Home / Berita

Rabu, 27 Oktober 2021 - 22:10 WIB

Gubernur Kalbar Kukuhkan TPAKD 4 Kabupaten.

Viewer: 345
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 56 Detik

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL – Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Samuel, S.E., M.Si., Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalbar (OJK Kalbar), Maulana Yasin, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalbar (BI Kalbar), Agus Chusaini, serta Direktur Umum Bank Kalbar, Rokidi, S.E., M.M., mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 4 kabupaten, yaitu Sanggau, Bengkayang, Kapuas Hulu, dan Sekadau, secara virtual di Ruang Analisis Data Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (27/10/2021).

Kegiatan ini turut disaksikan secara daring oleh Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK Pusat, Kristianti
Puji Rahayu.

Setelah pengukuhan TPAKD 4 Kabupaten, kegiatan ini dilanjutkan dengan Peluncuran Keuangan Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir Provinsi Kalbar (KPMR Kalbar).

Gubernur mengatakan, TPAKD sangat penting bagi masyarakat dalam mengakses atau terakses di lembaga keuangan dengan mudah.

Baca Juga  DIDUGA PENCULIK,TERNYATA ORANGTUANYA SENDIRI

“TPAKD penting agar masyarakat tidak terjebak dalam pinjaman online maupun rentenir yang menetapkan suku bunga yang sangat tinggi.

Saya sangat mengapresiasi KPMR ini,” ujar H. Sutarmidji.

Kemudian, dia meminta sektor usaha, terutama Usaha Mikro Kecil, dapat diberi akses perbankan yang mudah dan dengan suku bunga yang rendah.

“Mudah dalam artian jangan dibuat susah persyaratannya.

Jika peminjam/pelaku usaha sudah punya izin usaha mikro, itu sudah cukup,” pinta Gubernur.

Sementara itu, Kepala OJK Kalbar, Maulana Yasin berharap, pembentukan TPAKD ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat berupa pertumbuhan ekonomi, penanggulangan kemiskinan, pemerataan pendapatan, serta membuat terobosan baru yang dapat meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat.

“TPAKD yang baru dikukuhkan atau yang sudah dikukuhkan, diharapkan dapat mendorong ketersediaan akses keuangan seluas-luasnya bagi masyarakat, guna mendukung perekonomian daerah,” harap Maulana Yasin.

Kepala OJK juga meminta para pelaku UMKM yang ingin meminjam modal usaha, diimbau melalui industri jasa lembaga keuangan, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga  Tingkatkan Rumah Layak Huni, Bupati Tapsel Serahkan Buku Tabungan Program BSPS

“Saya imbau kepada pelaku usaha atau masyarakat, jika ingin meminjam modal, hubungi jasa lembaga keuangan yang bersifat formal, karena akan kami awasi dan bina, sehingga para nasabah akan aman dan tenteram,” jelas Kepala OJK Kalbar.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Umum Bank Kalbar berharap, masyarakat dapat memanfaatkan pengelolaan akses keuangan ini, sehingga roda pertumbuhan ekonomi dapat berjalan.

“Peluncuran TPAKD dan KPMR diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

Oleh karena itu, produk ini kami sesuaikan dengan program OJK yang memberikan suku bunga rendah per tahun.

Hal ini bertujuan agar rentenir di Kalbar ini tidak tumbuh menjamur,” tutup Rokidi.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Personil Polres Samosir Hadiri Pelepasan Siswa SMP, Aiptu Swandi Mohon: orangtua jangan beri Sepeda Motor Kepada Anak Sekolah 

Asahan

Inibabad Gagas Diskusi DBON 2022 Di Asahan

Berita

Bupati Kapuas Hulu Membuka kegiatan Penyusunan Program Kerja Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD)

Berita

Gubernur H.Sutarmidji Resmikan Gedung Galeri Hasil Hutan di Pontianak

Berita

Ranperda dan APBD tahun 2022 Tapanuli Selatan disahkan

Berita

Tinjau Posko Covid-19 PPKM Mikro, Dandim 1203/Ktp Apresiasi Peran Desa Tangguh.

Berita

Tolak kenaikan Harga BBM, Para Pendomo Akhirnya Membubar Kan Diri

Berita

Duit Dana Desa di Halsel Lambat Cair, Ini Alasannya !