Home / Berita

Rabu, 5 Oktober 2022 - 12:34 WIB

ANTISIPASI, BULOG SINTANG SIAPKAN 100 TON BERAS KHUSUS UNTUK PENANGANAN BENCANA

Viewer: 253
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 37 Detik

Sintang, Kompasnasional.com. – Kepala Sub Divisi Regional Perum Bulog Sintang Sabarani turut mendampingi Wakil Bupati Sintang Melkianus saat meninjau pelaksanaan Operasi Pasar di dua lokasi yakni Pasar Masuka dan Pasar Raya Sintang pada Selasa, 4 Oktober 2022.

Kepada wartawan, Kepala Sub Divisi Regional Perum Bulog Sintang Sabarani menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan 100 ton beras untuk penanganan bencana di Kabupaten Sintang.

Stok beras yang ada di gudang kami, 1.100 ton beras medium. Stok beras aman hingga akhir tahun 2022. Itu termasuk beras cadangan kalau ada bencana, kami siapkan 200 ton beras yang terdiri dari 100 ton untuk Kabupaten Sintang dan 100 ton untuk Kabupaten Melawi. Kapan pun kami siap keluarkan kalau terjadi bencana” terang Sabarani

Baca Juga  Sembilan Personil Berprestasi Dapat Reward dan Bingkisan Natal dari Kapolres

“Stok beras yang ada bisa bertahan sampai Februari 2023 nanti. Kami menghitungnya, 200 ton ini beras cadangan pemerintah yang hanya digunakan untuk keadaan darurat bencana banjir dan kebakaran. Dengan demikian, masih ada 900 ton yang dijadikan cadangan untuk dijual dengan tujuan menstabilkan harga beras di pasaran” beber Sabarani

Kepala Sub Divisi Regional Perum Bulog Sintang Sabarani menjelaskan bahwa pihaknya bekerjasama dengan Disperindag Provinsi Kalimantan Barat untuk mengadakan kegiatan operasi pasar khusus beras di dua titik di Kota Sintang ini.

“Masing-masing titik ada 2 ton sehingga totalnya 4 ton. Namun habisnya cepat benar, hanya sekitar 2 jam selesai. Jenis komoditas yang kita jadikan barang pada operasi pasar pun sesuai dengan permintaan Pemprov Kalbar yakni beras dan ini sesuai harapan masyarakat” terang Sabarani

Baca Juga  Peringati Hari Bhayangkara Ke 76 Waka Polda Kalbar Pimpin Acara Tabur Bunga di Muara Jungkat

“Ke depan, kita siapkan 10 ton, gula 2 ton dan minyak goreng 2 ton untuk satu titik. Artinya kalau dua titik lokasi operasi pasar, maka nanti akan ada 20 ton beras, 4 ton gula dan 4 ton minyak goreng” terang Sabarani

“Untuk operasi pasar ini hanya totalnya 4 ton beras saja, jadi sangat cepat habis. Operasi pasar ini khusus beras saja sesuai arahan Pemprov Kalbar. Soal jadwal berikutnya, kami masih menunggu perintah Disperindagkop Provinsi Kalbar. Karena kami sifatnya hanya menjalankan perinah saja” tambah Sarbani.

Yupinus Totom.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Terdaftar Secara Legal PBH Lidik Krimsus RI Di Kesbangpol Sambas

Berita

Wako Edi Minta PDAM Tekan Kebocoran Di Bawah 30 persen

Berita

Pasca Penggeledahan Rumah Dinas Zola,Pemerintahan Berjalan Normal

Berita

Walikota Psp Irup Peringati Hari Pahlawan Nasional 2020

Berita

Jokowi di Sidang Kabinet Terakhir: Mohon Maaf Jika Ada yang Kurang Berkenan

Berita

FRAKSI GOLKAR : SAWAH DI KECAMATAN PAKKAT, PARLILITAN, TARABINTANG COCOK SEBAGAI AREAL PRODUKSI PERKEBUNAN DAN TELAH DILAKUKAN PERHATIAN BERUPA PENYULUHAN DAN PEMBERIAN BIBIT.

Berita

1st Date Choices You Can Use Online

Berita

Direktur PDAM Tirta Melawi Menjelaskan Penyesuaian Tentang Tarif Tahun 2021