Home / Berita

Rabu, 3 Agustus 2022 - 16:37 WIB

Polres Bengkayang Bersama Polsek Jagoi Babang Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Perlindungan PMI

Viewer: 257
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 37 Detik

Bengkayang Kalbar,KOMPAS NASIONAL.Com – Polres Bengkayang Polda Kalbar melakukan press release terhadap pengungkapan kasus tindak pidana Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) di wilayah perbatasan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Rabu (3/8/2022).

Pengungkapan pekerja migran Indonesia ilegal tersebut berhasil dilakukan secara Kolaborasi antara Sat Reskrim Polres Bengkayang dan unit Reskrim Polsek Jagoi Babang dan Unit Reskrim Polres Seluas, pada 28 Juli lalu.

Kapolres Bengkayang, AKBP Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H. menyampaikan, penindakan tersebut wujud Polres Bengkayang menindak tegas tindak Pidana Pekerja Migran Indonesia (PPMI) di wilayah hukum Polres Bengkayang guna mencegah pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) secara ilegal keluar Negeri.

“Pelaku yang mengatur kedatangan calon pekerja ini beralamat di Jagoi Babang. Dan ia minta bayar Rp. 2.750.00 untuk keberangkatan dari Bandara Supadio Pontianak sampai ke Malaysia. Dan calon pekerja migran ini rata-rata dari luar Kalbar,” ungkap Kapolres.

Baca Juga  GUNA SERAP ASPIRASI GURU, WELBERTUS ANGGOTA DPRD SINTANG KUNJUNGI SMPN 07 DAN SDN 12 JERORA

Kapolres Bayu menyampaikan, korban pelaku yang berinisial SA (35) ini ada sebanyak 15 orang, dan mereka berasal dari Jawa Timur dan Kota Pontianak.

“Sekarang Pelaku sudah diamankan di Polres Bengkayang beserta dengan Barang Bukti. Dan pasal yang disangkakan terhadap pelaku yakni pasal 81 UU RI nomor 18 tahun 2017 tentang pelindungan pekerja migran Indonesia, dengan ancaman penjara maksimal 10 tahun dan denda paling banyak banyak Rp. 15 Milyar,” ucapnya.

Kapolres menegaskan, pihaknya akan terus melakukan penyidikan terhadap kasus tersebut. Dan melakukan pengembangan kasus untuk mencari apakah masih ada CPMI lainnya terhadap tindak Pidana yang dilakukan oleh pelaku (SA).

Baca Juga  Bupati Hadiri Sosialisasi Disdukcapil

Bayu berpesan, agar warga negera Indonesia yang hendak mencari kerja di luar negeri untuk dapat melewati jalur resmi, sehingga keberadaan pun tetap legal.

Selain itu, pentingnya pekerja migran Indonesia untuk memahami pentingnya pelindungan hukum selama berada di negeri orang.

“Untuk calon pekerja tadi, akan kita minta pulang ke daerah masing-masing, jika mau kerja harus melewati jalur resmi itu opsi yang kita tawarkan. Nah sementara pelaku kita amankan untuk proses penyidikan selanjutnya,” pungkasnya.

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Warga Perbatasan Serahkan 1 (satu) Pucuk Senjata Api Rakitan jenis Bomen Kepada Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/GTY

Berita

Tutup Laga 4-0, Yasti Singkawang Melaju ke Partai Final Liga Santri

Berita

Pemerintah Kabupaten Samosir memberikan Bantuan Sosial Uang Tunai/Sipir ni Tondi Kepada Korban Bencana Alam Angin Kencang

Berita

GTPP Covid-19 Samosir, “Melek Covid-19 dan Praktik Nyata Protokol Kesehatan”

Berita

Ringankan Beban Warga Perbatasan, Satgas Yonif 407 Gelar Khitanan Gratis*

Berita

Bripka Ekhy: Vaksin Covid-19 Terasa Aman dan Nyaman

Berita

Walikota Berikan Bantuan Peralatan Pengolahan Salak di Sidimpuan

Berita

Kalapas Kelas IIA Pematangsiantar, Berikan Penghargaan Kepada Petugas Yang Menggagalkan Masuknya Narkoba ke Dalam Lapas