Home / Berita

Sabtu, 2 Oktober 2021 - 14:15 WIB

Program Transformasi Fishing Ground Dapat Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Kena Dampak Pembangun Terminal Pulau Kijing

Viewer: 522
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 28 Detik

MEMPAWAH Kalbar,Kompas Nasional- Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi menghadiri Launcing Program Transformasi Fishing Ground Pemberdayaan Ekonomi Nelayan, dan Program Inkubasi Bisnis Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah.

Kegiatan ini merupakan implementasi program penanganan sosial kemasyarakatan pada proyek pembangunan Terminal Kijing yang dilaksanakan oleh PT Pelindo II.

“Dalam program pendampingan ini telah disetujui beberapa kegiatan kenelayanan sebagai tindak lanjut transformasi fishing ground, meliputi kegiatan budidaya udang vanamei, budidaya kepiting, serta sarana rumpon fortable dan fishfinder,” terang Wabup.

Adapun tujuan dari program ini, kata Wabup adalah memaparkan program tindak lanjut implementasi program kelautan dan nelayan, sebagai bagian dari program transformasi sumber mata pencarian dan transformasi fishing ground. Memaparkan dan mempublikasikan bentuk-bentuk kegiatan dari kelompok nelayan di Sungai Kunyit.

Baca Juga  Gagal Raih Opini WTP, Pemko Medan Tak Dapat Insentif Puluhan Miliar

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat sekaligus informasi kepada masyarakat terhadap tindak lanjut kegiatan fishing ground yang akan direalisasikan oleh perusahaan sebagai bagian dari program transformasi sumber mata pencarian, meningkatkan perekonomian masyarakat, termasuk program khusus untuk nelayan Sungai Kunyit,” pungkasnya.

Sementara itu, Deputi General Manager Keuangan dan SDM PT Pelindo II, Juli Wahyu Wibowo mengatakan, Program Transformasi Fishing Ground ini adalah salah satu bentuk tanggung jawab sosial PT Pelindo II atas dampak-dampak yang terjadi atas pembangunan Terminal Kijing.

Baca Juga  Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono Milad Yang ke-57

“Dari program dan bantuan ini, PT Pelindo II berharap dengan adanya operasional Terminal Kijing, akan tercipta peluang ekonomi masyarakat yang terdampak, dengan memunculkan peluang-peluang usaha di darat untuk para nelayan,” ujarnya.

Program pemberdayaan yang tengah dijalankan adalah, budidaya udang vannamei, budidaya kepiting bakau, usaha tata boga, maupun usaha rintisan, seperti kue kering, Souvenir, dan sablon.

Turut hadir Sekretaris Daerah, Ismail, perwakilan manajemen PT Pelindo II, PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia (PMLI), Camat dan Forkopimcam Sungai Kunyit, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta perwakilan nelayan terdampak.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Final Turnamen Sepak Bola Batu Buil Cup 2022 Jojo X Fortuna Menjadi Sang Juara di Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi

Berita

Wakil Bupati Kapuas Hulu Membuka Rapat Kerja FKPAI Kabupaten Kapuas Hulu 

Berita

Tak Bayar SPP 2 Tahun, Ijazah Siswa SMP yang Ditahan Sekolah Ditebus Polisi

Berita

Pangdam XII/Tpr Beri Arahan Kepada Prajurit Tamtama Abituren Dikmata PK TNI AD Gel. II TA. 2019*

Berita

Dinkes DKI Sterilisasi Restoran Amigos, Kemang

Berita

Bupati Kapuas Hulu Aksi Cepat Tinjau Banjir Di Wilayah Kota Putusibau

Arsip

Asyik Selfie, 7 Wisatawan Tergulung Ombak Besar

Berita

Kebijakan New Normal di Simalungun yang Kontroversi Junimart Girsang; Perlu Dievaluasi Serius