Home / Berita

Jumat, 17 September 2021 - 07:23 WIB

Bupati Taput: “Pendirian Universitas Negeri Menjadi Triger Cepat dan Tepat demi Kemajuan Tapanuli”

Viewer: 382
0 0
Terakhir Dibaca:3 Menit, 0 Detik

Kompasnasional.com, Taput  |  Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M. Si didampingi Kabag Pembangunan David Nainggolan dan Kabag Prokopim Sasma Situmorang mengikuti Diskusi Bersama yang diadakan oleh Persatuan Wartawan Nasrani (Pewarna) melalui zoom meeting  bertempat di Sopo Rakyat Rumah Dinas Bupati, Tarutung (Rabu, 15/09/2021)

Diskusi  dengan topik ‘Dinamika Membangun Tapanuli Utara’ ini diikuti Ketua Pewarna Indonesia Yusuf Mujiono, para pengurus serta beberapa Ketua provinsi dan Direktur LBH Pewarna Jahmada Girsang serta ketua Litbang Pewarna Ashiong Munthe sebagai moderator.

“Diawal jabatan priode kedua kepemimpinan saya, kita diperhadapkan persoalan terjadinya perpecahan efek pesta demokrasi terjadi kubu-kubuan sampai tingkat bawah yang mengakibatkan pengkotakan, sedikit banyak ini menjadi penghalang dalam pencapaian visi. Sebagai pemimpin saya selalu berupaya merangkul seluruh elemen masyarakat, kita ajak untuk bersatu dan berperan dalam pembangunan, minimal dengan berdoa sudah sangat membantu, selalu terbuka ruang diskusi sehingga tidak menjadi ‘hoax'”, ucap Bupati mengawali.

“Sekarang ini ‘tensi’ sudah mulai menurun dan semoga  kedepannya akan tetap kondusif. Dari pengalaman saya, pesta demokrasi kemungkinan akan mengakibatkan terjadinya ‘keos’, disini dibutuhkan kontrol diri dari kita semua untuk menghindari kerugian bersama. Dalam alam berdemokrasi kita bebas berpendapat tetapi harus ada etika demokrasi, ada batasan privasi yang harus dihormati terutama dalam kritikan harus mampu memberikan solusi sehingga tercapai kebaikan bagi kita semua, bukan sekedar membuat gaduh”, lanjut Bupati.

Baca Juga  Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu Bersama Sekda Hadiri Pembukaan MTQ ke-XXIX di Sintang

Pada kesempatan tersebut, Bupati menjawab berbagai pertanyaan peserta diskusi serta menjelaskan gambaran umum pembangunan Tapanuli Utara serta pentingnya  Universitas Negeri umum. “Saya masih fokus pada pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan untuk membuka koneksi seluruh daerah terutama dusun-dusun yang masih terisolasi”.

“Terkait pertanyaan upaya mendukung kemajuan pariwisata Danau Toba, saya menilai perlunya sinergitas antara regulasi Pemerintah Pusat dengan kebijakan Pemerintah Daerah, membangun Danau Toba tidak bisa sendiri-sendiri. Kita sudah usulkan pembangun jalan strategis yang terkoneksi dengan tempat wisata di Tapanuli Tengah dan pulau Nias dan juga koneksi ke Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei”, lanjut Bupati.

“Bicara tentang kondisi Tapanuli Raya secara keseluruhan adalah bahwa perputaran ekonomi masyarakat masih sangat rendah, usia produktif kita minim. Saya menilai dengan berdirinya universitas negeri umum ini sebagai triger utama yang cepat dan tepat dapat menjadi solusi berbagai problem, ini akan memberikan multi efek. ini juga penting untuk  menghentikan eksport duit dari Tapanuli Raya”, ungkap Bupati

Baca Juga  Wali Kota Sidempuan Hadiri Pelantikan IMM Tapsel-Sidempuan Periode 2021-2022

“Jika melihat dari sisi hulu permasalahan, saya menilai masih perlu ada suatu kajian akan pentingnya sistem pendidikan dengan konsep ‘satu pintu’ sehingga out put dan goalnya lebih terarah, selain pendidikan TNI-Polri cukup satu kementerian yang menangani pendidikan. Kita juga diperhadapkan dengan adanya moratorium yang tidak memperbolehkan pendirian universitas negeri yang baru sehingga satu-satunya alternatif adalah peningkatan sekaligus pengalihan IAKN menjadi Universitas Negeri yang bersifat umum, ide ini juga didukung hasil kajian oleh Sucofindo dan juga pihak USU”, papar Bupati.

“Terkait adanya perbedaan pendapat antara Universitas Negeri Tapanuli dan Universitas Kristen Negri mari memberikan analisis dan kajian masing-masing, selanjutnya kita serahkan kepada pimpinan atasan sebagai penentu tanpa perlu ada perpecahan”, harap Bupati.

Dalam tanggapan Jahmada Girsang selaku Direktur LBH Pewarna menjelaskan agar masyarakat mampu berdemokrasi secara positif.

“Saya setuju dengan penjelan Pak Bupati termasuk dalam berdemokrasi. Kita harus bisa membedakan antara kritikan dengan hinaan, silahkan mengkritisi kebijakan jangan menyerang pribadi. Salut untuk pak Bupati Nikson yang mampu terus berkarya dalam 2 periode ini. Semoga pak Nikson menjadi ‘energizer’ bagi seluruh Tapanuli Raya, lanjutkan perjuangan dan never give up Pak Bupati”, ujar Jahmada Girsang.

“Terimakasih atas diadakannya diskusi bersama ini dan juga keperdulian seluruh pengurus dan anggota ‘Pewarna Indonesia’ terhadap pembangunan Tapanuli Utara, terimakasih atas tanggapan dan masukannya. Semoga kita semua menjadi garam dan terang dimana pun berada”, ucap Bupati sebagai ‘closing statement’.

Penulis  :  Rumondang Sihombing

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Tapsel : Ulama dan Umara Harus Jalan Berdampingan

Berita

Walikota Psp Serahkan Bantuan Bibit Cabai Dan Bawang Merah Kepada 15 Kelompok Tani

Berita

Surat Cinta Febri Diansyah untuk KPK

Berita

Edukasi Dan Sosialisasi Bahaya Covid-19 Desa Sungai Radak Satu Tahun Anggaran 2021

Berita

Gubernur H.Sutarmidji Harap Hutan Sosial Dapat di Manfaat Oleh Masyarakat Kalbar

Berita

Heboh Penemuan Janin Korban Aborsi Di Kecamatan Sokan Kabupaten Melawi*

Berita

Bupati Taput Serahkan Bantuan Peduli Guru Madrasah Baznas

Berita

Cegah Karhutla, Operasi Bina Karuna Kapuas 2022 Berikan Sosialisasi Dan Himbauan Kepada Masyarakat