Home / Berita

Sabtu, 30 Juli 2022 - 20:43 WIB

Gawai Dayak Sintang: Lomba Pangkak Gasing Diikuti 14 Peserta, Tua Muda Bersaing

Viewer: 299
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 22 Detik

Sintang, Kompasnasional.com.-Pelaksanaan Lomba Pangkak Gasing pada Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang yang ke 9 Tahun 2022 pada Sabtu pagi, 30 Juli 2022 sempat terhambat karena halaman Betang Jerora Satu basah dan becek sehingga tidak memungkinkan untuk dijadikan lokasi lomba pangkak gasing.

Laurensius Anong Koordinator Lomba Pangkak Gasing menuturkan sempat bingung menetukan lokasi lomba pangkak gasing karena hujan yang mengguyur Sintang membuat halaman Betang Jerora Satu becek. “padahal syarat lokasi lomba pangkak gasing ini, tanah harus keras sehingga lomba bisa maksimal. Akhirnya kita laksanakan lombanya diatas tanah yang sudah di cor saja” terang Laurensius Anong.

Baca Juga  Pererat Kemitraan Polres Kapuas Hulu Laksanakan Coffee Morning Bersama Awak Media 

Peserta lomba pangkak gasing ini ada 14 orang, hanya satu kategori saja. Jadi pelajar dan dewasa sama-sama bersaing. Sehingga terjadi perlawanan antara pelajar dan orang tua” terang Laurensius Anong.

Meskipun kurang maksimal karena lokasi lomba yang tidak memadai, tetapi sukses dilaksanakan. Dan cukup meriah. Penonton banyak, dan peserta juga memahami kondisi sekitar rumah Betang Jerora Satu” tambah Laurensius Anong. Laurensius Anong menjelaskan bahwa nilai pemangka’ kena yang dipangka keluar lingkaran di berikan nilai 10. Sebaliknya tidak kena dan keluar, tidak mendapatkan nilai atau nol. Nilai pemasang dipangkak dan tidak kena bernilai 10.

Baca Juga  Pemkab Samosir Serahkan Bantuan Sosial Pendidikan dan Beasiswa Berprestasi Kepada 1675 Siswa/i dan Mahasiswa Kabupaten Samosir

“Jika keduanya kena dan sama-sama keluar maka masing masing mendapat nilai 5. Bila pemasang gasing keluar lingkaran, maka pemangkak nilainya 3 dan nilai pemasang 0” ujar Laurensius Anong menjelaskan sistem penilaian.

Aturan lainnya, gasing pemasang tidak boleh keluar dari garis yang sudah ditentukan, dan kakinya tidak boleh menyentuh garis. Tetapi untuk pemangkak, jika kakinya menyentuh garis, maka akan langsung di diskualifikasi. Tadi ada satu orang peserta pemangkak yang kakinya menyentuh garis, langsung kita diskualifikasi dan pemasang dinyatakan pemenang” tambah Laurensius Anong.

Yupinus Totom

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Langkah PDAM Halsel Mengatasi Ancaman Air Keruh

Berita

Wujud Peduli Kemanusiaan, Satgas Pamtas Rl-Malaysia Yonif 645/Gty Bantu Proses Pemakaman Warga di Perbatasan

Berita

Edi Kamtono Bersimpuh Sungkeman Kepada Ibunda di Hari Lebaran

Berita

Wawako Buka Rapat Persiapan Keberangkatan Calhaj Kota Sidempuan

Berita

Panji Gumilang Melawan Usai Resmi Ditahan

Berita

Pangdam XII/Tpr Buka Operasi Gaktib dan Yustisi Polisi Militer

Berita

Kelurahan Banjar Serasan Laksanakan Musrenbang Tahun 2021 untuk Kegiatan di Tahun 2022

Berita

Ketua DPRD Humbahas : 15 Anggota DPRD Yang Terlibat Penyegelan ” Kembali Kejalan Yang Benar