Home / Berita

Jumat, 30 September 2022 - 10:32 WIB

Tema Ngopi Bareng Bang Fauzan, Kapolres Mempawah Buka-bukaan Tentang Hidupnya 

Viewer: 339
0 0
Terakhir Dibaca:3 Menit, 23 Detik

Mempawah – KOMPAS NASIOANAL.Com- Tema “Ngopi Bareng Fauzan” yang digelar oleh MC terkemuka di Kabupaten Mempawah, Gatot Plastik, di Warkop Goncang Lidah, Jalan GM Taufik Mempawah, pada Rabu 28 September 2022 malam kemarin, berhasil membuka keseharian Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, selain aktivitas kedinasannya sebagai anggota Polri.

Berbagai tokoh muda dan pimpinan komunitas hadir dalam Ngopi Bareng itu, termasuk awak media, beserta jajaran Polres Mempawah.

Diketahui bahwa AKBP Fauzan Sukmawansyah merupakan Perwira Polri kelahiran Bandung 43 tahun silam.

Meski lahir di Bandung, Bang Fauzan, sapaan akrabnya, besar di Bengkulu.

“Ayah saya kelahiran Bengkulu, ibu Bandung. Saat saya berusia 4 tahun, ayah memboyong kami sekeluarga dari Bandung ke Bengkulu. Jadi saya besar-besarnya di Bengkulu,” ujar Bang Fauzan bercerita.

Bang Fauzan mengatakan, dirinya bangga dengan Mempawah. Terlebih, sejak ia resmi menjadi bagian dari masyarakat Kota Galaherang setelah mendapat anugerah gelar kekerabatan Keraton Amantubillah sebagai Pangeran Anom.

“Usut punya usut, ternyata gelar kekerabatan Keraton Amantubillah Mempawah ini mengungkap sisi lain silsilah keluarga saya di Sumatera, yakni Kerajaan Pagayurung,” jelasnya.

Silsilah kekerabatan Pagayurung, berdasarkan diskusinya dengan para sesepuh Keraton Amantubillah, ternyata memiliki kaitan erat di masa lalu dengan kekerabatan dengan masyarakat Mempawah.

“Di sinilah, saya tidak saja bangga, tapi juga merasa terkejut dan bersyukur. Karena itu, saya turut bahagia menjadi bagian dari masyarakat Mempawah,” katanya.

Besar di Bengkulu, Bang Fauzan semasa kecil banyak menuai prestasi olahraga dan ekstrakurikuler. Ia memiliki banyak hobi di cabang olahraga, khususnya sepakbola.

Baca Juga  Disela-sela Kegiatan Operasi Yustisi Tim Gabungan Prokes Tapsel Bagikan Masker Bentuk Kepedulian Pemerintah Kepada Masyarakat

“Saya dari kecil sangat hobi sepakbola. Saya pernah tampil mewakili Bengkulu di Piala Hoarnas Surakarta, Jawa Tengah. Kemudian saat SMA, saya juga mewakili Bengkulu di Piala Suratin,” jelasnya.

Hampir seluruh pulau Sumatera pernah dijelajahi Fauzan karena bermain sepakbola, kecuali Aceh dan Sumatera Utara.

Sementara ekstrakurikuler, Fauzan turut aktif. Karenanya, saat mendaftar AKABRI, berbagai piagam penghargaan dari kegiatan Kirab Remaja Nasional hingga Paskibra Daerah, ia lampirkan di berkas pendaftaran sebagai bentuk kondite agar bisa masuk AKABRI.

Fauzan mendaftar AKABRI pada tahun 1997. Ia memilih tiga angkatan, yakni TNI AD, TNI AL dan Akademi Kepolisian, hingga kemudian dinyatakan lolos di Akpol sebagai calon perwira Polri.

Setelah lulus sebagai perwira dengan pangkat Letnan Dua (kini Inspektur Dua) pada tahun 2000, setahun kemudian ia mengikuti program magang selama enam bulan di Polres Bogor.

Selanjutnya, ia bersama 17 perwira baru Akpol lainnya mendapatkan penempatan di Polda Sumatera Utara.

Pelan tapi pasti, karir Fauzan Sukmawansyah di Polri semakin moncer. Mulai dari jabatan Kaurbinops, kanit resintel hingga kapolsek.

Kemudian, ia ditugaskan ke Polda Jawa Timur selama delapan tahun dengan berbagai jabatan.

Usai mengikuti PTIK dan sespim, selanjutnya mendapat penugasan di Polda Kalbar sebagai Kasubdit Reskrimum, hingga ditugaskan kembali menjadi Kapolres Mempawah hingga sekarang.

“Tercatat, saat ini sudah 1 tahun 11 bulan saya menjabat sebagai Kapolres Mempawah,” terangnya.

Fauzan kembali bercerita, keberhasilan seorang pimpinan Polri, termasuk Kapolres Mempawah, tidak lepas dari peran anggota.

Baca Juga  Pemko P.Sidimpuan Samakan Persepsi Dengan PT PLN UP3 "Road Map" Jaringan

“Saya bisa memegang amanah sebagai pimpinan Polri di Mempawah, tentu butuh kerjasama dan dukungan anggota,” katanya.

Karena peran penting anggota ini, maka selaku pimpinan, dirinya selalu berkomitmen untuk memimpin sebaik-baiknya, tanpa membeda-bedakan.

Begitu pula dengan keluarga di rumah, Fauzan mengaku berusaha sebaik-baiknya sebagai kepala keluarga. Tidak berbuat neko-neko sehingga bisa menjadi contoh bagi istri maupun anak-anak.

Lebih lanjut, AKBP Fauzan bercerita, selama menjadi Kapolres Mempawah, Fauzan mengakui masyarakat Kabupaten Mempawah sangat cinta damai.

“Tidak ada aksi anarkis yang berlebihan di Mempawah, masyarakatnya faham hukum, dan menjunjung tinggi kebersamaan. Jika pun ada tindak kriminalitas, saya melihat masih dalam tahap kewajaran,” ungkapnya.

Karena damainya daerah ini, Kapolres Fauzan mengaku bangga bisa ditugaskan di Mempawah.

Ia berharap, sikap cinta damai dan menjunjung tinggi hukum ini dapat terus dipertahankan di masa mendatang.

Apalagi proyek strategis nasional yakni Terminal Kijing sudah diresmikan Presiden Jokowi. Ini adalah sebuah potensi ekonomi luar biasa yang harus dijaga oleh masyarakat.

“Caranya, selalu ciptakan kondisi kamtibmas, sehingga situasi yang aman akan semakin banyak menarik masuknya investor, baik dalam negeri maupun luar negeri ke Kota Mempawah,” ucapnya.

Kapolres Fauzan Sukmawansyah selanjutnya mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Mempawah yang telah bekerja sama dan memberi dukungan kepada TNI/POLRI untuk menciptakan situasi kamtibmas yang terjaga baik hingga detik ini.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolsek Pontianak Timur Jalin Silaturahmi Dengan Tomas dan Toga

Berita

KPK Temukan Catatan Transaksi Saat Geledah Rumah Tersangka Kemnaker

Berita

Bupati Taput Resmikan Pembangunan Jaringan Listrik di 8 titik Desa/dusun secara Serentak

Berita

Sambangi Warga, Satgas Pamtas 144 Berikan Pelayanan Kesehatan*

Berita

Musnahkan Barang Bukti 87,81 Gram Narkotika Jenis Sabu
Foto Ilustrasi

Berita

Eks Anggota DPRD Sumut Jadi Tersangka Penggelapan Uang!

Berita

Bupati Samosir Resmikan SPBU Ketiga di Desa Cinta Dame

Asahan

KONI Asahan Gelar Peningkatan SDM Pelatih Menuju PON 2024