Home / Berita

Selasa, 28 September 2021 - 09:21 WIB

Bupati Kapuas Hulu Salurkan Dana Santunan BPJS Ketenagakerjaan ke Ahli Waris

Viewer: 430
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 30 Detik

Kapuas Hulu Kalbar, Kompas Nasional-Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan menyalurkan bantuan santunan kepada ahli waris dari tiga perserta BJPS Ketenagakerjaan yang meninggal dunia, Senin (27/9/2021).

Penyaluran santunan tersebut dilakukan Bupati bersama Ramadan Sayo, Kacab BPJS Ketenagakerjaan Kalbar dan Dwi Nuhgroho, Kacab BPJS Ketenagakerjaan Kapuas Hulu di pendopo Bupati Kapuas Hulu. Dua ahli waris mendapat santunan Rp 42 juta, sementara satu lainnya mendapat Rp 70an juta.

Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan menilai program BPJS Ketenagakerjaan membantu masyarakat ketika terjadi kecelakaan kerja.

Bagi masyarakat yang belum punya BPJS Ketenagakerjaan segera membuatnya.

“Apalagi kalau pekerjaannya sangat beresiko,” tuturnya.

Perlindungan program ini sangat membantu ketika terjadi sesuatu dan lain hal yang tidak di inginkan.

Baca Juga  Walikota Terima Audensi Pengurus PGRI Kota Psp

Seperti yang tadi diserahkan bersama BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris.

“Perseta BPJS Ketenagakerjaan meninggal dunia kemudian ahli waris mendapat santunan ada yang 70an juta dan 42an Juta,” ungkap Bupati Sis.

BPJS Ketenagakerjaan ini tidak hanya untuk santunan saja, kata Bupati Sis, ada juga untuk jaminan hari tua, pensiun dan beberapa produk lainnya.

“Maka masyarakat bisa ikut dengan angsuran yang relatif murah,” ujarnya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kalbar, Ramadan Sayo mengatakan santunan yang diserahkan ke tiga orang ahli waris tadi adalah perserta yang meninggal dunia.

Tiga perserta tersebut ada yang latar belakangnya karyawan, ada yang honorer dan perorangan.

Baca Juga  Ketua TP. PKK Taput Harapkan Kader Kembangkan Potensi Desa.

Selain santunan kematian, santunan uang kubur, ada juga beasiswa bagi dua anak perserta BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal dunia.

“Beasiswanya sampai anak yang bersangkutan kuliah.

Inilah bentuk kepedulian negara pada masyarakat yang tergabung ke BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya.

Ramadan berharap dukungan Pemda dan Swasta agar melindungi tenaga kerjanya dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Pekerja secara individu juga bisa ikut BPJS Ketenagakerjaan.

“Bagi yang perorangan, asal berumur dibawah 60 tahun, bekerja, ikut dua program saja hanya Rp 16.800 perbulan.

Dengan angsuran itu ahli waris bisa dapat Rp 42 juta santunan,” ujarnya.

M.Isnaini

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Baru akan ke KUA, pasangan ini ditembak mati anggota keluarga

Berita

Peduli warga Yang Tak Mampu dan Lansia Personil Polwan Dit Samapta Polda Kalbar Membagikan Paket Sembako

Berita

Tingkatkan Kebersamaan, Pangdam XII/Tpr Silaturahmi dengan Forkopimda Sambas

Berita

Anies Pajang Becak Listrik dari Putra Amien Rais di Balai Kota

Berita

Lapas Kelas IIA Pematangsiantar Lakukan Pencegahan Masuknya Barang Yang Diduga Narkoba

Berita

Pantau Lewat Heli, Polri Sebut Arus Mudik Cikampek-Kalikangkung Normal

Berita

Pemkab Samosir Gelar Pelatihan Peningkatan Kualitas SDM Pengurus Koperasi

Berita

MUI Sumut: Meminta Ulama Selektif Memberikan Pencerahan Tentang Covid-19