Penipuan Modus Pura-pura Tertabrak di Jakpus, Polisi Selidiki

“Malah dia meminta uang sebesar Rp 3 miliar kepada kami, dengan alasan dia sudah membuat laporan polisi, jadi ini adalah cipta kondisi, fitnah dan pemerasan yang dilakukan oleh pihak Khalik,” sebutnya.

Atas hal itu, HS mengaku sudah melaporkan balik Khalik ke Polrestabes Medan. Dia juga mengaku mereka memiliki bukti yang kuat terkait hal itu.

Terkait dengan informasi lebih lanjut soal kasus tersebut, dia meminta untuk menghubungi kuasa hukumnya. Dia juga menyerahkan dan berharap kepolisian menuntaskan kasus tersebut.

“Kita serahkan saja semuanya ke pihak yang berwajib ya, biar nanti pihak yang berwajib yang akan menyelidiki dan menuntaskannya,” tutupnya.

(Hen/Dtk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Tinjau Vaksinasi di Kayong Utara, Pangdam XII/Tpr Himbau Masyarakat Tidak Usah Takut dan Ragu

Berita

Kontrol Kewaspadaan Anggota, Waka Polres Kapuas Hulu Cek Tahapan Narkoba

Berita

Evaluasi Pelaksanaan Progja, Kodam XII/Tpr Gelar Taklimat Awal Pengawasan Post Audit Itjenad

Daerah

Bupati Erlina Lepas 80 Jamaah Calon Haji Asal Mempawah, Berpesan Jaga Kesehatan dan Perbanyak Ibadah

Berita

PDAM Sambas Di Persoalkan Lembaga LP-KPK Sambas.

Berita

Kapolda Kalbar Lakukan Kunjungan Kerja di Polresta Pontianak Kota

Berita

TP PKK Kota Pontianak Gelar Lomba Mewarnai Tingkat Anak Anak

Berita

Vaksinasi Moderna Dalam Rangka Hari Jadi Karang Taruna Ke-61, Diapresiasi Bupati Tapsel