Home / Berita

Sabtu, 9 April 2022 - 22:09 WIB

Potensi Kalbar Menjadi Daerah Penyangga Yang Baik Bagi IKN

Viewer: 420
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 10 Detik

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL.Com – Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., menjadi Keynote Speaker dalam acara Kuliah Umum Merdeka Belajar Kampus Merdeka dengan tema “Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Indeks Desa Membangun di Kalbar sebagai Wujud Kontribusi Provinsi Penyangga terhadap Pembangunan Ibu Kota Negara” yang diselenggarakan di Gedung Konferensi Untan. Sabtu (9/4/2022).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Rektor UNTAN, Prof.Dr. Garuda Wiko, S.H., M.Si., Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, Dr. Ir. Bambang Hendroyono, M.M.. Kepala Dinas LHK Prov. Kalbar Ir. Adi Yani, M.H., Perwakilan dari Organisasi Lingkungan Hidup yang ada di Kalimantan Barat dan para penggiat pecinta lingkungan, Rimbawan serta Mahasiswa Fakultas Kehutanan UNTAN.

Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum juga menyampaikan kekhawatirannya akan kondisi lingkungan dan alam saat ini.

“Saya mengkhawatirkan kondisi alam dan lingkungan di kalbar.

Kondisi Gambut yang harus kita jaga, hingga pendangkalan Daerah Aliran sungai (DAS) di sepanjang sungai kapuas.

Baca Juga  Wabup Wahyudi Menghadiri Sertijab Camat Silat Hilir

Mari kita berfikir maju kedepan, bersama memikirkan langkah perbaikan apa yang bisa kita ambil untuk lingkungan kita.

Dan saya berprinsip untuk tidak mau menjadi orang yang berperan dalam perusak lingkungan.

Kita kesampingkan kepentingan politis,” tegas Sutarmidji.

Gubernur juga berharap mahasiswa menjadi agen perubahan dalam menjaga kelangsungan hidup dan ekosistem di lingkungan kita.

“Mahasiswa fakultas kehutanan harus ada desa binaan yang diseriusi.

Karena kita harus memperbaiki lingkungan kemudian apapun kesejahteraan masyarakat harus dari desa.

Mahasiswa juga bisa mengelola hutan kota, bisa bekerjasama dengan Pemda. Kemudian, kita patut bangga, sebagai contoh kualitas durian terbaik di indonesia yang ada 32 spesies, 12 nya dari Kalbar. Jadi menatap pembangunan IKN ini kita jangan jadi penonton.

Contoh untuk program nasional food estate, sebenarnya apabila dihitung secara valid, Kalbar dapat menghasilkan beras lebih dari yang dibutuhkan.

Hal tersebut memungkinkan kita mampu menjadi daerah penyangga untuk memenuhi kebutuhan IKN,” harap Gubernur.

Baca Juga  BPBD Himbau Warga Kapuas Hulu Tetap Waspada, Ada 148 Kejadian Bencana di Kapuas Hulu Selama Tahun 2021

Pada kesempatannya, Sekjen Kemen LHK menyampaikan pengimplementasian Rencana Operasional FOLU Net Sink 2030.

Rencana Operasional Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 telah disusun secara komprehensif dan ilmiah melalui pendekatan analisis spasial, seperti indeks kualitas hutan, nilai konservasi tinggi (HCV), jasa lingkungan ekosistem tinggi, serta indeks biogeofisik (IBGF) serapan karbon maupun Karhutla.

“Folu Net Sini ini adalah semua yang telah kita lakukan selama beberapa tahun terakhir ini dan dalam mengendalikan perubahan iklim bahwa Indonesia punya komitmen kuat untuk berkontribusi menurunkan emisi yang telah ditetap sebesar 29 persen,” jelasnya.

Dirinya mengungkapkan bahwa komitmen penurunan emisi harus dengan aksi nyata yang dilakukan dikawasan hutan baik itu hutan konservasi, hutan lindung maupun hutan produksi.

Tak hanya itu tentunya kontribusi penurunan emisi ini harus melalui aksi mitigasi yang harus dilakukan oleh semua pihak.

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Sekda Tinjau Kesiapan Kondisi Rumah Dinas Bupati Dan Wakil Bupati Tapsel

Berita

Viral Aksi Penipuan Modus Pura-pura Tertabrak di Jakpus, Polisi Selidiki

Berita

Plorenstinus Anum : Pertanian Kalbar Berorientasi Swasembada Pangan Dengan Intensipikasi Pemanfaatan Tehnologi

Arsip

Dimas Kanjeng Disebut Dalam Sidang Ahok

Berita

Dua Kepala Seksi di Kejari Halsel Berganti

Berita

Walikota Siantar Hadiri Apel Operasi Lilin Toba 2020 di Mapolres 

Berita

Babinsa Jawai Hadiri Acara Pelantikan Kepala Desa Wilayah Binaan

Berita

KABID P2 DINKES KAB. MELAWI SINERGI DENGAN POLRES DALAM PENANGANAN PENYAKIT FILARIASIS