Home / Berita

Jumat, 8 Oktober 2021 - 21:54 WIB

Hindari Kerumunan Siswa Pulang Sekolah, Cabdisdik Siantar : Kami Akan hubungi kepsek serta evaluasi sekolah tersebut

Viewer: 382
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 56 Detik

Kompas Nasional l  PEMATANGSIANTAR-Saat sekolah di izinkan menggelar pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM), Pemerintah daerah masing-masing selalu ditekankan memfasilitasi kesiapan protokol kesehatan untuk keselamatan dan keamanan siswa. Mulai dari semua guru telah divaksin Covid-19, anak dipantau mulai dari rumah ke sekolah hingga kembali ke rumah lagi dalam kondisi aman.

Seharusnya, pihak sekolah pun harus mewanti-wanti untuk mewaspadai potensi kerumunan siswa. Terutama meninggalkan halaman sekolah saat jam pulang. 

Amatan awak media di beberapa titik lokasi di Kota Pematangsiantar, jarak satu sekolah dengan sekolah lain sangat dekat. Sehingga, ketika jam pembelajaran berakhir, seluruh siswa bersamaan bertemu hingga menimbulkan kerumunan. Salah satunya, di persimpangan Jalan Singosari dan Jalan Bali. Terdapat SMA, SMK Teladan dan SMK Negeri 1 Pematangsiantar. 

Baca Juga  Wawako P.Sidimpuan Hadiri Resepsi Milad Muhammadiyah Ke 109

Ketika di konfirmasi hal tersebut pada Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara melalui cabang dinas (Cabdis) di Siantar, sangat menyayangi kejadian tersebut. Pasalnya, sebelum pelaksanaan PTM terbatas dimulai, seluruh satuan Pendidikan dibawah naungan Dinas Pendidikan Sumatra Utara sudah melakukan simulasi. Salah satunya, mewaspadai potensi kerumunan siswa ketika meninggalkan sekolah masing-masing. 

“Kami Akan hubungi kepsek serta evaluasi sekolah tersebut. Soalnya, kami sudah tegaskan untuk menugaskan di titik tadi. Mengantisipasi siswa sebelum dan setelah belajar agar dilarang berkerumun untuk mencegah terjadinya penyebaran virus Corona,” tegas Kasi SMA dan PK  Drs. Hamonangan Aruan ketika ditemui di ruang kerjanya, Jumat (8/10/21). 

Dia meminta sekolah-sekolah untuk mengatur jam pulang supaya tidak terjadi kerumunan. Dengan catatan siswa harus pulang langsung ke rumah tanpa harus mampir kesana kemari. 

Baca Juga  Makan Mi yang Disimpan Selama 1 Tahun, 9 Anggota Keluarga Meninggal Dunia

Aruan juga menekankan pada tiap-tiap sekolah supaya mampu menerapkan mekanisme pengaturan para pelajar ketika jam pulang. Skema pelaksanaan PTM terbatas yang sudah ditetapkan diminta benar-benar diterapkan untuk mencegah kerumunan.

“Kami akan melakukan evaluasi dan bertindak secepatnya. Upaya kami mungkin terhadap jadwal jam belajar mengajar siswa dan guru antar sekolah di lokasi yang sama, akan dibuat berbeda agar tidak terjadi kerumunan massa usai jam pembelajaran. Atau bisa jadi, sekolah dibuat selang-seling,”tukasnya.

“Sebab PTM digelar masih dalam kondisi pandemi virus Corona. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi penyebaran kasus virus Corona di sekolah sebagai kluster baru,” kata Aruan. 

Aruan akan menegaskan lagi pada seluruh sekolah untuk aktif memperhatikan protokol kesehatan (prokes) yang baik serta pengawasan yang ketat. SOP yang telah disusun pemerintah dalam penyelenggaraan pendidikan di masa pandemi, tidak boleh lengah.

Toni Tambunan.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Ribuan Jamaah Salat Id Tumpah Ruah di Depan Kantor Wali Kota Pontianak

Berita

Persiapan Pengamanan G20 di Bali, Kakorlantas Imbau Hal Ini ke Masyarakat 

Berita

2 Pria Gosong Kesetrum setelah Potong Kabel PLN di Proyek Under Pass

Berita

Hari Bhayangkara ke-75 Polres Humbahas mengadakan Peresmian Gedung Olahraga Wicaksana Laghawa yang dihadiri Forkompimda Humbahas

Berita

Gaji Nunggak, Karyawan Perusahaan Sawit Blokir Akses Jalan

Berita

2 Ruas Jalan di Jakbar Tergenang Usai Diguyur Hujan Deras

Berita

Bupati Lantik Sudiahman Saragih SH sebagai Penjabat Sekda Kabupaten Simalungun
Foto Presiden Rusia Joe Biden di KTT - G20 Bali

Berita

Biden Cs Rapat Darurat di Bali Bahas Rudal Rusia Hantam Polandia