Home / Berita

Rabu, 19 Januari 2022 - 22:44 WIB

Bappeda Fasilitasi Penyusunan Baseline Penetapan Kawasan Pemukiman Kumuh Kabupaten Kapuas Hulu

Viewer: 394
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 43 Detik

Kapuas Hulu Kalbar Kompas Nasional – Bappeda Kapuas Hulu Fasilitasi Kegiatan Rapat Penyusunan Baseline Penetapan Kawasan Permukiman Kumuh Kabupaten Kapuas Hulu di Aula Bappeda, Rabu (18/1/2022).

Kegiatan ini di leading sektori oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Tata Ruang dan Cipta Karya Kabupaten Kapuas Hulu selaku perangkat daerah pengampu urusan perumahan dan kawasan permukiman Kabupaten Kapuas Hulu.

Penyusunan Baseline Penetapan Kawasan Permukiman Kumuh merupakan langkah untuk menentukan tingkat kekumuhan suatu Kawasan, penanganan permukiman kumuh diawali dengan identifikasi lokasi permukiman kumuh dan penetapan lokasi permukiman kumuh.

Kegiatan ini Dilaksanakan untuk mendapatkan masukan, saran dan pendapat dari Pokja PKP (Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Pemukiman) dan stake holder lainnya untuk menyempurnakan dokumen baseline kawasan kumuh yang telah disusun agar sesuai dan mengakomodir kondisi riil kawasan permukiman kumuh di Kecamatan Putussibau Utara dan Putussibau Selatan khususnya Kelurahan Hilir Kantor, Putussibau Kota dan Kedamin Hilir.

Baca Juga  Kisah Bripka Sandi-Aipda Yuniar, Anggota Polri yang Berkontribusi untuk Pendidikan dan UMKM Indonesia 

Hasil akhir yang diperoleh adalah rekomendasi dari balai prasarana permukiman wilayah kalimantan barat, pemerintah daerah melalui Pokja PKP perlu melakukan penyesuaian/ review/ revisi terhadap SK Bupati Kapuas Hulu Nomor 423 Tahun 2019 tentang Penetapan Lokasi Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh di Kabupaten Kapuas Hulu, agar sesuai dengan Undang-undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Kawasan Permukiman dan Peraturan Menteri PUPR nomor 14/PRT/M/2018 tentang pencegahan dan peningkatan kualitas terhadap perumahan dan permukiman kumuh.

Upaya revisi ini dimulai dengan penyusunan baseline sesuai yang diamanatkan dalam peraturan menteri tersebut.

Baca Juga  MENAKER TANDATANGANI MoU DENGAN PEMKAB TOBA di IT DeL

Lokasi yang menjadi prioritas saat ini adalah kawasan perkotaan kabupaten yaitu kecamatan Putussibau Utara dan Putussibau Selatan dan selanjutnya akan di susun baseline untuk kecamatan-kecamatan lainnya.

Pokja PKP akan menyusun rencana penanganan yang bersifat multisektoral dan berkelanjutan, pengembangan prasarana dan sarana yang memadai, mengintegrasikan seluruh kondisi dan aktivitas di perumahan dan permukiman kumuh dengan kegiatan pembangunan, mendorong peran pemerintah daerah dan masyarakat sebagai pelaku utama penanganan lingkungan kawasan permukiman kumuh agar tercapai pengentasan kawasan kumuh perkotaan.

Kegiatan menghadirkan pihak ketiga dari konsultan perencanaan CV. Invotech, hadiri juga Sekda Kapuas Hulu,Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Tim Pokja PKP, Camat dan Lurah di wilayah fokus identifikasi kawasan permukiman kumuh.

M.Isnaini

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Mengenal Semut Panda, Imut Namun Mematikan!

Berita

Penyerangan Mapolsek Ciracas, 31 Anggota TNI AD Diperiksa, Kasad: Tidak akan Berhenti Sampai di Sini

Berita

Tuan Guru Batak Syekh Ahmad Sabban Rajagukguk : Suku Batak Wajib Nonton Film Ngeri-Ngeri Sedap

Berita

Satgas Yonif 645/Gty, Sumbang Semen dan Bantu Cor Jalan di Perbatasan

Berita

PEMERINTAH TARGETKAN DANAU TOBA TUJUAN WISATA BERTARAP INTERNASIONAL
Foto Wakil Ketua DPRD Solok Lucky Effendi saat diamankan Polisi

Berita

Kala Wakil Rakyat Asal Demokrat di Solok Ditangkap Kasus Sabu

Berita

PNS Naik Gaji 8%, Nasib PPPK Gimana Nih?

Berita

UJIAN SATUAN PENDIDIKAN (USP) KELAS 6 DAN 9 DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN SAMOSIR