Home / Berita

Kamis, 17 Maret 2022 - 16:18 WIB

Sukseskan Program Pemerintah Perangi dan Akhiri Covid-19, SMKN 3 Pematangsiantar Terapkan Scan Aplikasi PeduliLindungi

Viewer: 582
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 39 Detik

Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Guna mensukseskan program pemerintah dalam memerangi dan mengakhiri penyebaran penularan klaster baru Covid-19, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Pematangsiantar, Jalan Raya Medan KM 10,5 Kota Pematangsiantar terapkan wajib Scan Barcode PeduliLindungi saat masuk maupun keluar lokasi sekolah.

Dalam penuturannya Nurmaulita S.Pd, M.Si Selaku Kepala SMK Negeri 3 Pematangsiantar mengatakan, bahwa PeduliLindungi adalah aplikasi pelacak Covid-19 yang digunakan secara resmi untuk pelacakan kontak digital di Indonesia. Aplikasi ini dikembangkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian BUMN. 

“Selain sebagai antisipasi munculnya klaster baru Covid-19 saat pembelajaran tatap muka (PTM), ini juga bagian dari upaya SMK Negeri 3 Pematangsiantar dalam membangun sistem pendidikan berskala sekolah khususnya dalam pengembangan nilai karakter”.ujar Nurmaulita pada Selasa,(15/3/22).

Baca Juga  Wujudkan Implementasi Bhakti Sosial, Koramil Selakau Gelar Sunatan Massal*

Juga kata Nurmaulita, hal tersebut sesuai surat edaran yang diterbitkan Cabang Dnas Pendidikan Siantar bahwa setiap sekolah wajib untuk membuat Scan Barcode Peduli Lindungi melalui website resmi yang disediakan oleh Pemerintah, agar dapat diakses oleh siswa, guru dan pengunjung sekolah ketika hendak memasuki lokasi sekolah.

“Scan barcode aplikasi PeduliLindungi ini bukan hanya untuk  siswa, guru, dan pegawai di SMK Negeri 3 Pematangsiantar, tetapi juga untuk para orang tua atau masyarakat yang berkunjung ke sekolah”.sebutnya.

Nantinya, lanjut Nurmaulita, Siswa, guru dan pengunjung yang diperbolehkan masuk ke lingkungan sekolah adalah mereka dengan status berwarna hijau sedangkan warna kuning masih diberikan kelonggaran untuk dapat masuk namun dengan syarat wajib menerapkan protocol Kesehatan yang ketat.

Baca Juga  Di ASEAN, Serangan Siber Bisa Sebabkan Kerugian USD 750 Miliar

Nurmaulita juga menekankan bahwa penggunaan scan barcode tersebut agar menanamkan sikap tanggung jawab seluruh stakeholder di sekolahnya.

“Ini juga sebagai respons sinergi kami dengan kebijakan pemerintah daerah dan pusat juga dengan diterapkannya scan barcode pedulilindungi ini SMK Negeri 3 Pematangsiantar siap melaksanakan pembelajaran tatap muka 100 persen dengan prokes yang sangat ketat juga siap melaksanakan ujian sekolah (US) dan uji kompetensi keahlian (UKK) dan juga siap melaksanakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara online”.tutupnya.

Toni Tambunan.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Nilai tukar Rupiah dipatok Rp 13.500 per USD di 2018

Berita

Menko Marves Tinjau Sejumlah Lokasi Wisata Favorit di Samosir.

Berita

Bupati Samosir Salurkan Bansos Bni 46 Cabang Pangururan dan Kemensos

Berita

PNS Myanmar Ikut Mogok Massal, Militer Myanmar Terguncang

Berita

Polres Sanggau Salurkan Bantuan Sosial kepada Masyarakat Terdampak Banjir di Wilayah Kecamatan Kapuas

Berita

Kampanyekan PPKM, Upaya Koramil MHU Bersama Instansi Terkait Tekan Penyebaran Covid-19*

Berita

Sambut HUT ke-76, Ketua Persit KCK Daerah XII/Tpr Pimpin Ziarah ke TMP Dharma Patria Jaya

Berita

Mahasiswa Asal Lampung yang Kuliah S3 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Ditemukan Tewas di Kamar Kos