Home / Berita

Senin, 12 September 2022 - 17:39 WIB

4 Orang Terduga Kasus Pengeroyokan di Desa Kuala Dua Ahirnya di Amankan Polres Kubu Raya Dan Polda Kalbar

Viewer: 366
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 30 Detik

Kuburaya,Kalbar-KOMPAS NASIONAL.COM-Polda Kalimantan Barat telah berhasil mengamankan 4 orang terduga pelaku pengeroyokan pada kasus keributan di Desa Kuala 2, kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat pada 9 September 2022 lalu.

Sebelumnya diberitakan, pada 9 September 2022, terjadi keributan pasca sidang lapangan kasus sengketa lahan di daerah tersebut.

Pada keributan itu, Pengacara Penggugat serta timnya menjadi korban penganiayaan sejumlah orang.

Kapolres Kubu Raya AKBP Jerrold HY Kumontoy saat ditemui di Mapores Kubu Raya menyampaikan bahwa terkait kasus pengeroyokan terhadap pengacara penggugat dan tim nya itu dilaporkan ke Polda Kalimantan Barat

Dari Polda Kalbar kemudian langsung bergerak melakukan pencarian terhadap para pelaku.

Baca Juga  PT. Rafi Kamajaya Abadi (PT. RKA) Sangat Respon Terkait Aksi Unjuk Rasa Petani Plasma.

“Dan tim dari Polda Kalbar dibantu dengan Satreskrim Polres Kubu Raya berhasil mengamankan 4 orang yang diduga pelaku dan langsung dibawa ke Polda Kalbar untuk proses lebih lanjut “, ungkap Kapolres Kubu Raya AKBP Jerrold H.Y. Kumontoy, S.I.K., M.Si di Mapolres, Senin 12 September 2022.

Walaupun laporan kasus tersebut di Polda Kalbar, AKBP Jerrold menyampaikan pihaknya dari Polres turut membantu melakukan penyelidikan dan penggalangan.

Kepada terduga pelaku yang belum diamankan, Kapolres meminta untuk segera menyerahkan diri karena Kepolisian saat ini sudah berhasil mengidentifikasi

“Saya sudah perintahkan kepada jajaran untuk tetap melakukan penggalangan kepada warga yang sudah teridentifikasi sebagai pelaku untuk segera menyerahkan diri, kemarin juga sudah ada yang menyerahkan diri, dan kami limpahkan ke Polda Kalbar,”tuturnya.

Baca Juga  Kantor Badan Penyuluhan Pertanian Paloh Perlu Perhatian Pemerintah

AKBP Jerrold menegaskan bahwa kasus ini tidak ada kaitannya apapun dengan SARA, melainkan murni tindak pidana penganiayaan.

” Kami dari Polres dan jajaran sudah berupaya untuk mengungkap siapa pelaku pada kasus ini yang videonya sudah beredar, dan korban juga sudah menyampaikan bahwa telah menyerahkan proses kasus ini ke kepolisian,”, terangnya.

Kepada masyarakat iapun menghimbau untuk tidak terpengaruh dengan berbagai informasi yang tidak benar atau hoks.

Penulis : humas_resKR,Polda kalbar

Publish : Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Berita Psp. Pemko Psp Terima Penghargaan PPD Dan APE Katagori Pratama Dari Provsu

Berita

Bupati Taput Kampanyekan Pemberian TTD Untuk Cegah Stunting Sejak Awal.

Berita

PUK F SPTI-KSPSI Pondok Batu Tapteng Terbentuk

Berita

Idrus Marham Jadi Korbid DPP Golkar, Rangkap Jabatan di Kabinet

Berita

Bupati Sintang menyerahkan Hasil Verifikasi Administrasi Pengusulan Calon Wakil Bupati Sintang kepada lima partai pengusung Koalisi Adil Bersatu, Partai PPP belum Tanda tangan karena beda Usulan.

Berita

Bupati Dan Dewan Kapuas Hulu Salurkan Bantuan Banjir Di Suhaid

Berita

Atlet Anggar Mempawah Raih Medali Perunggu di PON XX Papua

Berita

Politeknik Gihon Pematangsiantar Kukuhkan 48 Wisudawan Terbaik Angkatan ke- II Program Ahlimadya